populasi Pig-nosed turtle terus menurun akibat berbagai ancaman di alam liar (unsplash.com/David Clode)
Keberadaan Pig-nosed turtle di alam liar bisa dibilang sangat terbatas. Spesies ini hanya dapat ditemukan di beberapa wilayah perairan tawar di selatan Pulau Papua, meliputi Indonesia dan Papua Nugini, serta Australia bagian utara. Persebarannya yang sempit membuat Pig-nosed turtle sangat bergantung pada kelestarian habitat alaminya sehingga perubahan pada lingkungan dapat berdampak langsung terhadap populasinya.
Sayangnya, populasi Pig-nosed turtle terus mengalami penurunan. Menurut IUCN, spesies ini kini berstatus Terancam Punah (Endangered). Di wilayah Papua, ancaman utamanya berasal dari pengambilan telur serta penangkapan untuk diperdagangkan maupun dikonsumsi. Sementara itu, di Australia, kerusakan habitat akibat aktivitas manusia dan keberadaan kerbau liar yang merusak area sarang turut mengancam kelangsungan hidupnya. Karena itu, upaya pelestarian habitat dan pencegahan perburuan ilegal menjadi langkah penting untuk menjaga kelestarian spesies ini.
Beragam keunikan yang dimiliki Pig-nosed turtle menunjukkan bahwa setiap spesies memiliki ciri khasnya masing-masing. Sayangnya, satwa yang hanya hidup di wilayah tertentu ini kini menghadapi berbagai ancaman di alam liar. Karena itu, mengenal keunikannya juga menjadi salah satu langkah sederhana untuk semakin menghargai keberadaan satwa langka seperti Pig-nosed turtle.