Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bagaimana Kucing Bisa Mendengar Suara yang Tidak Kita Dengar?

5 min read
Bagaimana Kucing Bisa Mendengar Suara yang Tidak Kita Dengar?
ilustrasi kucing (unsplash.com/Luke Scarpino)
  • Kucing mendengar frekuensi hingga sekitar 64.000 Hz, bahkan dilaporkan 85.000 Hz, sehingga mampu menangkap suara ultrasonik seperti bunyi tikus atau perangkat elektronik yang tak terdengar manusia.
  • Selain frekuensi tinggi, kucing dapat mendeteksi suara sekitar 10 desibel lebih rendah daripada manusia, membantu mengenali gerakan kecil dari jarak jauh atau lokasi tersembunyi.
  • Telinga luar yang fleksibel dapat bergerak independen dan membandingkan suara dari kedua sisi, sehingga kucing mampu menentukan arah sumber bunyi secara akurat untuk mengenali lingkungan dan mangsa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pernah melihat kucing tiba-tiba menoleh ke arah tertentu, padahal kita tidak mendengar suara apa pun? Bisa jadi, sebenarnya ada suara yang sedang menarik perhatiannya. Kucing memiliki kemampuan pendengaran yang jauh lebih sensitif dibandingkan manusia, terutama untuk menangkap suara dengan frekuensi tinggi.

Kemampuan tersebut membuat dunia suara yang didengar kucing jauh lebih luas daripada yang bisa kita dengar. Suara kecil dari hewan mangsa, gesekan benda, hingga bunyi bernada tinggi dari perangkat elektronik tertentu dapat terdengar jelas bagi kucing, tetapi tidak bagi telinga manusia. Lantas, bagaimana kucing bisa mendengar suara yang tidak kita dengar?

  1. 1. Rentang pendengaran kucing lebih luas

    Manusia umumnya dapat mendengar suara dengan frekuensi sekitar 20 Hz hingga 20.000 Hz. Sementara itu, kucing memiliki kemampuan mendengar frekuensi yang jauh lebih tinggi, bahkan dapat mencapai sekitar 64.000 Hz dan dalam kondisi tertentu dilaporkan hingga 85.000 Hz.

    Perbedaan ini membuat kucing mampu menangkap suara ultrasonik yang berada di luar jangkauan pendengaran manusia. Kemampuan tersebut sangat berguna bagi kucing sebagai predator karena beberapa hewan kecil dapat menghasilkan suara bernada tinggi.

    Misalnya, suara mencicit atau gerakan kecil dari tikus dapat menghasilkan frekuensi yang sulit atau bahkan tidak dapat ditangkap oleh telinga manusia. Jadi, ketika kucing tiba-tiba terlihat sangat fokus pada sesuatu yang tidak kita sadari, bukan berarti ia sedang melihat atau mendengar sesuatu yang misterius.

  2. 2. Kucing bisa mendengar suara yang sangat pelan

    Selain mampu mendengar suara dengan frekuensi tinggi, kucing juga mampu mendeteksi suara yang lebih pelan dibandingkan manusia. Kucing diyakini dapat menangkap suara sekitar 10 desibel lebih rendah daripada yang dapat didengar manusia. Kemampuan ini memungkinkan mereka mendeteksi suara dari jarak yang lebih jauh, terutama ketika suara tersebut berasal dari hewan kecil yang sedang bergerak.

    Pendengaran yang sensitif ini sangat membantu ketika kucing berburu. Suara sekecil gesekan atau gerakan di balik dinding, bawah lantai, maupun tempat tersembunyi dapat menjadi petunjuk keberadaan mangsa.

  3. 3. Telinga kucing bisa bergerak ke berbagai arah

    Kucing dan mainannya
    ilustrasi kucing (pexels.com/Noor Khalafy)

    Perhatikan telinga kucing ketika mendengar suara asing. Telinganya bisa bergerak sendiri-sendiri dan mengarah ke sumber suara. Kemampuan tersebut berasal dari struktur telinga luar kucing yang sangat fleksibel.

    Telinga luar atau pinna pada kucing memiliki bentuk seperti corong yang membantu menangkap gelombang suara. Bagian ini juga dikendalikan oleh banyak otot, sehingga telinga kucing dapat diputar ke berbagai arah secara independen.

    Dengan kemampuan tersebut, kucing seolah-olah memiliki sepasang mikrofon yang dapat diarahkan sesuai kebutuhan. Ketika mendengar suara, telinganya dapat bergerak cepat untuk menentukan dari mana suara tersebut berasal.

  4. 4. Kucing jago menentukan arah suara

    Kemampuan mendengar dengan sensitif tentu tidak akan banyak membantu jika kucing tidak bisa menentukan lokasi sumber suara. Untungnya, struktur kedua telinganya membantu otak membandingkan suara yang diterima dari sisi kiri dan kanan.

    Perbedaan kecil dalam waktu dan intensitas suara yang sampai ke masing-masing telinga memberikan informasi mengenai lokasi sumber suara. Kucing kemudian dapat mengarahkan kepala dan telinganya untuk memperkirakan posisi suara dengan lebih tepat.

    Kemampuan ini penting ketika kucing sedang mencari mangsa. Suara kecil saja dapat membantu mereka memperkirakan apakah sesuatu bergerak di depan, di samping, atau di balik suatu benda.

  5. 5. Mengapa kucing sering bereaksi pada “suara tak terdengar”?

    Kemampuan pendengaran tersebut juga menjelaskan perilaku kucing yang terkadang terlihat aneh bagi manusia. Misalnya, kucing tiba-tiba menatap dinding, menggerakkan telinganya, atau berlari ke sudut ruangan tanpa alasan yang terlihat.

    Sebenarnya, kucing mungkin sedang merespons suara yang tidak dapat kita dengar. Suara serangga, hewan pengerat, gesekan kecil di balik benda, atau bunyi bernada tinggi dari perangkat elektronik tertentu bisa saja menarik perhatiannya.

    Jadi, bukan berarti kucing memiliki kemampuan khusus untuk mendengar sesuatu dari dunia lain. Mereka hanya memiliki sistem pendengaran yang lebih sensitif sehingga dapat menangkap sebagian suara yang berada di luar kemampuan telinga manusia.

  6. 6. Pendengaran tajam membantu kucing bertahan hidup

    Fakta kucing RagaMuffin
    ilustrasi kucing (pexels.com/大 董)

    Kemampuan mendengar suara bernada tinggi dan sangat pelan merupakan bagian penting dari sistem sensorik kucing. Sebagai predator, kucing membutuhkan kemampuan untuk mendeteksi keberadaan mangsa yang ukurannya kecil dan sering bergerak secara perlahan atau tersembunyi.

    Telinga yang dapat bergerak, rentang frekuensi yang luas, serta kemampuan menangkap suara lemah membuat kucing lebih mudah mengumpulkan informasi dari lingkungan sekitarnya. Kemampuan tersebut juga tetap berguna bagi kucing rumahan yang tidak perlu berburu untuk mendapatkan makanan.

    Dengan kata lain, ketika kucing terlihat bereaksi terhadap sesuatu yang tidak kita dengar, kemungkinan besar memang ada suara yang berhasil ditangkap telinganya. Dunia kucing sebenarnya dipenuhi lebih banyak suara daripada yang dapat kita sadari.

    Kesimpulannya, kucing bisa mendengar suara yang tidak kita dengar karena memiliki rentang pendengaran yang lebih luas, terutama pada frekuensi tinggi. Mereka juga mampu mendeteksi suara yang sangat pelan serta menggerakkan kedua telinganya untuk menentukan arah sumber suara.

    Kemampuan tersebut bukan sekadar keunikan, tetapi merupakan hasil adaptasi yang membantu kucing mengenali lingkungan dan menemukan mangsa. Jadi, lain kali kucing tiba-tiba menoleh ke arah yang menurut kita sunyi, mungkin memang ada sesuatu yang sedang didengarnya.

    Referensi

    Audika. Diakses pada September 2026. Things You didn’t Know about Cats and Their Hearing https://www.audika.co.uk/hearing-blog/case-studies/cats-and-their-hearing 
    Biology Insights. Diakses pada September 2026. Can Cats Hear High Frequency Sounds You Can’t? https://biologyinsights.com/can-cats-hear-high-frequency-sounds-you-cant/ 
    Cats on Broadway Veterinary Hospital. Diakses pada September 2026. The Five Senses According to Cats: Hearing https://www.catsonbroadwayhospital.com/the-five-senses-according-to-cats-hearing/
    First Vet. Diakses pada September 2026. How Well do Cats Hear? https://firstvet.com/us/articles/how-well-do-cats-hear 
    Parade Pets. Diakses pada September 2026. 5 Weird Sounds Only Cats Can Hear That People Can’t, According to a Vet https://paradepets.com/cats/sounds-only-cats-can-hear

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More