Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Menarik Ikan Rudd, Dilarang Dipelihara di Amerika

5 Fakta Menarik Ikan Rudd, Dilarang Dipelihara di Amerika
ikan rudd (commons.wikimedia.org/Paul Korecky)
Intinya Sih
  • Ikan rudd adalah ikan air tawar asal Eropa dan Asia Tengah yang dapat tumbuh hingga 60 cm, hidup di perairan tenang, serta mampu bertahan sampai usia 17 tahun.
  • Amerika Serikat melarang pemeliharaan ikan rudd karena dianggap spesies invasif yang berpotensi merusak ekosistem, dengan aturan ketat diberlakukan di beberapa negara bagian seperti Alabama dan Tenessee.
  • Pola makan ikan rudd berubah seiring usia, dari plankton dan serangga saat muda menjadi tanaman air saat dewasa, bahkan bisa mengonsumsi makanan hingga 40 persen dari berat tubuhnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Orang Indonesia biasanya lebih akrab dengan ikan nila, mujair, lele, atau bawal. Sebab, semua ikan tersebut bisa dengan mudah ditemukan di Perairan Nusantara. Namun, ada satu ikan unik yang punya segudang keunikan tapi kurang terkenal di Indonesia, ia adalah ikan rudd yang punya nama ilmiah Scardinius erythrophthalmus.

Ikan air tawar tersebut hidup di wilayah Eropa dan Asia tengah. Ukurannya cukup besar dengan panjang mencapai 60 centimeter. Ketahanannya tinggi, reproduksinya terbilang cepat, dan ikan rudd bisa hidup hingga usia 17 tahun. Penasaran dengan ikan tersebut? Yuk, kita ulik berbagai fakta menarik ikan rudd di bawah ini.

1. Penyebaran ikan rudd mencakup wilayah Eropa

ikan rudd
ikan rudd (commons.wikimedia.org/Ikeaman6)

Dilansir Fishipedia, wilayah penyebaran alami ikan rudd adalah benua Eropa. Penyebarannya cukup merata, mulai dari wilayah Inggris, Perancis, Jerman, Austria, Denmark, Polandia, hingga Rumania. Selain di Eropa, ikan rudd juga bisa dijumpai di sebagian wilayah Asia, tepatnya di Kazakhstan dan Uzbekistan. Habitatnya adalah perairan air tawar berarus tenang dengan suhu sekitar 2 hingga 22 °C dan pH air sekitar 7- 7.5. Umumnya, hewan ini sering berkeliaran di perairan dengan vegetasi rapat dan mampu menyelam hingga kedalaman 2 meter.

2. Ikan rudd dilarang dipelihara di Amerika Serikat

ikan rudd
ikan rudd (commons.wikimedia.org/Aleksandar Đukić)

Ikan rudd pertama masuk ke Amerika Serikat pada 1925. Menariknya, beberapa daerah seperti Negara Bagian Tenesse dan Alabama melarang penyebaran dan pemeliharaan ikan tersebut. Alabama Wildlife Freshwater and Fisheries mengeluarkan peraturan pada 2022-2023 yang melarang individu, kelompok, atau instansi untuk menjual, membawa, dan melepaskan ikan rudd ke alam liar. Pelarangan tersebut didasarkan pada status ikan rudd yang merupakan spesies invasif di Amerika Serikat. Kehadirannya di alam liar bisa merusak ekosistem dan merugikan negara.

3. Makanannya berubah sesuai usia

ikan rudd
ikan rudd (commons.wikimedia.org/Tylwyth Eldar)

Laman NatureSpot menjelaskan bahwa makanan utama ikan rudd adalah hewan berukuran kecil seperti krustasea dan serangga. Namun, terkadang ikan ini juga akan memakan material tanaman dan plankton. Ikan yang masih muda lebih sering memakan plankton dan serangga air. Setelah dewasa, makanannya berubah menjadi material tanaman seperti daun dan rumput air. Dalam sehari ikan ini bisa memakan makanan yang setara dengan 40 persen berat badannya. Namun, 80 persen dari makanan tersebut akan dibuang sebagai kotoran.

4. Usia maksimalnya mencapai 17 tahun

ikan rudd
ikan rudd (commons.wikimedia.org/Pmau)

Sebagai spesies ikan, usia ikan rudd terbilang cukup panjang. Dilansir Animalia, usia rata-rata ikan rudd sekitar 2-3 tahun. Namun, usia maksimalnya bisa mencapai 17 tahun. Tak hanya punya usia yang panjang, ikan rudd juga bisa melakukan perkawinan silang dengan spesies lain seperti golden shiner (Notemigonus crysoleucas). Reproduksi ikan rudd tak jauh berbeda dengan ikan lain di mana ia bisa menghasilkan 200,000 butir telur dalam sekali kawin. Telurnya akan ditaruh di dasar sungai atau di sekitar vegetasi rapat agar lebih aman dari ancaman.

5. Ukuran maksimalnya mencapai 60 centimeter

ikan rudd
ikan rudd (commons.wikimedia.org/Iidkk)

Dikutip Fishbase, panjang rata-rata ikan rudd ada di angka 20 centimeter. Sementara itu, panjang maksimalnya bisa mencapai 60 centimeter, cukup besar untuk ukuran ikan air tawar. Ikan rudd punya badan yang tidak terlalu panjang, sisik berwarna perak, dan sirip berwarna jingga. Ciri fisik tersebut sangat mirip dengan ikan roach (Rutilus rutilus) sehingga banyak orang yang sulit membedakan keduanya. Perbedaan keduanya terbilang minor, yaitu di bagian mulut, posisi sirip atas, warna mata, dan jumlah sisik.

Berbagai fakta menarik ikan rudd mampu memberikan gambaran bagaimana ikan tersebut hidup dan bertahan di alam liar. Bisa disimpulkan bahwa ikan rudd tak hanya hidup, tapi mempengaruhi berbagai aspek seperti kehidupan manusia. Untungnya, ikan rudd tidak ada di Indonesia sehingga kamu tak perlu takut ikan tersebut akan "mencemari" ekosistem lokal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More