5 Fakta Kooloa Ula, Tanaman Endemik Hawaii yang Terancam Punah

- Ko'oloa 'ula (Abutilon menziesii) adalah semak endemik Hawaii yang tumbuh alami di Oʻahu, Lānaʻi, dan Maui, terutama pada hutan kering, semak terbuka, serta padang rumput.
- Kerabat kembang sepatu dari keluarga Malvaceae ini memiliki daun hijau keperakan berbulu halus dan bunga menggantung beragam warna; tanaman beradaptasi terhadap panas serta kekeringan.
- IUCN mengategorikan ko'oloa 'ula sebagai sangat terancam punah akibat pembukaan dan alih fungsi lahan, penggembalaan ternak, serta perubahan iklim; populasinya di Pulau Hawaii telah hilang.
Tidak semua bunga khas Hawaii memiliki popularitas seperti kembang sepatu. Salah satu yang justru menyimpan banyak keunikan adalah ko'oloa 'ula (Abutilon menziesii). Tanaman ini merupakan semak endemik yang kini menghadapi ancaman kepunahan. Di balik tampilannya yang cantik, tumbuhan ini memiliki kisah menarik tentang adaptasi, konservasi, hingga hubungan erat dengan budaya masyarakat Hawaii. Yuk, kenalan lebih dekat dengannya lewat lima fakta ko'oloa 'ula berikut!
1. Tumbuhan endemik yang hanya hidup di Kepulauan Hawaii

Ko’oloa ‘ula merupakan tumbuhan endemik yang hanya ditemukan secara alami di Kepulauan Hawaii. Dilansir Native Plants of Hawaii, spesies ini tumbuh di Pulau Oʻahu, Lānaʻi, dan Maui. Tanaman ini menghuni habitat hutan kering, semak terbuka, dan padang rumput pada ketinggian sekitar 200–520 meter di atas permukaan laut. Lingkungan tersebut memiliki curah hujan yang rendah dengan paparan sinar matahari yang melimpah. Kondisi ini membentuk berbagai adaptasi unik pada tanaman cantik ini.
2. Masih satu keluarga dengan kembang sepatu

Jika diperhatikan sekilas, bunga ko'oloa 'ula memiliki kemiripan dengan kembang sepatu. Hal ini terjadi karena ko’oloa ‘ula masih satu keluarga dengan kembang sepatu. Keduanya berada dalam satu keluarga yang sama, yaitu Malvaceae. Oleh karena itu, meski berasal dari genus yang berbeda, ko'oloa 'ula tetap memiliki sejumlah ciri yang mengingatkan pada bunga kembang sepatu.
Kemiripan tersebut terlihat dari bentuk bunganya yang memiliki lima mahkota dan kolom benang sari yang menonjol di bagian tengah. Bedanya, bunga ko'oloa 'ula menggantung ke bawah seperti lonceng, sedangkan bunga kembang sepatu umumnya menghadap ke luar.
3. Penampilan cantik dengan daun berkilau dan bunga merah

Ko‘oloa ʻula merupakan tumbuhan semak yang dapat tumbuh setinggi 1,8 hingga 3 meter. Tumbuhan ini memiliki penampilan menarik dengan daun berkilau dan bunga merah mencolok. Dilansir Hawaiian Native Plant Propagation Database, daun ko'oloa 'ula memiliki bentuk seperti hati yang diselimuti rambut-rambut halus. Lapisan rambut tersebut memantulkan cahaya sehingga daunnya tampak berwarna hijau keperakan dan saat terkena sinar matahari. Cabang-cabangnya pun memiliki tekstur lembut menyerupai beludru karena sama-sama tertutup rambut halus yang rapat.
Keindahan tanaman ini semakin lengkap berkat bunganya yang menggantung anggun di ketiak daun. Warna bunganya identik dengan merah, sesuai arti kata ʻula dalam bahasa Hawaii. Namun, ko'oloa 'ula juga dapat menghasilkan bunga berwarna merah muda, merah marun, salmon, kuning muda, hingga kombinasi merah muda dan putih, sehingga setiap tanaman bisa memiliki tampilan yang berbeda.
4. Tangguh menghadapi panas dan kekeringan

Sebagai penghuni hutan kering Hawaii, ko'oloa 'ula telah berevolusi untuk menghadapi lingkungan yang panas dan minim air. Tanaman ini hanya memerlukan sedikit penyiraman dan umumnya tidak membutuhkan pemupukan tambahan. Kemampuan tersebut membuatnya dikenal sebagai tanaman yang tahan terhadap kekeringan.
Meski tahan panas, bukan berarti ko'oloa 'ula dapat tumbuh di segala kondisi. Tanaman ini kurang tahan terhadap semprotan air laut sehingga tidak cocok ditanam di lokasi yang langsung menghadap pantai. Selain itu, angin yang terlalu kencang juga dapat mengganggu pertumbuhannya sehingga sebaiknya ditanam di tempat yang cukup terlindung.
5. Kini menghadapi ancaman kepunahan

Sejak dahulu, ko'oloa 'ula telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Hawaii. Dalam pengobatan tradisional, sari bunganya dimanfaatkan sebagai obat pencahar alami. Hingga kini, bunganya juga masih digunakan untuk membuat lei, yaitu rangkaian bunga khas Hawaii, karena tidak mudah layu setelah dipetik.
Di balik manfaatnya tersebut, ko'oloa 'ula menghadapi ancaman serius di alam liar. Kini, tanaman ini masuk dalam kategori spesies sangat terancam punah (critically endangered) menurut IUCN. Penurunan populasinya disebabkan oleh banyak faktor. Adanya pembukaan lahan, alih fungsi lahan menjadi pertanian, penggembalaan ternak, dan perubahan iklim menjadi penyebab penurunan spesies ini. Bahkan, populasinya di Pulau Hawaii telah hilang dari habitat alaminya.
Itulah lima fakta mengenai ko'oloa 'ula, si tumbuhan endemik Hawaii yang kini terancam punah. Kerabat satu keluarga dari kembang sepatu ini punya penampilan yang tak kalah cantik darinya. Semoga upaya konservasi ko'oloa 'ula terus dilakukan agar bunga cantiknya tetap lestari di masa depan.




![[QUIZ] Dari Jenis Migrasi Hewan Favoritmu, Ini Caramu Tentukan Arah Hidup](https://image.idntimes.com/post/20230901/img-2023-09-01-11-01-30-24461adf318192c5d56a40c3032d745e-6691ada23f109d51865dc21b3c12ffdf.png)















