Artemis II Hari ke-6: Momen Bersejarah Usai Terbang Dekat Bulan

- Misi Artemis II sukses melakukan lunar flyby selama tujuh jam, menandai kembalinya manusia ke sekitar Bulan untuk pertama kalinya sejak 1972 dan mencetak rekor jarak terjauh dari Bumi.
- Kru mengabadikan sisi jauh Bulan, menyaksikan fenomena Earthrise, Earthset, serta gerhana Matahari yang memperlihatkan korona dengan jelas, menghasilkan data penting bagi studi evolusi Bulan.
- Selama gerhana, kru mendeteksi enam kilatan meteoroid di permukaan Bulan; seluruh data kini dianalisis NASA untuk menentukan lokasi dan waktu pasti peristiwa langka tersebut.
Misi Artemis II memasuki hari keenam dan berhasil menyelesaikan lunar flyby selama tujuh jam di sekitar Bulan. Momen ini menandai kembalinya manusia ke sekitar Bulan untuk pertama kalinya sejak Apollo 17 pada 1972, sekaligus menghadirkan citra langka dari sisi jauh Bulan yang jarang terlihat.
Setelah periode observasi tersebut berakhir, kru Artemis II menerima ucapan selamat secara langsung dari Donald J. Trump dalam siaran langsung NASA. Mereka juga berdialog dengan Administrator NASA Jared Isaacman serta menjawab berbagai pertanyaan dari publik melalui media sosial. Ini menjadi salah satu fase paling ikonik dalam misi ini.
1. Pecahkan rekor jarak terjauh dari Bumi
Hari bersejarah dalam misi Artemis II dimulai ketika para astronaut berhasil mencetak rekor baru sebagai manusia yang menempuh jarak terjauh dari Bumi. Mereka melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Apollo 13 sejauh 248.655 mil.
Saat kapsul Orion melintas di balik Bulan, komunikasi sempat terputus selama sekitar 40 menit. Dalam periode tersebut, pesawat melakukan pendekatan terdekat ke permukaan Bulan pada jarak sekitar 4.067 mil. Tak lama kemudian, kru mencapai titik terjauh dari Bumi sejauh 252.756 mil yang menjadi sebuah pencapaian baru dalam sejarah penerbangan luar angkasa manusia.
2. Mengabadikan sisi jauh Bulan hingga fenomena langit langka

Saat melintasi sisi jauh Bulan, kru Artemis II mengabadikan sekaligus mendeskripsikan berbagai fitur permukaan, mulai dari kawah akibat tumbukan, aliran lava purba, hingga retakan dan punggungan yang terbentuk seiring evolusi Bulan. Mereka juga mengamati perbedaan warna, kecerahan, dan tekstur permukaan. Ini menjadi data penting yang membantu ilmuwan memahami komposisi serta sejarah Bulan.
Tak hanya itu, kru juga menyaksikan fenomena langka seperti “Earthset,” saat Bumi perlahan tenggelam di balik horizon Bulan, dan “Earthrise,” ketika Bumi kembali muncul saat kapsul Orion keluar dari sisi sebaliknya. Menjelang akhir periode observasi, mereka bahkan menyaksikan gerhana Matahari yang berlangsung hampir satu jam, ketika posisi Matahari, Bulan, dan wahana sejajar. Dalam momen tersebut, kru bisa mengamati korona Matahari yang tampak mengelilingi siluet Bulan.
3. Tangkap kilatan meteoroid di permukaan Bulan
Selama gerhana, kru Artemis II juga memanfaatkan kondisi gelap di sebagian permukaan Bulan untuk mengamati fenomena langka. Mereka melaporkan enam kilatan cahaya yang muncul akibat meteoroid yang menghantam permukaan Bulan dengan kecepatan sangat tinggi. Ini merupakan peristiwa yang jarang bisa terlihat secara langsung.
Data dan gambar yang dikumpulkan selama flyby kini menjadi perhatian para ilmuwan di NASA. Setelah seluruh data berhasil dikirim ke Bumi, tim peneliti akan menganalisis citra, rekaman audio, dan informasi lainnya untuk menentukan waktu serta lokasi pasti dari kilatan tersebut.
Para ilmuwan juga berencana membandingkan temuan ini dengan pengamatan dari astronom amatir di Bumi, sebelum kru mendiskusikan hasilnya bersama tim sains Bulan dalam siaran langsung beberapa hari kemudian.
Pencapaian hari keenam Artemis II menegaskan betapa pentingnya misi ini dalam membuka jalan bagi eksplorasi Bulan di masa depan. Setiap momen dari misi ini membawa manusia selangkah lebih dekat untuk kembali menapakkan kaki di permukaan Bulan.



![[QUIZ] Dari Jenis Migrasi Hewan Favoritmu, Ini Caramu Tentukan Arah Hidup](https://image.idntimes.com/post/20230901/img-2023-09-01-11-01-30-24461adf318192c5d56a40c3032d745e-6691ada23f109d51865dc21b3c12ffdf.png)














