5 Fakta Serigala India, Jejak Serigala Kuno yang Tahan Suhu Ekstrem

- Serigala India memiliki garis keturunan tertua di dunia, dengan usia diperkirakan mencapai sekitar 800.000 tahun.
- Adaptasi serigala India terhadap suhu panas yang ekstrem, termasuk bulu pendek dan tipis serta kombinasi warna bulu yang sesuai dengan lingkungan.
- Kehidupan sosial serigala India didasarkan pada hubungan darah yang kuat, dengan kelompok terdiri dari pasangan alfa, anak-anak, dan bayi baru lahir.
Banyak orang mengaitkan serigala dengan wilayah bersalju dan bulu tebal yang melindungi tubuhnya. Namun, di padang rumput dan wilayah kering India, terdapat serigala yang justru beradaptasi dengan suhu tinggi. Serigala India (Canis lupus pallipes) dikenal memiliki kemampuan bertahan hidup yang baik di lingkungan panas yang ekstrem.
Perawakannya ramping dengan kaki panjang yang mendukung pergerakan cepat di atas tanah kering. Ciri fisik tersebut membantu mereka tetap efisien saat berburu di bawah paparan sinar matahari. Spesies ini telah menghuni wilayah Asia Selatan sejak lama, jauh sebelum perkembangan peradaban manusia modern. Penasaran? Berikut ulasan lengkapnya.
1. Memiliki garis keturunan tertua di dunia

Serigala yang mendiami dataran India dan wilayah Himalaya menyimpan jejak sejarah yang sangat panjang dalam kode genetiknya. Dilansir laman BBC News, pengujian DNA menunjukkan bahwa garis keturunan serigala ini termasuk yang paling kuno di dunia, dengan usia diperkirakan mencapai sekitar 800.000 tahun. Temuan ini menempatkannya lebih awal dalam catatan evolusi dibandingkan serigala di Amerika Utara dan Eurasia yang diperkirakan muncul sekitar 150.000 tahun lalu.
Para ilmuwan juga menemukan perbedaan genetik yang signifikan jika dibandingkan dengan kelompok serigala abu-abu lain di berbagai wilayah. Kondisi tersebut memperkuat pandangan bahwa mereka merupakan kelompok yang terpisah secara evolusi sejak masa purba. Keunikan ini membuat Serigala India memiliki nilai penting dalam upaya konservasi global, terutama untuk menjaga keberlanjutan garis keturunannya.
2. Ahli adaptasi di suhu panas yang menyengat

Berbeda dengan kerabatnya di belahan bumi utara, serigala ini memiliki mekanisme khusus untuk menghadapi suhu udara yang sering menembus angka ekstrem. Dilansir laman Animalia, serigala India memiliki ukuran tubuh sedang dan tidak memiliki lapisan bulu musim dingin yang tebal karena mereka terbiasa hidup di lingkungan yang panas. Saat musim kemarau tiba, bulu mereka akan menjadi sangat pendek dan tipis untuk memudahkan penguapan suhu panas dari dalam tubuh.
Yang unik, bulu di sepanjang bagian punggung mereka tetap tumbuh panjang meskipun cuaca sedang sangat terik. Rambut punggung yang panjang ini berfungsi sebagai perlindungan alami untuk mengurangi paparan radiasi sinar matahari langsung ke kulit. Sementara itu, kombinasi warna bulu kemerahan hingga abu-abu pucat dengan corak gelap berbentuk huruf “V” di bahu mereka selaras dengan warna alami tanah dan vegetasi kering di India.
3. Punya struktur keluarga yang sangat erat dan eksklusif

Kehidupan sosial serigala India ternyata lebih didasarkan pada hubungan darah yang sangat kuat dibandingkan kelompok serigala lainnya. Dilansir laman RoundGlass Sustain, kelompok serigala ini biasanya hanya terdiri dari pasangan alfa (induk utama), anak-anak dari kelahiran sebelumnya, serta bayi-bayi yang baru lahir. Hal ini berbeda dengan serigala Eurasia yang seringkali menerima individu lain yang tidak memiliki hubungan darah ke dalam kelompoknya.
Dalam sistem keluarga ini, semua anggota bekerja sama untuk membesarkan keturunan sebelum anak-anak tersebut cukup dewasa untuk memisahkan diri. Biasanya, anak serigala akan meninggalkan kelompok asalnya setelah berusia sembilan bulan untuk mencari wilayah baru dan menghindari perkawinan sedarah. Terkadang, ada satu anak yang tetap tinggal lebih lama sebagai penjaga untuk membantu induknya mengurus adik-adik mereka yang baru lahir.
4. Pola makan yang sangat bervariasi

Kemampuan bertahan hidup serigala ini didukung oleh selera makan mereka yang sangat luas dan tidak pilih-pilih. Masih dari laman RoundGlass Sustain, Serigala India diketahui memiliki pola makan yang beragam, mulai dari mamalia kecil dan hewan ternak hingga buah-buahan seperti beri liar, asam jawa, dan pisang. Di beberapa wilayah yang dekat dengan pemukiman, mereka bahkan memanfaatkan limbah sisa dari peternakan unggas sebagai sumber nutrisi utama.
Keluasan jenis makanan ini sangat bergantung pada kondisi lingkungan tempat mereka tinggal saat itu. Di daerah gersang seperti Rajasthan, mereka harus menjelajahi wilayah yang sangat luas hingga ratusan kilometer persegi untuk menemukan mangsa. Sebaliknya, di wilayah yang melimpah makanan seperti Maharashtra, wilayah jelajah mereka menjadi jauh lebih kecil karena kebutuhan perut mereka sudah bisa terpenuhi di satu area sempit saja.
5. Penjaga ekosistem yang dianggap limbah lahan

Meskipun sering dianggap sebagai ancaman bagi ternak, keberadaan serigala ini sebenarnya sangat vital bagi kesehatan lingkungan terbuka di India. Masih dari laman RoundGlass Sustain, serigala India berfungsi sebagai predator puncak yang menjaga populasi mamalia kecil agar tetap terkendali sehingga keseimbangan alam tetap terjaga. Bahkan, beberapa komunitas penggembala percaya bahwa serigala membantu menjaga kesehatan kawanan ternak dengan memangsa hewan-hewan yang lemah atau sakit.
Sayangnya, habitat utama mereka berupa padang rumput sering kali disalahpahami oleh pemerintah sebagai tanah tandus atau limbah lahan yang tidak berguna. Status ini membuat habitat asli mereka banyak dialihfungsikan menjadi area pembangunan kota dan industri yang memicu konflik antara manusia dan satwa.
Serigala India dikenal memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap kondisi lingkungan ekstrem. Keberadaannya berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem, sehingga perlindungan habitat menjadi faktor penting bagi keberlanjutan populasi spesies ini di alam liar.


















