Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Portmeirion, Desa Wisata Hasil Mahakarya Seorang Arsitek
desa Portmeirion di Wales (commons.wikimedia.org/Llywelyn2000)
  • Portmeirion adalah desa wisata di Wales hasil karya arsitek Sir Clough Williams-Ellis, dibangun sejak 1925 dengan visi memadukan keindahan arsitektur dan kelestarian alam.
  • Desainnya terinspirasi gaya Mediterania dengan bangunan pastel, menara Italia, serta elemen arsitektur lama yang diselamatkan dari berbagai tempat di Britania Raya.
  • Desa ini terkenal berkat serial The Prisoner tahun 1967 dan taman subtropisnya yang rimbun, menjadikannya destinasi ikonik yang memadukan seni, sejarah, dan alam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Portmeirion merupakan sebuah desa wisata unik yang terletak di pesisir Gwynedd, Wales. Berbeda dengan kebanyakan desa bersejarah di Eropa yang tumbuh secara alami selama berabad-abad, Portmeirion dirancang secara khusus sebagai sebuah karya arsitektur yang menyatu dengan keindahan alam sekitarnya. Perpaduan bangunan bergaya Mediterania, taman yang asri, dan pemandangan muara sungai menjadikan desa ini sebagai salah satu destinasi wisata paling ikonik di Wales.

Keindahan Portmeirion tidak hanya terletak pada arsitekturnya, tetapi juga pada filosofi pembangunannya yang mengedepankan pelestarian lingkungan. Selama lebih dari lima dekade, desa ini berkembang sebagai simbol kreativitas sekaligus bukti bahwa pembangunan dapat berlangsung tanpa mengorbankan alam. Yuk, kita telusuri 5 fakta menarik Portmeirion, desa wisata hasil mahakarya seorang arsitek ini!

1. Dirancang oleh arsitek sir clough williams-ellis

desa Portmeirion di Wales (commons.wikimedia.org/Llywelyn2000)

Portmeirion merupakan proyek seumur hidup arsitek Sir Clough Williams-Ellis yang dimulai pada tahun 1925. Ia ingin membuktikan bahwa sebuah kawasan wisata dapat dibangun secara indah tanpa merusak lanskap alami di sekitarnya. Gagasan tersebut kemudian diwujudkan melalui pembangunan desa yang memadukan seni, arsitektur, dan lingkungan.

Dilansir portmeirion.wales, pembangunan Portmeirion berlangsung secara bertahap hingga tahun 1976 dengan berbagai penyempurnaan sepanjang prosesnya. Selama lebih dari lima puluh tahun, Williams-Ellis terus menambahkan bangunan, taman, dan elemen dekoratif untuk menyempurnakan visinya. Hasilnya adalah sebuah desa yang kini dianggap sebagai salah satu mahakarya arsitektur paling terkenal di Britania Raya.

2. Mengusung nuansa desa mediterania di Wales

desa Portmeirion di Wales (commons.wikimedia.org/Paul Lakin)

Salah satu hal yang membuat Portmeirion begitu terkenal adalah desainnya yang menyerupai desa-desa di pesisir Italia. Dilansir Visit Wales, bangunan berwarna pastel, piazza yang terbuka, menara bergaya Italia, serta balkon-balkon elegan menciptakan suasana khas Mediterania. Pemandangan tersebut terasa kontras dengan lanskap hijau khas Wales.

Meski terinspirasi oleh arsitektur Italia, Williams-Ellis tidak menyalin satu lokasi tertentu. Ia memadukan berbagai unsur arsitektur Eropa menjadi sebuah komposisi yang harmonis dan unik. Pendekatan kreatif tersebut membuat Portmeirion memiliki identitas yang berbeda dari desa wisata lainnya.

3. Dibangun menggunakan banyak elemen bangunan yang diselamatkan

desa Portmeirion di Wales (commons.wikimedia.org/Scott Wylie)

Salah satu filosofi menarik dalam pembangunan Portmeirion adalah pemanfaatan kembali berbagai elemen arsitektur dari bangunan lama yang terancam dihancurkan. Dilansir Country Life, Sir Clough Williams-Ellis mengumpulkan kolom, patung, jendela, pintu, dan berbagai ornamen bersejarah dari berbagai lokasi di Britania Raya. Elemen-elemen tersebut kemudian dipadukan secara kreatif ke dalam desain desa.

Pendekatan tersebut membuat Portmeirion sering dijuluki sebagai "home for fallen buildings" karena menjadi tempat baru bagi berbagai bagian bangunan bersejarah yang berhasil diselamatkan. Selain memperkaya nilai estetika, cara ini juga menjadi bentuk pelestarian warisan arsitektur. Filosofi tersebut jauh mendahului konsep daur ulang material bangunan yang kini semakin populer.

4. Pernah menjadi lokasi syuting serial televisi terkenal

desa Portmeirion di Wales (commons.wikimedia.org/Mike McBey)

Portmeirion semakin dikenal dunia setelah menjadi lokasi utama serial televisi Inggris The Prisoner yang tayang pada tahun 1967. Dilansir portmeirion.wales, dalam serial tersebut, desa ini tampil sebagai "The Village", sebuah tempat misterius yang menjadi latar utama cerita. Keunikan arsitekturnya membuat suasana serial terasa sangat khas dan mudah dikenali.

Popularitas The Prisoner membawa Portmeirion ke perhatian masyarakat internasional. Hingga kini, banyak penggemar serial tersebut datang untuk melihat langsung lokasi-lokasi yang muncul di layar kaca. Berbagai acara bertema The Prisoner juga masih sesekali diselenggarakan di desa ini.

5. Memiliki taman subtropis yang tumbuh subur

desa Portmeirion di Wales (commons.wikimedia.org/Dr Neil Clifton)

Selain bangunan-bangunan yang indah, Portmeirion juga memiliki taman subtropis yang menjadi daya tarik utama. Iklim pesisir yang relatif hangat memungkinkan berbagai tanaman eksotis dari berbagai belahan dunia tumbuh dengan baik. Pepohonan, semak berbunga, dan tanaman tropis menciptakan suasana yang berbeda dari kebanyakan kawasan di Wales.

Jalur-jalur pejalan kaki yang membelah taman memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati lanskap yang tenang. Perpaduan taman hijau, bangunan berwarna-warni, dan pemandangan muara sungai Dwyryd menciptakan panorama yang memikat sepanjang tahun. Keindahan alam tersebut melengkapi pesona arsitektur yang menjadi ciri khas Portmeirion.

Portmeirion membuktikan bahwa sebuah desa wisata dapat lahir dari perpaduan antara kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, dan kecintaan pada seni arsitektur. Dari bangunan bergaya Mediterania hingga taman subtropis yang menawan, setiap sudut desa ini menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi para pengunjung. Tidak mengherankan jika Portmeirion terus menjadi salah satu destinasi paling unik dan berkesan di Wales.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article