Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Menarik Baku, Kota Angin dengan Wajah Futuristik

Kota Baku di Azerbaijan
kota Baku di Azerbaijan (commons.wikimedia.org/Diego Delso)
Intinya sih...
  • Baku dijuluki "Kota Angin" sejak zaman dahulu karena terletak di pesisir Laut Kaspia yang sering diterpa angin kuat, memengaruhi desain bangunan dan tata kota.
  • Kota Tua Baku, Icherisheher, merupakan pusat sejarah yang masih terjaga hingga kini dengan landmark penting seperti Maiden Tower dan Palace of the Shirvanshahs.
  • Arsitektur futuristik Baku tercermin dari Flame Towers dan Heydar Aliyev Center, serta perpaduan budaya Timur dan Barat yang dinamis.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Baku adalah ibu kota Azerbaijan yang terletak di tepi barat Laut Kaspia. Kota ini dikenal sebagai pusat politik, ekonomi, dan budaya negara tersebut sejak berabad-abad lalu. Keunikan Baku terletak pada perpaduan kuat antara warisan sejarah kuno dan perkembangan kota modern yang futuristik.

Selain sejarahnya yang panjang, Baku juga memiliki julukan unik sebagai "Kota Angin." Angin kencang yang hampir selalu berembus menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan warganya. Yuk, kita telusuri 5 fakta menarik kota angin dengan wajah futuristik ini!

1. Dijuluki kota angin sejak zaman dahulu

Kota Baku di Azerbaijan
kota Baku di Azerbaijan (commons.wikimedia.org/Diego Delso)

Julukan "Kota Angin" atau City of Winds sudah melekat pada Baku sejak lama. Letaknya yang berada di pesisir Laut Kaspia membuat kota ini sering diterpa angin kuat. Kondisi ini bahkan memengaruhi desain bangunan dan tata kota Baku.

Dilansir meteoblue, angin di Baku dikenal dengan dua jenis utama, yaitu Khazri yang dingin dan Gilavar yang hangat. Kedua angin ini berperan penting dalam iklim lokal kota. Kehadiran angin konstan menjadikan Baku berbeda dari ibu kota lain di kawasan Kaukasus.

2. Kota tua icherisheher yang sarat sejarah

Maiden Tower di Baku
maiden tower di Baku (commons.wikimedia.org/Diego Delso)

Icherisheher atau Kota Tua Baku merupakan pusat sejarah yang masih terjaga hingga kini. Dilansir Things to do in Asia, kawasan ini dikelilingi tembok batu dan berisi bangunan berusia ratusan tahun. Icherisheher menjadi saksi perkembangan Baku sejak era Jalur Sutra.

Di dalam Kota Tua terdapat landmark penting seperti Maiden Tower dan Palace of the Shirvanshahs. Bangunan-bangunan ini mencerminkan pengaruh Persia, Arab, dan Kaukasus. Pada tahun 2000, Icherisheher resmi masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO.

3. Arsitektur futuristik yang ikonik

Flame Towers di Baku
flame towers di Baku (commons.wikimedia.org/Rufatazizzade)

Wajah modern Baku tercermin dari arsitektur futuristiknya. ArchDaily menyebutkan bahwa salah satu ikon paling terkenal adalah Flame Towers, tiga gedung pencakar langit berbentuk api. Bangunan ini melambangkan julukan Azerbaijan sebagai Land of Fire.

Selain Flame Towers, Baku juga memiliki Heydar Aliyev Center yang dirancang oleh arsitek ternama Zaha Hadid. Desainnya yang bergelombang tanpa sudut tajam menjadi simbol modernitas kota. Bangunan ini sering dianggap sebagai mahakarya arsitektur kontemporer dunia.

4. Kota minyak dengan peran global

Kota Baku di Azerbaijan
kota Baku di Azerbaijan (commons.wikimedia.org/AlixSaz)

Baku memiliki sejarah panjang sebagai pusat industri minyak dunia. Dilansir Britannica, pada akhir abad ke-19, kota ini menjadi salah satu produsen minyak terbesar di dunia. Kekayaan minyak inilah yang mendorong pertumbuhan pesat Baku sejak masa Kekaisaran Rusia.

Hingga kini, sektor energi masih menjadi tulang punggung ekonomi Azerbaijan. Baku berperan penting dalam jaringan energi kawasan Kaukasus dan Eropa. Warisan industri minyak juga dapat dilihat melalui museum dan bangunan bersejarah di kota ini.

5. Perpaduan budaya timur dan barat

Kota Baku di Azerbaijan
kota Baku di Azerbaijan (commons.wikimedia.org/Matti Blume)

Baku berada di persimpangan budaya Timur dan Barat. Lonely Planet menjelaskan bahwa hal ini terlihat dari gaya hidup, arsitektur, hingga tradisi masyarakatnya. Kota ini mencerminkan perpaduan pengaruh Persia, Turki, Rusia, dan Eropa.

Kehidupan budaya di Baku sangat dinamis dengan festival musik, seni, dan kuliner. Kota ini juga dikenal toleran dan kosmopolitan. Perpaduan budaya inilah yang membuat Baku terasa unik dibandingkan kota-kota lain di kawasan tersebut.

Baku adalah kota dengan identitas yang kuat dan berlapis. Julukan Kota Angin, warisan sejarah kuno, serta arsitektur futuristik menjadikannya destinasi yang unik. Perpaduan masa lalu dan masa depan inilah yang membuat Baku terus menarik perhatian dunia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

5 Fakta Latvia, Negara Eropa dengan Budaya Menyanyi yang Kuat

03 Feb 2026, 17:49 WIBScience