Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Butterfly Splitfin, Ikan Cantik yang Hampir Hilang dari Alam

Ikan butterfly splitfin
Ikan butterfly splitfin (commons.wikimedia.org/Przemysław Malkowski)
Intinya sih...
  • Ikan butterfly splitfin adalah spesies endemik Meksiko dengan habitat yang sangat terbatas di sekitar Sungai Ameca.
  • Butterfly splitfin memiliki sifat agresif dan berukuran kecil, serta merupakan ikan vivipar yang melahirkan anak yang sudah berkembang sempurna.
  • Populasi butterfly splitfin menurun drastis akibat pencemaran air dan degradasi habitat, sehingga kini bergantung pada penangkaran untuk kelangsungan hidupnya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di balik tubuhnya yang mungil dan sirip berwarna mencolok, butterfly splitfin (Ameca splendens) menyimpan kisah yang jauh dari kata sederhana. Ikan air tawar endemik Meksiko ini bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga penting dalam dunia konservasi. Sayangnya, keberadaannya di alam liar kini berada di ujung tanduk. Penasaran dengan ikan cantik ini lebih lanjut? Yuk simak lima fakta menarik butterfly splitfin selengkapnya di artikel ini!

1. Ikan endemik dengan wilayah hidup yang sangat sempit

Ikan butterfly splitfin
Ikan butterfly splitfin (commons.wikimedia.org/domdomegg)

Butterfly splitfin adalah spesies dengan sebaran geografis yang sangat terbatas. Dilansir Animalia, ikan yang berasal dari keluarga Goodeidae ini secara alami hanya ditemukan di drainase Sungai Ameca, negara bagian Jalisco, Meksiko. Wilayah hidupnya bahkan hanya mencakup area kecil di sekitar mata air dan aliran sungai tertentu.

Ketergantungan pada habitat yang sempit membuat spesies ini sangat rentan terhadap perubahan lingkungan. Sedikit perubahan kualitas air saja sudah cukup untuk memengaruhi kelangsungan hidup populasinya. Ketika sungai tercemar atau aliran air berubah, butterfly splitfin hampir tidak memiliki alternatif habitat lain.

2. Ikan cantik yang berwatak agresif

Ikan butterfly splitfin
Ikan butterfly splitfin (commons.wikimedia.org/Usien)

Nama butterfly yang tersemat pada ikan ini tidak selalu berarti kelembutan. Justru sebaliknya, butterfly splitfin dikenal sebagai ikan yang cukup agresif dan kompetitif, terutama saat mencari makan. Di alam maupun akuarium, ikan ini sering mendominasi area dan mengusir ikan lain yang berukuran serupa, seperti guppy.

Secara morfologi, butterfly splitfin merupakan ikan berukuran kecil dengan panjang sekitar 8‒12 cm. Dilansir Deep Sea World, ikan jantan hadir dengan tampilan mencolok. Tubuhnya berkilau metalik dengan sirip punggung dan ekor berpola hitam dan kuning yang kontras. Sementara betina cenderung berwarna lebih kusam, dengan bintik hitam di sisi tubuh. Meskipun memiliki tampilan yang cantik, sifat agresifnya membuat ikan ini kurang cocok hidup berdampingan dengan spesies yang lebih kecil atau pasif.

3. Ikan vivipar yang melahirkan, bukan bertelur

Ikan butterfly splitfin
Ikan butterfly splitfin (commons.wikimedia.org/Marie France Janelle)

Berbeda dari banyak ikan air tawar lain, butterfly splitfin adalah ikan vivipar, lho! Ikan betina tidak bertelur, melainkan akan melahirkan anak yang sudah berkembang sempurna. Unik banget, kan?

Pembuahan terjadi di dalam tubuh betina yang dibantu oleh organ khusus pada jantan yang disebut andropodium. Organ khusus ini merupakan modifikasi sirip anal yang berfungsi dalam reproduksi. Anak ikan yang lahir relatif besar dan langsung mampu berenang aktif. Strategi ini memberi peluang hidup lebih tinggi, meski jumlah anak yang dilahirkan tidak terlalu banyak.

4. Sempat dianggap punah di alam liar

Ikan butterfly splitfin
Ikan butterfly splitfin (commons.wikimedia.org/Usien)

Beberapa dekade terakhir, butterfly splitfin sempat dianggap punah di alam liar, tetapi kemudian ditemukan kembali di habitat kecilnya. Populasi alaminya menurun drastis akibat pencemaran air, degradasi habitat, dan masuknya ikan invasif. Beberapa laporan kemudian menyebutkan adanya populasi kecil yang bertahan di lokasi sangat terbatas, bahkan di area buatan seperti waterpark. Meskipun demikian, kondisi ikan ini tetap kritis. Saat ini, spesies ini berstatus sangat terancam punah (critically endangered) menurut IUCN yang merupakan salah satu kategori paling mengkhawatirkan dalam konservasi satwa.

5. Bertahan hidup berkat konservasi dan akuarium

Ikan butterfly splitfin
Ilustrasi ikan butterfly splitfin (commons.wikimedia.org/Livebearerguy)

Ironisnya, keberlangsungan hidup butterfly splitfin saat ini lebih banyak bergantung pada penangkaran dibanding alam liar, lho! Spesies ini dipelihara dan dikembangbiakkan dalam program konservasi ex-situ, termasuk di kebun binatang dan akuarium Eropa melalui skema EEP (EAZA Ex-situ Programme).

Selain itu, ikan ini juga populer di kalangan penghobi akuarium. Populasi hasil penangkaran menjadi cadangan genetik penting apabila suatu hari restorasi habitat memungkinkan pelepasliaran kembali. Dalam kasus butterfly splitfin, akuarium bukan sekadar hobi, melainkan salah satu benteng terakhir untuk mengatasi kepunahan total.

Itulah lima fakta menarik si ikan cantik yang agresif. Butterfly splitfin adalah pengingat bahwa spesies kecil pun bisa punya nilai ekologis yang besar. Dengan habitat super sempit, reproduksi unik, dan status konservasi kritis, butterfly splitfin mencerminkan rapuhnya keseimbangan ekosistem air tawar. Tanpa adanya upaya konservasi berkelanjutan, ikan cantik ini bisa benar-benar menghilang dari alam. Dan ketika itu terjadi tentu saja yang tersisa hanyalah cerita tentang satu spesies yang terlambat diselamatkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

8 Fakta Edinburgh, Kota yang Dibangun di Atas Gunung Berapi Purba

15 Jan 2026, 11:49 WIBScience