5 Fakta Menarik Indigo Bunting, Hanya Jantan yang Bisa Bernyanyi!

Indigo bunting merupakan burung kecil pemakan serangga dan biji-bijian yang berasal dari Amerika Utara dan Amerika Selatan. Mereka berada dalam famili Cardinalidae dan memiliki nama ilmiah Passerina cyanea. Panjang tubuhnya kisaran 11--15 sentimeter, beratnya 11--21 gram dan lebar kepakan sayapnya 18--23 sentimeter. Selama musim kawin, sebagian besar jantan dewasa berwarna biru cerah. Hanya kepalanya yang indigo. Sayap dan eroknya hitam dengan pinggiran biru.
Di musim gugur dan musim dingin, tubuh dan kepala jantan berwarna biru dengan pinggiran cokelat, sebagian besar nampak berwarna cokelat. Sementara itu, bagian atas betina dewasa berwarna cokelat dan cokelat lebih terang di bagian bawah tubuhnya. Burung muda punya warna yang mirip dengan betina. Yuk, kenalan lebih baik melalui fakta berikut ini.
1. Bermigrasi saat musim dingin

Tempat perkembang biakan indigo bunting berada di bagian selatan Kanada hingga Maine, selatan hingga utara Florida dan bagian timur Texas serta ke barat menuju selatan Nevada. Mereka adalah burung yang bermigrasi saat musim dingin, jangkauannya dimulai dari bagian selatan Florida dan tengah Meksiko, membentang ke selatan melalui Hindia Barat dan Amerika Tengah serta bagian utara Amerika Selatan. Animalia menginformasikan bahwa indigo bunting menghuni tepi hutan semak, hutan gugur terbuka, hutan sekunder dan lahan pertanian.
2. Makan lebih banyak serangga saat musim kawin

Makanan utama indigo bunting adalah serangga dan biji-bijian. Selama musim kawin, mereka banyak memakan serangga seperti belalang, kumbang serta mengonsumsi biji-bijian, beri-berian, ulat dan biji rumput. Sedangkan di musim dingin, burung ini banyak memakan pucuk tanaman dan serangga (jika memang tersedia).
Sementara itu, anak-anaknya diberi makan serangga untuk memenuhi kebutuhan protein. Mereka tidak sering minum, sebab mendapatkan banyak asupan airnya dari makanan yang dikonsumsinya.
3. Penyendiri yang teritorial

Berdasarkan informasi dari Animal Diverisity, indigo bunting sebenarnya lebih suka hidup menyendiri ketika musim kawin. Tapi, akan bergabung dalam kawanan mencari makan di luar musim kawin dan lebih aktif saat siang hari. Selama musim kawin, jantan akan melindungi wilayah seluas 0,4--0,8 hektar. Setiap wilayah terkadang tumpang tindih dengan satu betina atau lebih.
Di musim dingin, mereka bertengger dalam kawanan saat malam hari, tapi menghabiskan siang harinya untuk mencari makan sendirian atau berada dalam kawanan kecil. Sepertinya ada dominasi hierarki dalam kelompok. Indigo bunting bermigrasi sejauh 3218 kilometer, biasanya mulai meninggalkan tempat perkembang biakannya di bulan September dan Oktober
4. Jantan punya nyanyian yang rumit

Sumber yang sama menjelaskan bahwa indigo bunting menggunakan vokalisasi dan sinyal visual untuk berkomunikasi. Hanya jantan yang bisa bernyanyi, nadanya rumit terutama saat musim kawin ketika mereka sedang mendeklarasikan wilayahnya pada jantan lain sekaligus menarik perhatian betina. Jantan juga bisa memikat betina dengan melakukan pertunjukan, jantan berputar-putar di depan betina dengan sayap terbentang dan kepala tertunduk.
Terdapat panggilan 'chip' tajam yang digunakan oleh jantan dan betina, biasanya sebagai panggilan peringatan ketika sarang atau anaknya terancam. Ada juga suara 'zeeeep' bernada tinggi dan berdengung sebagai panggilan kontak saat sedang terbang. Nyanyian jantan terdengar seperti 'sweet-sweet-chew-chew-sweet-sweet' bernada tinggi dan berlangsung selama dua hingga empat detik.
5. Ada yang tidak setia pada pasangannya

Musim kawin indigo bunting adalah monogami, hanya kawin dengan satu pasangan seumur hidupnya. Tapi, mereka tidak selalu setia pada pasangannya. Burung ini membangun sarang di semak lebat atau pohon rendah di ketinggian 0,3--1 meter di atas permukaan tanah tapi jarang di atas 9 meter. Sarangnya terbuat dari dedaunan, rerumputan, batang, kulit kayu dan dijalin bersama dengan jaring laba-laba.
Hanya betina yang membangun sarang dan merawat anak-anaknya sendirian. Betina menempatkan 1--4 telur, tapi biasanya 3--4 telur. Masa inkubasinya berlangsung selama 12--13 hari dan baru bisa terbang saat berusia 10--12 hari setelah menetas.
Indigo bunting ternyata lebih banyak memakan serangga saat musim kawin. Saat ini, mereka diklasifikasikan sebagai Least Concern oleh IUCN dan diperkirakan total populasinya mencapai 78.000.000 burung. Tren populasinya mengalami peningkatan. Mereka memiliki peran penting di ekosistemnya, membantu mengendalikan populasi serangga dan menyebarkan benih tanaman baru.







![[QUIZ] Dari Jenis Migrasi Hewan Favoritmu, Ini Caramu Tentukan Arah Hidup](https://image.idntimes.com/post/20230901/img-2023-09-01-11-01-30-24461adf318192c5d56a40c3032d745e-6691ada23f109d51865dc21b3c12ffdf.png)










