Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Miss Willmott's Ghost, Tanaman Unik yang Dijuluki Hantu Kebun

5 Fakta Miss Willmott's Ghost, Tanaman Unik yang Dijuluki Hantu Kebun
tanaman eryngium giganteum (commons.wikimedia.org/Zeynel Cebeci)
Intinya Sih
  • Miss Willmott's Ghost dinamai dari Ellen Willmott, hortikulturis Inggris yang dikenal suka menebar benih Eryngium giganteum diam-diam hingga tanaman ini dijuluki 'hantu kebun'.
  • Tanaman dwimusim berwarna perak ini memiliki bunga berduri berkilau yang menarik perhatian dan sering digunakan untuk mempercantik taman serta rangkaian bunga.
  • Bunga Miss Willmott's Ghost disukai lebah dan serangga penyerbuk, menjadikannya penting bagi ekosistem sekaligus populer sebagai bunga potong maupun bunga kering tahan lama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Dunia tumbuhan dipenuhi spesies dengan bentuk, warna, dan kisah yang menarik. Salah satu yang unik adalah Miss Willmott's Ghost (Eryngium giganteum), tanaman hias yang dikenal karena penampilannya yang berwarna perak dan namanya yang misterius. Dengan bunga berduri yang tampak berkilau, tanaman ini sering menjadi pusat perhatian di taman maupun rangkaian bunga.

Selain tampilannya yang mencolok, Miss Willmott's Ghost juga memiliki sejarah yang menarik. Nama tanaman ini dikaitkan dengan seorang pekebun terkenal dari Inggris yang konon memiliki kebiasaan tak biasa. Berikut 5 fakta menarik Miss Willmott's Ghost, tanaman unik yang dijuluki hantu kebun.

1. Namanya berasal dari seorang hortikulturis terkenal

Tanaman Eryngium giganteum
tanaman eryngium giganteum (inaturalist.org/Степченков Андрей Анатольевич)

Nama Miss Willmott's Ghost diambil dari Ellen Willmott, seorang hortikulturis Inggris yang hidup pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Ia dikenal sebagai salah satu pekebun paling berpengaruh pada masanya dan memiliki koleksi tanaman yang sangat besar. Dedikasinya terhadap dunia hortikultura membuat namanya dikenang hingga sekarang.

Menurut legenda yang populer, Ellen Willmott sering menyebarkan benih Eryngium giganteum secara diam-diam saat mengunjungi kebun orang lain. Ketika tanaman tersebut tumbuh tanpa diketahui asal-usulnya, kemunculannya dianggap seperti "hantu" yang tiba-tiba muncul di kebun. Dari kisah inilah julukan Miss Willmott's Ghost berasal.

2. Memiliki warna perak yang mencolok

Tanaman Eryngium giganteum
tanaman eryngium giganteum (inaturalist.org/pottydoodaloo)

Salah satu daya tarik utama tanaman ini adalah warna peraknya yang unik. Royal Horticultural Society menyebutkan bahwa kepala bunganya dikelilingi oleh braktea berduri berwarna putih keperakan hingga abu-abu metalik yang tampak berkilau saat terkena cahaya matahari. Penampilan tersebut membuatnya berbeda dari banyak tanaman hias lainnya.

Warna yang mencolok ini juga menjadikan Miss Willmott's Ghost populer sebagai elemen kontras dalam desain taman. Tanaman ini sering dipadukan dengan bunga berwarna cerah untuk menciptakan tampilan yang lebih dramatis. Efek visualnya membuatnya mudah dikenali bahkan dari kejauhan.

3. Termasuk tanaman dwimusim

Tanaman Eryngium giganteum
tanaman eryngium giganteum (inaturalist.org/Backyard Jungle)

Miss Willmott's Ghost umumnya tumbuh sebagai tanaman dwimusim atau biennial. Pada tahun pertama, tanaman membentuk roset daun di dekat permukaan tanah dan mengumpulkan cadangan energi untuk pertumbuhan berikutnya. Fase ini penting untuk mendukung pembentukan bunga pada musim berikutnya.

Pada tahun kedua, tanaman menghasilkan batang bunga yang tinggi dan mencolok sebelum akhirnya menyelesaikan siklus hidupnya. Meskipun demikian, spesies ini sering menyebarkan benih secara alami sehingga generasi baru dapat tumbuh di sekitar tanaman induk. Karena itulah, tanaman ini sering tampak hadir terus-menerus di taman.

4. Disukai lebah dan serangga penyerbuk

Tanaman Eryngium giganteum
tanaman eryngium giganteum (inaturalist.org/Backyard Jungle)

Bunga Miss Willmott's Ghost menghasilkan nektar dan serbuk sari yang menarik berbagai serangga penyerbuk. Gardenia menyebutkan bahwa lebah, kupu-kupu, dan berbagai serangga lainnya sering terlihat mengunjungi bunga ini selama musim berbunga. Kehadiran mereka membantu proses reproduksi tanaman sekaligus mendukung ekosistem taman.

Karena kemampuannya menarik penyerbuk, tanaman ini sering ditanam di taman ramah satwa liar. Selain mempercantik lanskap, Miss Willmott's Ghost juga berkontribusi terhadap keberlangsungn populasi serangga yang penting bagi lingkungan. Kombinasi fungsi ekologis dan nilai estetika membuatnya semakin diminati.

5. Populer sebagai bunga potong dan bunga kering

Tanaman Eryngium giganteum
tanaman eryngium giganteum (inaturalist.org/Axel Gosseries)

Selain digunakan sebagai tanaman taman, Miss Willmott's Ghost juga populer dalam industri florikultura. Bentuk bunga yang unik dan warna peraknya yang tahan lama membuatnya sering digunakan dalam rangkaian bunga segar. Kehadirannya dapat memberikan tekstur dan karakter yang berbeda dibandingkan bunga konvensional.

Tanaman ini juga sangat cocok dijadikan bunga kering karena mampu mempertahankan bentuk dan warnanya setelah dipanen. Dilansir Perennials.com, banyak perajin dekorasi memanfaatkannya untuk membuat rangkaian yang dapat bertahan berbulan-bulan. Keunggulan tersebut menjadikannya favorit di kalangan pecinta tanaman hias.

Miss Willmott's Ghost membuktikan bahwa sebuah tanaman dapat menarik perhatian bukan hanya karena penampilannya, tetapi juga karena kisah di balik namanya. Dengan warna perak yang mencolok, kemampuan menarik penyerbuk, dan sejarah yang unik, Miss Willmott's Ghost menjadi salah satu tanaman hias yang paling menarik untuk dipelajari. Tak heran jika tanaman ini terus menjadi favorit para pekebun di berbagai belahan dunia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More