Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Sundanese Gossamerwing, Capung Jarum Eksotis dari Nusantara

Capung Euphaea variegata
capung euphaea variegata (commons.wikimedia.org/Imam Fadila)
Intinya sih...
  • Sundanese Gossamerwing memiliki sayap berkilau dengan kombinasi warna gelap dan metalik, serta perbedaan warna antara jantan dan betina.
  • Habitat favoritnya adalah aliran air jernih yang dikelilingi vegetasi lebat, dan keberadaannya bergantung pada kualitas air.
  • Sundanese Gossamerwing tersebar di wilayah Asia Tenggara, memiliki perilaku teritorial, dan berperan penting sebagai predator serangga kecil dalam ekosistem perairan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Indonesia menyimpan keanekaragaman capung yang luar biasa, salah satunya adalah Sundanese Gossamerwing. Capung jarum ini dikenal karena penampilannya yang anggun dengan kilau warna metalik pada sayapnya. Kehadirannya kerap menjadi daya tarik tersendiri bagi peneliti maupun pengamat serangga.

Sundanese Gossamerwing memiliki nama ilmiah Euphaea variegata dan termasuk dalam keluarga Euphaeidae. Spesies ini erat kaitannya dengan habitat perairan yang bersih dan alami. Yuk, kita telusuri 5 fakta menarik capung jarum eksotis dari nusantara ini!

1. Capung jarum dengan sayap berkilau

Capung Euphaea variegata
capung euphaea variegata (inaturalist.org/maddyboy)

Sundanese Gossamerwing dikenal memiliki sayap yang berkilau dengan kombinasi warna gelap dan metalik. Warna tersebut terlihat jelas saat terkena cahaya matahari, menciptakan efek visual yang mencolok. Kilau ini menjadi salah satu ciri khas yang membedakannya dari capung jarum lain.

Dilansir Bali Wildlife, perbedaan warna juga tampak antara jantan dan betina. Jantan umumnya memiliki warna yang lebih kontras dan mencolok, sedangkan betina cenderung lebih redup. Perbedaan ini berperan penting dalam proses perkawinan dan pengenalan antarindividu.

2. Habitat alami di sungai dan hutan tropis

Capung Euphaea variegata
capung euphaea variegata (inaturalist.org/darrylcki)

Euphaea variegata umumnya ditemukan di sekitar sungai berarus tenang hingga sedang. Habitat favoritnya adalah aliran air jernih yang dikelilingi vegetasi lebat. Lingkungan seperti ini menyediakan tempat bertengger dan berkembang biak yang ideal.

Menurut IUCN Red List, keberadaan capung ini sangat bergantung pada kualitas air. Pencemaran atau perubahan habitat dapat berdampak langsung pada populasinya. Oleh sebab itu, Sundanese Gossamerwing sering dijadikan indikator kesehatan ekosistem perairan.

3. Persebaran di Asia Tenggara

Capung Euphaea variegata
capung euphaea variegata (inaturalist.org/Danny Radius)

Sundanese Gossamerwing tersebar di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan sekitarnya. Global Biodiversity Information Facility menyebutkan bahwa di Indonesia, spesies ini banyak dijumpai di Pulau Jawa dan wilayah Sunda lainnya. Persebaran ini sesuai dengan nama "Sundanese" yang disematkan padanya.

Meski tidak tergolong endemik sempit, populasinya bersifat lokal. Artinya, capung ini hanya ditemukan di habitat tertentu yang sesuai. Hal ini membuatnya cukup rentan terhadap kerusakan lingkungan.

4. Perilaku teritorial yang menarik

Capung Euphaea variegata
capung euphaea variegata (inaturalist.org/Laurio Leonald)

Jantan Sundanese Gossamerwing dikenal memiliki sifat teritorial. Mereka sering terlihat menjaga area tertentu di sepanjang sungai dari capung jantan lain. Perilaku ini bertujuan untuk mempertahankan wilayah kawin yang strategis.

Mengutip Journal of Insect Science, dalam mempertahankan wilayahnya, jantan akan melakukan manuver terbang yang khas. Gerakan tersebut juga berfungsi sebagai sinyal visual bagi betina. Tingkah laku ini menjadikan spesies ini menarik untuk diamati di alam liar.

5. Peran penting dalam ekosistem

Capung Euphaea variegata
capung euphaea variegata (inaturalist.org/Ryan Steiner)

Sebagai predator serangga kecil, Sundanese Gossamerwing membantu mengendalikan populasi hama alami. Dilansir Biodiversitas Indonesia, larva capung hidup di air dan memangsa organisme kecil lainnya. Siklus hidup ini berkontribusi pada keseimbangan ekosistem perairan.

Selain itu, kehadirannya mencerminkan kualitas lingkungan yang baik. Jika populasi capung jarum ini menurun, hal tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan ekosistem. Karena itu, Euphaea variegata memiliki nilai penting dalam kajian konservasi.

Sundanese Gossamerwing bukan sekadar capung jarum biasa, melainkan simbol keindahan dan kesehatan alam Nusantara. Dengan sayap berkilau dan perilaku unik, spesies ini menjadi bagian penting dari ekosistem sungai tropis. Menjaga habitatnya berarti turut melestarikan kekayaan hayati Indonesia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

Kenapa Reptil Jarang Bersuara? Ini Penjelasannya

03 Feb 2026, 18:15 WIBScience