Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Londonderry, Kota Penuh Sejarah Kelam di Irlandia Utara

5 Fakta Londonderry, Kota Penuh Sejarah Kelam di Irlandia Utara
Londonderry (commons.wikimedia.org/Michael Parry/CC BY-SA 2.0)
Intinya Sih
  • Londonderry adalah kota kedua terbesar di Irlandia Utara, terkenal dengan Tembok Derry yang masih utuh sejak abad ke-17 dan menjadi simbol sejarah pertahanan kota.
  • Nama Derry dan Londonderry mencerminkan perbedaan politik serta agama antara kaum nasionalis Katolik dan unionis Protestan, menjadikannya isu identitas yang sensitif hingga kini.
  • Kota ini menyimpan jejak penting sejarah dunia, mulai dari pendaratan darurat Amelia Earhart, penyerahan kapal selam Jerman pada Perang Dunia II, hingga tragedi Bloody Sunday 1972.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Irlandia Utara adalah negara bagian terkecil di Britania Raya. Di dalamnya terdapat banyak kota yang indah dan bersejarah, salah satunya adalah Londonderry. Londonderry merupakan kota kedua terbesar yang ada di Irlandia Utara, dengan menyimpan banyak sekali koleksi sejarah yang menarik perhatian banyak orang.

Bagi sebagian orang, mendengar nama kota yang satu ini sepertinya cukup asing ya? Oleh karena itu, kali ini akan dibahas lima fakta unik yang dimiliki oleh Londonderry agar kamu lebih tahu soal kota yang satu ini. Penasaran ada apa saja? Yuk simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

1. Satu-satunya kota bertembok utuh di Irlandia

Londonderry
Londonderry (commons.wikimedia.org/King of Hearts/CC BY-SA 4.0)

Londonderry awalnya adalah sebuah kota berbenteng yang sekelilingnya adalah tembok besar, yang dikenal dengan Tembok Derry. Dilansir dari laman Local Histories, tembok ini dibangun antara tahun 1613 dan 1618. Tujuan awalnya adalah sebagai tembok pelindung dari Inggris dan Skotlandia. Tembok sepanjang 1,5 kilometer ini masih bisa kamu temui di Londonderry hingga saat ini dengan kondisi yang sangat utuh.

Pertahanan yang kokoh dan sulit ditembus ini, membuat Londonderry sempat mendapat julukan "Kota Perawan". Tembok Derry kini juga menyimpan banyak koleksi bersejarah, seperti senjata masa lalu yang digunakan untuk bertempur. Tak heran jika Tembok Derry menjadi yang paling ikonik yang ada di kota ini.

2. Perdebatan dua nama untuk satu kota

Londonderry
Londonderry (commons.wikimedia.org/Humphrey Bolton/CC BY-SA 2.0)

Perdebatan antara nama Derry dan Londonderry berasal dari sejarah panjang sebuah konflik politik dan agama di Irlandia Utara. Masih informasi dari Local Histories, sebenarnya nama kota ini diambil dari bahasa Irlandia kuno, yaitu Gaelik doire yang berarti "hutan pohon ek". Namun karena adanya sebuah bentuk penghormatan kepada orang-orang berpengaruh di London dalam pembangunan awal kota, Raja James I dari Inggris memutuskan untuk menambahkan nama London di depan nama tersebut.

Namun tetap saja, meski sudah resmi dinamai Londonderry, kaum nasionalis yang mayoritas beragama Katolik lebih memilih menyebutnya sebagai Derry. Sedangkan, kaum Unionis yang sebagian besar beragama Protestan menyebutnya Londonderry yang memang resmi. Hal ini membuat banyak media besar lebih memilih untuk menyebut kota ini dengan kedua nama yang dimiliki agar dianggap netral dan tidak memihak kepada satu pihak saja.

3. Tempat pendaratan darurat seorang penerbang legendaris

Londonderry
Londonderry (commons.wikimedia.org/Rossographer/CC BY-SA 2.0)

Amelia Earhart adalah wanita pertama yang melakukan penerbangan seorang diri tanpa henti melintasi Samudra Atlantik, namanya tercatat dalam sejarah dunia. Misi ini ia lakukan pada tanggal 21 Mei 1932, dengan rute awal dari Newfoundland, Kanada ke Paris, Prancis sebagai tujuan dari penerbangannya.

Namun penerbangan Amelia Earhart di sini tidak berjalan dengan lancar akibat cuaca buruk, ditambah tangki bahan bakar pesawatnya mengalami masalah teknis. Alhasil, Londonderry menjadi landasan pendaratan pesawatnya. Meski begitu, Earhart telah berjuang di udara selama hampir 15 jam. Bahkan nama Amelia Earhart dan Londonderry tercatat jelas pada laman National Air and Space Museum, lengkap dengan dokumentasi foto sebagai bukti yang sangat kuat.

4. Pangkalan penyerahan U-boat Jerman

Londonderry
Londonderry (commons.wikimedia.org/Michael Parry/CC BY-SA 2.0)

Beralih dari pesawat, kali ini kita akan sedikit berganti topik ke transportasi laut. Saat Perang Dunia II berlangsung, Londonderry menjadi kota yang terlibat dan memegang peran penting dalam memenangkan pasukan sekutu dalam Pertempuran Atlantik. Saat itu, pelabuhan kota ini menjadi pangkalan militer yang diisi oleh ribuan personel militer dengan ratusan kapal perang yang siap melakukan serangan.

Pada Mei 1945, tercatat bahwa Nazi Jerman berakhir dengan kekalahannya. Kapal selam milik Jerman yang dikenal dengan U-boat, takluk di Pelabuhan Lisahally, tepatnya di tepi Sungai Foyle untuk mengangkat bendera putih. Tapi tak bisa dipungkiri bahwa kapal selam canggih milik Jerman adalah senjata bawah laut yang menjadi ancaman besar, yang telah menewaskan puluhan ribu pasukan militer milik sekutu. Sumber otoritas tinggi internasional dan lokal seperti BBC dan Ireland's Military Story menjelaskan bahwa Londonderry menjadi saksi hidup awak kapal selam U-boat Jerman menyerah.

5. Pusat konflik terpanas di Irlandia Utara

Londonderry
Londonderry (commons.wikimedia.org/Ian S/CC BY-SA 2.0)

Entah mengapa, Londonderry dulunya selalu menjadi tempat yang banyak sekali terjadi konflik brutal dan berdarah yang mengerikan. Seperti pada poin nomor dua soal perbedaan nama kota ini yang terbagi menjadi dua kubu, itu juga menyebabkan konflik parah antara penduduk Katolik dengan pemerintah lokal Protestan. Dalam tiga hari penuh (12-14 Agustus 1969), warga sipil saling jual-beli serangan dengan polisi, hingga angkatan darat Britania Raya datang ke kota ini. Peristiwa ini juga dikenang dengan nama Battle of the Bogside yang tidak akan mungkin dilupakan. Peristiwa ini juga dijelaskan pada laman HistoryExtra dengan detail.

Tidak kalah mengerikan, pada 30 Januari 1972, tentara Britania Raya menembak para warga sipil yang sedang ikut demonstrasi, hingga 14 orang tewas. Peristiwa yang dikenal dengan Bloody Sunday ini menjadi dosa besar yang akhirnya mengubah Londonderry menjadi kota yang terpisah secara geografis, namun telah ada perjanjian damai yang dilakukan pada 1998.

Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh Londonderry. Sebuah kota besar di Irlandia Utara ini menyimpan banyak cerita kelam di dalamnya. Meski begitu, cerita sejarah itulah yang kini menjadi nilai historis yang harus tetap dipertahankan agar semua dunia tahu hal apa saja yang dimiliki oleh Londonderry. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More