Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta El Castillo, Piramida Mesoamerika di Chichen Itza

5 Fakta El Castillo, Piramida Mesoamerika di Chichen Itza
El Castillo, juga dikenal sebagai Kuil Kukulcan, yang terletak di kota Maya kuno Chichén Itzá di Meksiko. (commons.wikimedia.org/Fcb981)
Intinya Sih
  • El Castillo di Chichen Itza dibangun di atas dua piramida lebih tua dan cenote suci, dipercaya sebagai penghubung antara bumi, langit, dan dunia bawah oleh suku Maya.
  • Piramida ini berfungsi sebagai kalender raksasa dengan 365 anak tangga serta simbol penanggalan kuno yang mencerminkan sistem waktu suku Maya secara akurat.
  • El Castillo menampilkan fenomena unik seperti bayangan ular saat ekuinoks dan efek akustik yang meniru kicauan burung quetzal ketika seseorang bertepuk tangan di sekitarnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Chichen Itza adalah kota kuno suku Maya yang terletak di Yucatan, Meksiko. Dibangun sejak tahun 600 Masehi, kota ini dulunya merupakan pusat peradaban yang sangat besar.

Saat berkunjung ke sana, kamu bisa melihat keunikan bangunannya yang menggabungkan berbagai gaya arsitektur. Nah, dari sekian banyak bangunan bersejarah di sana, ada satu ikon yang paling terkenal di dunia, yaitu El Castillo atau Kuil Kukulcan.

Sebenarnya, ada misteri dan keajaiban apa saja sih di dalam piramida ini? Yuk, kita bedah bersama fakta menariknya!

1. Dibangun di atas lubang runtuhan alami berisi air bawah tanah

Foto El Castillo yang diambil sekitar tahun 1860 oleh penjelajah Prancis Désiré Charnay.
Foto El Castillo yang diambil sekitar tahun 1860 oleh penjelajah Prancis Désiré Charnay. (commons.wikimedia.org/Désiré Charnay/Digital collections, New York public libraries)

Ternyata, piramida El Castillo tidak berdiri sendiri melainkan dibangun bertumpuk di atas dua piramida yang jauh lebih tua. Praktik menumpuk bangunan ini sengaja dilakukan oleh suku Maya, kemungkinan besar untuk menghormati penguasa sebelumnya. Menariknya lagi, para arkeolog menemukan bahwa bangunan paling awal di dalam sana letaknya justru digeser agar lebih dekat ke arah tenggara.

Alasan pergeseran ini terungkap setelah peneliti tahu adanya cenote, yaitu lubang berisi air bawah tanah tepat di bawah piramida. Bagi suku Maya, cenote bukan sekadar sumber air tetapi merupakan pintu suci menuju dunia bawah bernama Xibalba. Dengan membangun kuil di sana, mereka percaya El Castillo bisa menjadi jembatan suci yang menghubungkan bumi, langit, dan alam baka.

2. Ada struktur piramida yang lebih kecil di bagian dalamnya

Singgasana Jaguar Merah, artefak Maya yang ditemukan di dalam El Castillo.
Singgasana Jaguar Merah, artefak Maya yang ditemukan di dalam El Castillo. (commons.wikimedia.org/User:HJPD)

El Castillo dibangun oleh suku Maya kuno sekitar abad ke-8 hingga ke-12 Masehi. Bangunan ini didirikan khusus sebagai tempat ibadah untuk Dewa Kukulcan, yaitu sosok ular berbulu yang sangat dihormati. Dewa ini juga dikenal luas oleh suku Aztec dan budaya Meksiko lainnya dengan nama Quetzalcoatl.

Teknologi pemindaian arkeologi juga berhasil menemukan dua struktur piramida yang lebih kecil dan berusia jauh lebih tua. Di dalam ruangan rahasia piramida bagian dalam tersebut, para ahli menemukan sebuah patung manusia bersandar yang disebut Chac Mool. Selain itu, ada juga penemuan luar biasa berupa singgasana berbentuk jaguar merah yang matanya dihiasi batu giok.

3. Berfungsi sebagai kalender dalam bentuk piramida

Tangga di sisi selatan El Castillo.
Tangga di sisi selatan El Castillo. (commons.wikimedia.org/Luka Peternel)

Suku Maya membangun piramida El Castillo dengan perhitungan matematika cerdas agar fungsinya bisa menjadi kalender raksasa. Jika kamu menghitung anak tangga di keempat sisinya, totalnya ada 364 anak tangga. Begitu ditambah dengan satu teras paling atas kuil, jumlahnya genap menjadi 365 yang tepat sama dengan total hari dalam setahun.

Selain anak tangga, bagian dinding piramida ini juga menyimpan rahasia penanggalan kuno. Setiap sisinya memiliki teras berundak yang terbagi menjadi 18 bagian untuk melambangkan jumlah bulan dalam kalender Maya. Tak hanya itu, ada juga 52 panel dekoratif di dindingnya yang menunjukkan jumlah tahun dalam satu siklus kalender mereka.

4. Ada fenomena ilusi bayangan ular

Fenomena ilusi bayangan ular di El Castillo.
Fenomena ilusi bayangan ular di El Castillo. (commons.wikimedia.org/ATSZ56)

Di bagian tangga utara piramida, terdapat patung kepala ular besar yang menghiasi ujung pagar pembatasnya. Uniknya, arsitektur bangunan ini bisa menciptakan ilusi visual yang luar biasa setiap kali ekuinoks terjadi di bulan Maret dan September. Saat matahari sore datang, pantulan cahayanya membentuk bayangan segitiga di dinding tangga yang terlihat seperti badan ular raksasa sedang merayap turun.

Fenomena langka ini sangat populer dan selalu sukses menarik perhatian ribuan turis untuk datang berkunjung. Namun, para ahli sebenarnya masih memperdebatkan apakah efek cahaya ini memang sengaja didesain oleh suku Maya atau tidak. Alasannya, pemandangan bayangan mirip ular ini ternyata masih bisa terlihat jelas selama beberapa minggu di sekitar tanggal ekuinoks tersebut.

5. Punya efek akustik yang unik

El Castillo, juga dikenal sebagai Kuil Kukulcan, yang terletak di kota Maya kuno Chichén Itzá di Meksiko.
El Castillo, juga dikenal sebagai Kuil Kukulcan, yang terletak di kota Maya kuno Chichén Itzá di Meksiko. (commons.wikimedia.org/Fcb981)

Penelitian ilmiah sejak tahun 1998 menunjukkan bahwa El Castillo bisa meniru suara kicauan burung quetzal yang disucikan. Pemandangan unik ini terjadi setiap kali ada orang yang bertepuk tangan di sekitar area bawah piramida. Para peneliti yakin efek suara ini sengaja dibuat oleh suku Maya karena mereka merasa mendapat berkah ilahi dari gema tersebut.

Secara teknis, suara tepukan tangan kita akan memantul dan menyebar di sepanjang tangga batu kapur yang tinggi dan sempit. Pantulan beruntun itulah yang akhirnya menghasilkan nada unik seperti cuitan burung dengan frekuensi yang semakin menurun. Makanya, gema yang dihasilkan terdengar sangat mirip dengan suara burung asli daripada tepukan biasa.

Nah, itulah fakta-fakta menarik di balik megahnya El Castillo di Chichen Itza. Warisan berharga dari suku Maya ini membuktikan betapa luar biasanya ilmu pengetahuan dan sejarah masa lalu yang tetap dikagumi dunia sampai sekarang. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan sejarah kamu, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More