Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Blue Capped Cordonbleu, Burung Pipit Kecil yang Menawan

Burung Uraeginthus cyanocephalus
burung uraeginthus cyanocephalus (inaturalist.org/prairieboy)
Intinya sih...
  • Kepala biru menjadi ciri khas burung ini, terutama pada burung jantan
  • Berasal dari Afrika Timur, hidup di savana dan semak belukar dengan vegetasi rendah
  • Pemakan biji dan serangga kecil, suara lembut, aktif, dan populer sebagai burung hias
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Blue-capped Cordonbleu adalah salah satu burung pipit kecil yang mudah dikenali berkat warna kepalanya yang mencolok. Meski berukuran mungil, burung ini memiliki daya tarik visual yang kuat dan sering memikat perhatian pecinta burung. Keindahan warnanya membuat spesies ini cukup populer, baik di alam maupun sebagai burung peliharaan.

Burung dengan nama ilmiah Uraeginthus cyanocephalus ini berasal dari Afrika Timur. Ia dikenal memiliki sifat aktif dan relatif jinak dibandingkan burung pipit lain. Yuk, kita telusuri 5 fakta menarik burung pipit kecil yang menawan ini!

1. Kepala biru yang menjadi ciri khas

Burung Uraeginthus cyanocephalus
burung uraeginthus cyanocephalus (inaturalist.org/Luke Berg)

Ciri paling menonjol dari Blue-capped Cordonbleu adalah warna biru terang di bagian kepalanya. Warna ini terlihat sangat kontras dengan tubuhnya yang cenderung cokelat keabu-abuan. Kepala biru tersebut membuat burung ini mudah dikenali bahkan dari kejauhan.

Intensitas warna biru biasanya lebih jelas pada burung jantan. Dilansir BirdGuides, warna ini berperan penting dalam menarik perhatian betina saat musim kawin. Selain itu, warna kepala juga menjadi penanda visual antarindividu di habitat alaminya.

2. Berasal dari Afrika Timur

Burung Uraeginthus cyanocephalus
burung uraeginthus cyanocephalus (inaturalist.org/Elena Shnayder)

Blue-capped Cordonbleu tersebar luas di wilayah Afrika Timur, seperti Kenya, Tanzania, dan Ethiopia. Burung ini menghuni daerah savana, semak belukar, hingga lahan terbuka dengan vegetasi rendah. Lingkungan tersebut menyediakan makanan dan tempat berlindung yang ideal.

Britannica menyebutkan bahwa spesies ini jarang ditemukan di hutan lebat. Mereka lebih menyukai area terbuka dengan semak dan rumput. Adaptas ini memungkinkan mereka hidup dekat dengan aktivitas manusia tanpa terlalu terganggu.

3. Pemakan biji dan serangga kecil

Burung Uraeginthus cyanocephalus
burung uraeginthus cyanocephalus (inaturalist.org/kcarrol2)

Sebagai burung pipit, makanan utama Blue-capped Cordonbleu adalah biji-bijian. Dilansir eBird, mereka sering memakan biji rumput dan tanaman liar yang tersedia di habitatnya. Pola makan ini membuat mereka mudah beradaptasi di berbagai lingkungan.

Selain biji, burung ini juga mengonsumsi serangga kecil. Asupan serangga penting terutama saat musim berkembang biak. Protein tambahan membantu pertumbuhan anak burung dan menjaga kondisi induknya.

4. Suara lembut dan tingkah laku aktif

Burung Uraeginthus cyanocephalus
burung uraeginthus cyanocephalus (inaturalist.org/Nicola)

Blue-capped Cordonbleu dikenal memiliki suara kicauan yang lembut dan halus. Kicauannya sering terdengar saat burung ini berinteraksi dengan pasangannya. Meski tidak terlalu keras, suara tersebut cukup khas.

Mengutip scientific reports, dalam aktivitas sehari-hari, burung ini tergolong lincah dan aktif. Mereka sering bergerak berkelompok kecil sambil mencari makan. Perilaku sosial ini membantu mereka tetap waspada terhadap predator.

5. Populer sebagai burung hias

Burung Uraeginthus cyanocephalus
burung uraeginthus cyanocephalus (inaturalist.org/fboue19)

Karena warna dan sifatnya yang jinak, Blue-capped Cordonbleu cukup populer sebagai burung hias. Banyak pecinta burung memeliharanya karena perawatannya relatif mudah. Ukurannya yang kecil juga cocok untuk kandang berukuran sedang.

Meski populer, penting untuk memastikan burung yang dipelihara berasal dari penangkaran. Hal ini membantu menjaga populasi liar tetap stabil. Praktik pemeliharaan yang bertanggung jawab sangat dianjurkan.

Blue-capped Cordonbleu membuktikan bahwa burung kecil bisa memiliki pesona besar. Warna kepala biru, perilaku aktif, dan sifat jinaknya membuat burung ini sangat menawan. Dengan memahami karakter dan habitatnya, kita dapat lebih menghargai keindahan burung pipit kecil asal Afrika ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

5 Fakta Blue Capped Cordonbleu, Burung Pipit Kecil yang Menawan

03 Feb 2026, 10:29 WIBScience