Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Kazan, Pusat Budaya Islam yang Dibangun Sebelum Moskow

5 Fakta Kazan, Pusat Budaya Islam yang Dibangun Sebelum Moskow
Kota Kazan (commons.wikimedia.org/Amikeco (В. Иванов))
Intinya Sih
  • Kazan, ibu kota Republik Tatarstan di Rusia, berdiri sejak tahun 1005 dan memiliki sejarah lebih tua dibandingkan Moskow, dibuktikan dengan temuan artefak kuno di Kremlin Kazan.
  • Kota ini menjadi simbol toleransi karena Islam dan Kristen Ortodoks hidup berdampingan harmonis, bahkan masjid dan gereja berdiri bersebelahan sebagai wujud kerukunan masyarakatnya.
  • Kazan ditetapkan OKI sebagai Ibu Kota Budaya Dunia Islam berkat perannya melestarikan warisan Islam serta aktif menjadi tuan rumah forum internasional negara-negara Muslim.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Kazan adalah kota besar di Rusia yang merupakan ibu kota dari Republik Tatarstan, negara bagian di Rusia. Kazan juga memainkan peran penting dalam berbagai aspek, mulai dari pusat sejarah, pendidikan, hingga ekonomi yang terus maju. Di wilayah Eurasia, Kazan adalah salah satu kota yang paling dinamis karena hampir tidak mengalami masalah besar di era modern.

Untuk mengetahui lebih lanjut soal Kazan, yuk kita bahas lima fakta yang dimiliki oleh kota yang satu ini. Penasaran ada apa saja? Yuk simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

1. Kota yang lebih tua dari Moskow

Kota Kazan
Kota Kazan (commons.wikimedia.org/Mike1979 Russia/CC BY-SA 4.0)

Secara usia, Kazan memiliki umur yang jauh lebih tua dibandingkan Moskow. Berdasarkan catatan sejarah, Kazan resmi dibangun sekitar tahun 1005, yang artinya per tahun ini umurnya sudah 1021 tahun. Umur yang sangat panjang ini tentunya telah didukung oleh banyak bukti, salah satunya ditemukan koin kuno dan artefak di situs purbakala Kremlin Kazan. Berdasarkan informasi dari The Moscow Times menjelaskan bahwa pada tahun 2005 kota ini merayakan ulang tahun yang ke-1000.

Memiliki usia hampir 150 tahun dengan Moskow jelas memiliki perbedaan sejarah yang jauh. Tak bisa dipungkiri juga bahwa Kazan bisa saja lebih dulu berkembang sebelum Moskow dibangun.

2. Titik temu Islam dan Kristen Ortodoks

Kota Kazan
Kota Kazan (commons.wikimedia.org/Amikeco (В. Иванов))

Proses terbentuknya budaya di Kazan sangat dipengaruhi oleh dua peradaban besar di dunia. Awalnya Kazan adalah pusat kerajaan Muslim yang makmur. Dilansir dari laman UNESCO World Heritage Centre menjelaskan pada 1552, seorang penakluk legendaris yang namanya populer dengan Tsar Ivan the Terrible atau Ivan Mengerikan menaklukkan kota ini (yang awalnya hanyalah benteng militer bernama Kazan Kremlin). Setelah peristiwa itu, itulah yang menandakan bahwa telah masuknya budaya Kristen Ortodoks Rusia di Kazan.

Meskipun itu adalah konflik yang besar di masa lalu, hingga saat ini mereka terbukti dapat hidup berdampingan dengan damai. Bahkan di beberapa sudut tempat, masjid dan gereja dibangun berdampingan, yang menandakan bahwa sikap toleransi dan keharmonisan di Kazan sangat tinggi.

3. Kesetaraan bahasa Rusia dan bahasa Tatar

Kota Kazan
Kota Kazan (commons.wikimedia.org/Alexander Annenkov/CC BY 2.0)

Selain sejarahnya, Kazan juga sangat peduli dan ketat terhadap budaya untuk mempertahankan identitas lokalnya. Tidak ada kedudukan yang lebih tinggi di antara bahasa Tatar dan Rusia, keduanya diperlakukan sama. Hal ini terus dipertahankan agar komunikasi mereka (suku asli Tatar dan warga keturunan Rusia) di kota ini tidak saling bersinggungan karena perbedaan bahasa.

Penerapan kedua bahasa ini tentunya banyak diterapkan dan mudah ditemukan. Mulai dari papan nama jalan hingga sistem pengumuman, semuanya wajib menggunakan bahasa Rusia dan Tatar.

4. Salah satu kota pendidikan yang melahirkan banyak tokoh besar

Kazan State University
Kazan State University (commons.wikimedia.org/Короткий Станислав Александрович/CC BY 3.0)

Universitas Negeri Kazan (Kazan State University) adalah representasi dari salah satu pusat pendidikan paling tua di Rusia. Universitas ini dibangun pada abad ke-19, saat masa Kekaisaran Rusia. Sejak dulu, Universitas Negeri Kazan menjadi kampus yang populer dan diminati oleh banyak orang di berbagai penjuru Rusia.

Banyak juga tercatat tokoh besar Rusia pernah menuntut ilmu di kampus ini. Nikolay Ivanovich Lobachevsky yang merupakan matematikawan Rusia dan Vladimir Lenin yang mendirikan Uni Soviet, berasal dari Universitas Negeri Kazan. Secara tidak langsung, reputasi tersebut menjadi nilai tambah yang besar bagi kampus ini hingga sekarang. Kedua tokoh ini juga dijelaskan di banyak sumber otoritas tinggi, salah satunya pada laman Britannica.

5. Pusat budaya Islam dunia

Kota Kazan
Kota Kazan (commons.wikimedia.org/Timur Gafarov/CC BY-SA 3.0)

Beralih dari sisi sejarah dan budaya lokal di kota ini, Kazan ternyata memiliki hubungan internasional yang kuat, lho. Kota ini terpilih sebagai Ibu Kota Budaya Dunia Islam secara resmi oleh OKI (Organisasi Kerja Sama Islam). Berkat kontribusi Kazan dalam merawat, menjaga, dan terus melestarikan budaya dan sejarah Islam di Eropa, itu membuat OKI memberikan gelar ini kepada Kazan. Bahkan dari laman ICESCO menjelaskan bahwa di Kazan baru dirayakan upacara memperingati Kazan sebagai ibu kota budaya Islam Dunia pada 14 Mei 2026, banyak menghadirkan petinggi Rusia dan tokoh besar Islam dari berbagai negara.

Hingga saat ini, Kazan masih aktif menjadi tuan rumah berbagai forum internasional dengan negara Muslim di dunia. Hal ini jelas membuktikan bahwa Kazan memiliki kedekatan sangat mendalam terhadap kebudayaan Islam sejak dahulu.

Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh Kazan. Mulai dari kota yang lebih tua dari Moskow hingga mendapat pengakuan dunia sebagai pusat budaya Islam. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More