Bagian dalam Gerbang Menin. Panel-panel batu Portland putih yang luas yang melapisi dinding interior diukir dengan nama-nama 54.896 tentara dari pasukan Inggris dan Persemakmuran. (commons.wikimedia.org/Redgy Decuyper)
Gerbang Menin di Belgia dibangun sebagai tempat khusus untuk mengenang puluhan ribu tentara Inggris dan Persemakmuran yang hilang tanpa jejak pada Perang Dunia I. Di dinding bagian dalam monumen ini, terukir 54.896 nama prajurit Britania Raya, Kanada, Australia, Afrika Selatan, India Britania, dan Hindia Barat Britania. Mereka semua adalah pahlawan yang gugur di medan perang, tetapi jasadnya tidak pernah ditemukan atau diidentifikasi hingga saat ini.
Menariknya, ukuran monumen ini ternyata tidak cukup besar untuk menampung seluruh nama tentara yang hilang seperti rencana awalnya. Karena keterbatasan tempat, diputuskanlah batas tanggal di mana sekitar 35.000 nama prajurit yang gugur setelah pertengahan Agustus 1917 harus dialihkan ke Monumen Tyne Cot. Selain itu, para tentara yang hilang dari Selandia Baru dan Newfoundland juga tidak dicantumkan di sini karena mereka memiliki monumen peringatan terpisah.