5 Fakta Squirrel Cuckoo, Burung yang Tingkahnya Lebih Mirip Tupai

- Squirrel cuckoo adalah burung kukuk berwarna cokelat kemerahan dengan ekor panjang, tubuh ramping, dan ciri khas mudah dikenali di hutan tropis.
- Pada 2025, spesies ini dipisah menjadi dua: Mexican squirrel-cuckoo di Meksiko barat dan Common squirrel-cuckoo yang tersebar luas di Amerika Tengah hingga Selatan.
- Berbeda dari kebanyakan kukuk, burung ini melompat lincah seperti tupai, memangsa serangga besar, serta mengerami telur dan merawat anaknya sendiri.
Squirrel cuckoo adalah spesies burung dari keluarga Cuculidae yang terkenal dengan tingkah lakunya yang unik. Alih-alih sering terbang jauh, burung ini justru lebih suka melompat dari satu dahan ke dahan lain layaknya seekor tupai.
Selain itu, spesies kukuk ini punya kebiasaan yang cukup berbeda dari burung kukuk pada umumnya, lho. Penasaran dengan burung satu ini? Yuk kenalan lebih dekat dengan squirrel cuckoo lewat lima faktanya berikut ini!
1. Burung kukuk cokelat dengan ekor yang panjang

Squirrel cuckoo merupakan salah satu anggota famili Cuculidae yang berukuran cukup besar. Dilansir Animalia, burung ini memiliki panjang tubuh sekitar 40,5–50 sentimeter dengan berat 95–120 gram. Ciri paling mencoloknya adalah ekor yang sangat panjang sehingga membuat tubuhnya tampak ramping saat bertengger di pepohonan.
Sebagian besar tubuh bagian atasnya didominasi warna cokelat kemerahan atau kastanye, sedangkan tenggorokannya lebih pucat. Dada bagian bawah berwarna abu-abu dan perutnya kehitaman. Paruhnya berwarna kuning kehijauan. Perpaduan warna tersebut membuat squirrel cuckoo mudah dikenali meski beraktivitas di balik rimbunnya dedaunan hutan tropis.
2. Kini terbagi menjadi 2 spesies dengan persebaran berbeda

Selama bertahun-tahun, semua populasi squirrel cuckoo dianggap sebagai satu spesies. Namun, pada 2025, para ornitolog memisahkannya menjadi dua spesies berdasarkan perbedaan morfologi dan wilayah persebaran. Dilansir All about Birds, spesies pertama adalah Mexican squirrel-cuckoo (Piaya mexicana) yang hanya ditemukan di Meksiko bagian barat. Sementara itu, spesies kedua adalah Common squirrel-cuckoo (Piaya cayana) yang memiliki persebaran jauh lebih luas, mulai dari Meksiko timur laut, Amerika Tengah, hingga sebagian besar Amerika Selatan, termasuk Argentina bagian utara dan Uruguay. Keduanya sama-sama menghuni kawasan berhutan, tetapi memiliki wilayah penyebaran yang tidak saling tumpang tindih.
3. Suka melompat dari satu dahan ke dahan lain layaknya seekor tupai

Nama "squirrel cuckoo" bukan diberikan tanpa alasan. Burung ini dikenal memiliki cara bergerak yang sangat mirip dengan seekor tupai, lho. Alih-alih sering terbang jauh, ia lebih senang berlari di atas ranting, melompat dari satu dahan ke dahan lain, lalu menyusuri tajuk pohon dengan gerakan yang lincah.
Saat berpindah tempat, squirrel cuckoo biasanya hanya melakukan penerbangan pendek sambil meluncur dan sesekali mengepakkan sayap. Perilaku tersebut membuatnya lebih sering terlihat beraktivitas di kanopi hutan daripada terbang melintasi area terbuka. Perilaku unik inilah yang membuat burung tersebut diberi nama squirrel cuckoo atau kukuk tupai.
4. Makanan favoritnya adalah serangga

Squirrel cuckoo merupakan burung karnivor yang sangat gemar memangsa serangga berukuran besar. Menu utamanya meliputi tonggeret, belalang, tawon, dan ulat, bahkan ulat yang memiliki rambut atau duri penyengat sekalipun. Selain serangga, burung ini juga sesekali memakan laba-laba, kadal kecil, dan dalam kondisi tertentu mengonsumsi buah.
Burung ini biasanya menyambar mangsanya langsung dari dedaunan dengan gerakan cepat. Untuk menangkap tawon, squirrel cuckoo bahkan mampu menyergapnya ketika sedang terbang. Menariknya lagi, burung ini sering mengikuti barisan semut tentara (army ants) untuk menangkap serangga dan hewan kecil yang keluar dari tempat persembunyiannya akibat terusik oleh semut.
5. Termasuk sedikit burung kukuk yang mengerami telur dan merawat anaknya

Sebagian besar burung kukuk terkenal sebagai parasit sarang, yaitu meletakkan telurnya di sarang burung lain agar dibesarkan oleh induk inang. Namun, squirrel cuckoo justru menjadi pengecualian. Burung ini mengerami telur dan mengasuh anaknya sendiri, lho!
Burung ini membangun sarangnya sendiri yang berbentuk cawan dari daun dan ranting. Sarangnya tersembunyi di vegetasi lebat pada ketinggian 1–12 meter dari permukaan tanah. Betina biasanya menghasilkan dua butir telur berwarna putih. Setelah itu, jantan dan betina bergantian mengerami telur sekaligus memberi makan anak-anaknya hingga mampu hidup mandiri. Perilaku mengasuh anak seperti ini tergolong tidak umum di antara anggota famili Cuculidae.
Kelincahan yang menyerupai tupai membuat squirrel cuckoo menjadi salah satu burung paling unik di hutan-hutan tropis Amerika. Dipadu dengan ekor panjang, warna tubuh yang khas, serta perilaku mengasuh anaknya sendiri, spesies ini menunjukkan bahwa tidak semua burung kukuk memiliki gaya hidup yang sama.











![[QUIZ] Kami Tahu Kepribadian Tersembunyimu dari Kristal Ungu Ini](https://image.idntimes.com/post/20250505/pexels-valeriya-965984-0bd73bdf4f9c796d7855c79b2bf8d696-7d99a03da442a95d75d32073d306e2c3.jpg)




![[QUIZ] Pilih Karakter Upin & Ipin, Kamu Dominan Otak Kanan atau Kiri?](https://image.idntimes.com/post/20250526/img-20250524-171040-59d926335e45a3f62b89089b95e5200f.jpg)



![[QUIZ] Jika Reinkarnasi Nyata, Jadi Siapa Kamu di Upin & Ipin Universe?](https://image.idntimes.com/post/20240801/kuis-reinkarnasi-upin-ipin-1-ed6d2af7bdd53fd96fac0b8672909e49.jpg)