5 Spesies Hiu Paling Ramah dengan Manusia, Gak Menyeramkan, kok!

- Artikel menyoroti lima spesies hiu yang dikenal ramah terhadap manusia, yaitu hiu paus, hiu karang karibia, nurse shark, hiu leopard, dan hiu goblin.
- Masing-masing spesies memiliki karakter unik seperti sifat pemalu, kebiasaan hidup di perairan dangkal atau dalam, serta pola makan yang tidak berbahaya bagi manusia.
- Pesan utama artikel mengajak pembaca untuk tidak menilai hiu dari penampilannya saja dan tetap berhati-hati karena mereka tetap hewan liar yang bisa menyerang bila terancam.
Hiu telah lama mendapat reputasi buruk berkat penggambarannya yang agresif melalui berbagai dokumenter, film, atau drama. Tampilan fisiknya yang tampak menyeramkan semakin menambah alasan kenapa jaga jarak dengan hiu jadi pilihan terbaik.
Namun jangan salah, gak semua ikan hiu merupakan pemangsa ganas yang mematikan. Ada pula spesies yang justru cenderung ramah dengan manusia, seperti terangkum berikut ini. Hayo, jangan dulu kemakan stereotip yang banyak beredar tentang hiu, ya!
Table of Content
1. Hiu paus (whale shark)

Meski dinobatkan sebagai hiu terbesar di dunia, hiu paus sejatinya pemakan plankton dan tidak berbahaya bagi manusia. Tubuhnya yang besar dan mulutnya yang lebar ternyata digunakan untuk menyaring plankton dari air laut. Bahkan dilansir World Widelife Fund (WWF), meski mulutnya besar, gigi mereka sangat mungil sehingga hanya bisa makan plankton, ikan, dan udang kecil.
Hiu paus juga dikenal dengan kebiasaannya mendekati perahu-perahu untuk berinteraksi dengan manusia. Ini menjadikan mereka sebagai salah satu jenis hiu yang paling ramah dan menyenangkan untuk diamati.
2. Hiu karang karibia (carribean reef shark)

Jangan dulu terintimidasi dengan penampilannya yang terlihat garang, sebab hiu karang karibia cenderung bersifat pemalu dan suka menghindari manusia. Mereka juga kerap dijadikan objek ekowisata, di mana momen memberi makan hiu menjadi pertunjukan yang menghibur.
Meski demikian, hiu karang karibia juga bisa menyerang jika merasa terancam. Dikutip Marine Bio, ketika hendak menyerang, hiu ini akan menurunkan sirip dadanya dengan kaku dan sering berenang dengan perubahan arah yang tajam, seolah-olah sedang menenun dan membentuk pola spiral. Namun ini hanya terjadi sebagai bentuk perlindungan diri, bukan sengaja memangsa.
3. Nurse shark

Selanjutnya ada nurse shark, hiu yang hobi "rebahan". Dijelaskan melalui laman National Geographic, hiu ini tinggal di perairan laut dangkal dan hangat di kawasan Samudera Atlantik dan Samudera Pasifik. Jumlahnya juga melimpah sehingga bukan termasuk hewan yang terancam punah.
Meski berukuran besar hingga 4 meter, hiu ini gak memangsa ikan besar ataupun mamalia seperti manusia. Karena gemar "bertapa" di dasar laut, hiu ini lebih banyak menyantap hewan-hewan yang juga tinggal di dasar laut, seperti udang dan cumi. Sejauh ini, belum ada laporan serangan nurse shark fatal pada manusia.
4. Hiu leopard (leopard shark)

Motif tutul di seluruh pemukaan badannya menjadi alasan kenapa hiu ini diberi nama hiu leopard. Hiu ini juga tinggal di perairan dangkal tempat manusia berenang. Namun jika kamu kebetulan berpapasan dengannya di pantai, jangan dulu panik dan takut. Pasalnya, hiu leopard gak berbahaya bagi manusia.
Dilansir laman Coral Diving Crete, hiu ini lebih aktif di malam hari ketimbang saat siang. Namun, kamu juga bisa menemukan hiu leopard diam di dasar laut sepanjang hari tanpa melakukan apa pun. Bestie-nya nurse shark, nih!
5. Hiu goblin (goblin shark)

Hiu goblin mungkin terlihat seperti makhluk dari film fiksi ilmiah, tetapi mereka justru memiliki sifat pemalu dan jarang berinteraksi dengan manusia. Hiu ini dikenal dengan moncongnya yang unik, yang bisa muncul dan ditarik kembali seperti alat pengait.
Dilansir Australian Museum, mereka biasanya hidup di perairan dalam sekitar 1200 meter di bawah permukaan laut, jadi kemungkinan bertemu dengan mereka di perairan dangkal sangatlah kecil. Habitat hiu ini tersebar di Samudera Pasifik, Hindia, dan Atlantik.
Siapa sangka hiu-hiu di atas bisa punya sifat yang begitu damai dan ramah dengan manusia? Karena itu, jangan terlalu cepat menghakimi berdasarkan penampilan, ya! Namun, tetaplah berhati-hati saat berenang di dekat mereka. Sebab, bagaimanapun juga spesies hiu di atas tetaplah hewan liar yang akan menyerang jika merasa terancam.
FAQ seputar spesies hiu paling ramah dengan manusia
| Apa spesies hiu terbesar yang justru dikenal sangat lembut? | Hiu Paus (Whale Shark). Meskipun ukurannya raksasa (bisa mencapai 12 meter lebih), mereka adalah penyaring makanan (filter feeder) yang hanya memakan plankton dan ikan kecil. Mereka sangat lambat dan sering membiarkan penyelam berenang di dekatnya. |
| Hiu apa yang sering dijuluki "anak anjing laut" karena sifatnya yang tenang? | Hiu Perawat (Nurse Shark). Hiu ini menghabiskan banyak waktu berdiam diri di dasar laut dan cenderung tidak agresif. Mereka hanya akan menggigit jika merasa sangat terancam atau diprovokasi secara fisik oleh manusia. |
| Hiu apa yang memiliki ekor sangat panjang dan tidak agresif? | Hiu Tikus (Thresher Shark). Ekor panjangnya digunakan untuk mencambuk ikan kecil sebagai mangsa. Terhadap manusia, mereka sangat menghindar dan sulit didekati karena sifatnya yang sangat waspada. |




![[QUIZ] Dari Jenis Migrasi Hewan Favoritmu, Ini Caramu Tentukan Arah Hidup](https://image.idntimes.com/post/20230901/img-2023-09-01-11-01-30-24461adf318192c5d56a40c3032d745e-6691ada23f109d51865dc21b3c12ffdf.png)













