Rotterdam (commons.wikimedia.org/Rob Oo/CC BY 2.0)
Secara letak geografis, Rotterdam adalah satu kota yang memiliki posisi paling unik sekaligus ekstrem. Mengapa bisa dikatakan seperti itu? Sebagian besar wilayah daratan Rotterdam berada di titik terendah yang ada di Belanda. Hal ini jelas tak bisa terbantahkan karena di Rotterdam ada satu titik yang mencapai kedalaman 6 meter di bawah permukaan air laut (Normaal Amsterdams Peil)
Secara tidak langsung, Rotterdam adalah salah satu yang mudah sekali banjir atau tenggelam karena letak geografisnya itu. Sebagai upaya dalam tantangan alam yang ekstrem, kota ini memiliki sebuah sistem tata air yang sangat canggih. Rotterdam memiliki banyak sekali kanal untuk menampung air hujan dan pompa otomatis dalam skala besar. Hal ini jelas dibuat untuk membuang air yang berlebih ke laut.
Pelabuhan Rotterdam (commons.wikimedia.org/Alf van Beem)
Masih saling berhubungan dengan poin sebelumnya karena berhubungan dengan air. Tercatat bahwa Rotterdam adalah kota yang sukses dalam bidang industri jalur air. Berawal dari dermaga kecil di tepi bendungan Sungai Rotte, Rotterdam terus berkembang dan melahirkan banyak pelabuhan besar. Antara tahun 1962 hingga 2004 adalah puncak kejayaan Rotterdam dalam industri pelabuhan karena dinilai sebagai pelabuhan tersibuk di dunia.
Bayangkan saja, Pelabuhan Rotterdam ini membentang luas hingga jarak 40 kilometer. Bahkan, Pelabuhan Rotterdam juga selalu digunakan untuk mengantar jutaan barang ke pelosok Eropa. Sisi modern dari pelabuhan ini juga sudah mencolok dari lama, lho. Pelabuhan ini sudah lama menerapkan robot dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan produktivitas kerja yang tidak ada hentinya. Bahkan laman Port of Rotterdam dan Google Arts & Culture menyebut Rotterdam memiliki salah satu pelabuhan terbesar di dunia, yaitu Pelabuhan Rotterdam.