Jembatan Martir 15 Juli (juga dikenal sebagai Jembatan Bosphorus) di Istanbul, Turki. (unsplash.com/Ilker Ozmen)
Dilansir Istanbul Tourist Information, pada tahun-tahun awal setelah resmi dibuka, masyarakat umum sebenarnya dibolehkan jalan kaki menyeberangi jembatan ini sambil menikmati pemandangan. Namun, karena alasan keselamatan lalu lintas dan tingginya angka kasus bunuh diri, jembatan ini akhirnya ditutup total bagi pejalan kaki. Sejak saat itu, siapa pun tidak diizinkan lagi berjalan kaki di sana kecuali untuk momen-momen yang sangat khusus.
Avicenna International Hospital mengatakan bahwa satu-satunya pengecualian rutin yang membuat jembatan ini dibuka untuk pejalan kaki adalah saat acara tahunan Maraton Eurasia Istanbul. Momen ini pastinya sangat dinantikan karena menjadi satu-satunya ajang maraton di dunia yang rutenya melintasi dua benua sekaligus. Jadi, para peserta bisa merasakan sensasi seru berlari dari benua Asia menuju benua Eropa secara langsung di atas jembatan.
Jembatan Martir 15 Juli bukan sekadar jalur transportasi biasa yang menghubungkan dua benua. Jembatan besar ini sudah menjadi simbol terkenal yang menggabungkan keindahan bangunan modern, cerita sejarah yang penting, serta rasa kebersamaan masyarakat Istanbul.