5 Fakta Menarik Penguin Gentoo, si Penguin Perenang Tercepat di Dunia

- Penguin gentoo adalah penguin terbesar ketiga di dunia
- Kecepatan berenangnya mencapai 36 km/jam, menjadikannya penguin perenang tercepat di dunia
- Penguin gentoo memiliki pola makan fleksibel dan membangun sarang dari tumpukan batu kecil
Penguin gentoo (Pygoscelis papua) merupakan salah satu spesies penguin yang hidup di kawasan Antartika dan pulau-pulau sub-antartika. Termasuk ke dalam kelompok brush-tailed penguin, mereka masih berkerabat dekat dengan penguin Adélie dan penguin chinstrap. Meski tidak sepopuler penguin kaisar, penguin gentoo justru menyimpan banyak keunikan yang membuatnya menonjol di antara spesies penguin lainnya. Salah satunya adalah kecepatan berenangnya yang super cepat. Penasaran dengan spesies penguin satu ini? Yuk kenalan lebih dekat dengan penguin gentoo lewat artikel berikut ini!
1. Penguin terbesar ketiga setelah penguin kaisar dan penguin raja

Penguin gentoo menempati posisi ketiga sebagai penguin terbesar di dunia. Dilansir Britannica, tinggi rata-rata penguin dewasa berkisar antara 75‒95 cm dengan berat 5‒8,5 kg. Penampilan penguin jantan dan betina hampir sama sehingga sulit dibedakan secara visual.
Tubuh mereka didominasi warna hitam di bagian punggung dan putih di bagian dada. Salah satu ciri khas penguin gentoo adalah pola pita putih yang melengkung di bagian belakang kepalanya. Paruhnya berwarna jingga cerah, sementara kaki mereka berwarna persik. Kombinasi warna kontras hitam dan putih ini berfungsi sebagai bentuk kamuflase yang membantu mereka menghindari predator saat berenang.
2. Penguin perenang tercepat di dunia

Keunikan terbesar penguin gentoo adalah kemampuannya berenang dengan kecepatan luar biasa. Dilansir Antarctic and Southern Ocean Coalition, penguin ini mampu berenang dengan kecepatan 36 kilometer per jam. Hal ini menjadikannya sebagai penguin tercepat di dunia.
Kecepatan tersebut bukan kebetulan. Dilansir Science News Explores, penguin gentoo memiliki sayap berbentuk dayung yang meruncing seperti sayap pesawat Boeing 747. Bentuk aerodinamis ini menciptakan daya dorong kuat saat berada di air. Selain itu, frekuensi kepakan sayap juga menjadi faktor yang penting. Semakin sering mereka mengepakkan sayap, semakin besar dorongan yang terbentuk. Perpaduan sudut sayap, frekuensi kepakan, dan bentuk anatomi inilah yang membuat penguin gentoo mampu melesat sangat cepat di dalam air.
3. Memiliki pola makan fleksibel dibanding penguin lainnya

Berbeda dengan beberapa spesies penguin yang hanya mengonsumsi satu jenis makanan, penguin gentoo termasuk pemakan generalis. Mereka memakan berbagai jenis organisme laut, seperti ikan, cumi-cumi, dan krill.
Saat mencari makan, penguin gentoo melakukan penyelaman singkat hingga kedalaman sekitar 4 meter sebelum melanjutkannya ke penyelaman yang lebih dalam. Mereka biasanya menyelam hingga 80 meter, bahkan rekor terdalam yang pernah tercatat adalah 210 meter. Dalam satu hari, seekor penguin gentoo dapat melakukan hingga 450 kali penyelaman demi memenuhi kebutuhan makannya.
4. Membangun sarang dari tumpukkan batu kecil

Ketika musim kawin tiba, biasanya pada musim semi, penguin gentoo akan berkumpul dalam koloni besar. Mereka kemudian membangun sarang yang terbuat dari kumpulan batu kecil. Batu-batu ini berfungsi menjaga telur tetap kering, terlindungi dari banjir salju, dan mempermudah proses pengeraman.
Penguin gentoo mulai berkembang biak pada usia dua tahun, tetapi mayoritas baru aktif bereproduksi saat berusia empat tahun. Betina umumnya bertelur antara bulan Juni hingga Desember. Telur dierami selama 34‒37 hari, lalu menetas pada awal musim panas. Setelah menetas, induk jantan dan betina bergantian menjaga, menghangatkan, dan memberi makan anaknya hingga cukup kuat.
5. Memiliki banyak predator ganas di laut dan darat

Meskipun penguin gentoo merupakan perenang cepat, mereka tetap harus mewaspadai predator. Dua predator utama mereka di laut adalah paus pembunuh dan singa laut. Mereka mengandalkan warna tubuh hitam-putih untuk kamuflase dan teknik berenang melompat-lompat atau porpoising untuk mengecoh predator.
Ancaman di darat tak kalah berbahaya. Telur dan anak penguin rentan dimangsa oleh burung petrel selatan, skua, dan snowy sheathbill. Induk penguin biasanya mempertahankan sarangnya dengan suara keras dan memukul predator menggunakan sirip kaku mereka.
Penguin gentoo adalah spesies yang mengagumkan, menggabungkan kelincahan luar biasa di dalam air dengan naluri bertahan hidup yang tangguh. Meskipun populasinya masih tergolong stabil, mereka sangat bergantung pada kondisi lingkungan yang sehat. Perubahan iklim dan ancaman kerusakan habitat tetap menjadi ancaman serius sehingga keberadaan mereka tetap perlu untuk dipantau.



















