Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Siamang, Spesies Gibbon Terbesar dengan Suara yang Spektakuler

5 Fakta Siamang, Spesies Gibbon Terbesar dengan Suara yang Spektakuler
siamang (commons.wikimedia.org/suneko/CC BY 2.0)
Intinya Sih
  • Siamang adalah primata terbesar dalam keluarga owa dengan tubuh besar, bulu hitam pekat, dan kantung tenggorokan unik yang memperkuat suara hingga terdengar dua kilometer.
  • Gerakan siamang sangat lincah berkat sendi pergelangan tangan fleksibel dan lengan panjang, memungkinkan mereka berpindah cepat dari dahan ke dahan tanpa kehilangan keseimbangan.
  • Siamang berstatus Terancam Punah menurut IUCN akibat deforestasi, alih fungsi lahan, serta perburuan ilegal yang mengancam habitat dan kelangsungan hidupnya di hutan tropis Asia Tenggara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Di beberapa bagian hutan tropis wilayah Asia Tenggara, menjadi rumah bagi spesies primata bernama siamang. Siamang (Symphalangus syndactylus) adalah primata dengan ciri fisik besar, bulu hitam pekat, dan kantung tenggorokan ikonik yang berwarna abu-abu kemerahan. Siamang juga merupakan satu keluarga dari kelompok owa (gibbon). Dalam keluarga besar owa, terdapat 4 genus yang berbeda, salah satunya adalah Symphalangus yang merupakan genus dari siamang. Para ilmuwan memberikan genus ini sebagai rumah satu-satunya untuk siamang tanpa spesies primata lainnya karena adanya beberapa alasan.

Kira-kira kenapa ya para ilmuwan memberikan satu genus yang isinya hanya siamang? Nah, pertanyaan tersebut akan dijawab dengan kita membahas lima fakta unik yang dimiliki oleh siamang. Yuk simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

1. Suara yang sangat nyaring

siamang
siamang (commons.wikimedia.org/suneko/CC BY 2.0)

Siamang adalah salah satu primata yang dibekali dengan suara nyanyian di tengah hutan yang spektakuler. Hal ini didukung karena mereka memiliki kantung tenggorokan yang bernama gular sac. Kantung ini memiliki fungsi alami sebagai resonansi yang dapat mengembang saat dipenuhi udara. Ketika siamang mengeluarkan suara, kantung ini akan semakin memperkuat suara mereka, tercatat dapat terdengar rata-rata 2 kilometer walaupun dalam hutan lebat.

Jangan salah ya, suara yang siamang hasilkan bukan sekadar perilaku usil saja, tetapi salah satu cara mereka berkomunikasi satu sama lain yang lebih kompleks. Saat pagi hari, biasanya siamang yang memiliki pasangan akan mengeluarkan duet suara yang menciptakan harmonisasi. Sebagian besar penelitian juga menjelaskan bahwa pola suara yang dimiliki oleh siamang jantan dan betina berbeda. Perilaku komunikasi unik siamang juga telah dibenarkan oleh banyak sumber, salah satunya adalah National Zoo yang membahas suara siamang yang sangat luar biasa dan perbedaan suara individu jantan dan betina

2. Primata yang suka mengayunkan lengannya dari dahan ke dahan lain

siamang
siamang (commons.wikimedia.org/David J. Stang/CC BY-SA 4.0)

Siamang memiliki sendi pergelangan tangan yang fleksibel, sehingga sangat mudah bagi mereka untuk berpindah dari dahan satu ke dahan lainnya menggunakan lengannya. Struktur ini juga memungkinkan siamang untuk menggantikan arah ayunan mereka secara drastis tanpa harus melepaskan pegangan atau memutar seluruh tubuhnya.

Salah satu alasan lainnya adalah karena siamang memiliki lengan yang lebih panjang dari ukuran tubuhnya. Hal ini jelas akan menciptakan kesimbangan yang nyaris sempurna ketika mereka melakukan atraksi ini, bahkan dalam kecepatan tinggi sekalipun itu sangat kecil risiko mereka terjatuh.

3. Kera terbesar dalam keluarga owa

siamang
siamang (commons.wikimedia.org/Rufus46/CC BY-SA 3.0)

Masih ingat dengan pertanyaan di awal tadi? Beberapa alasan utama dan paling kuat mengapa siamang ditempatkan di satu genus yang berbeda, yaitu fisik mereka yang sangat berbeda, struktur anatomi yang ekstrem, dan keberadaan kantung suara yang unik. Siamang memiliki tubuh yang jauh lebih besar dan kuat jika harus dibandingkan dengan spesies primata keluarga owa lainnya, bahkan bisa dikatakan dua kali lipat perbedaannya. Ukuran tubuh yang besar jelas membawa keuntungan bagi siamang, mereka dapat lebih dominan di alam liarnya. Bahkan, dari laman New England Primate Conservancy menjelaskan bahwa siamang memang benar adalah spesies gibbon terbesar.

Porsi makan siamang juga berbeda, mereka membutuhkan asupan lebih banyak tiap harinya. Meskipun begitu, mereka tetap bisa diadu untuk masalah kelincahannya.

4. Sangat takut air

siamang
siamang (commons.wikimedia.org/Maksym Kozlenko/CC BY-SA 4.0)

Fakta yang satu ini mungkin akan membuat sebagian besar orang menertawakan primata yang satu ini. Meskipun badannya besar, ternyata siamang memiliki ketakutan alami pada air, lho. Mereka memang sangat buruk sekali dalam urusan berenang, bahkan bisa dikatakan mereka benar-benar tidak dapat berenang. Menurut informasi dari San Diego Zoo Animals & Plants, siamang selalu memilih menghindari air.

Hal ini disebabkan karena hampir seluruh tubuhnya siamang dipenuhi oleh banyak otot, sehingga memang tidak dirancang untuk mengapung di air. Bagi siamang, terjatuh ke air adalah hari terburuk yang sangat fatal.

5. Terancam punah

siamang
siamang (commons.wikimedia.org/Rufus46/CC BY-SA 3.0)

Tak perlu dipungkiri bahwa hampir semua spesies primata memiliki status konservasi yang tidak aman, salah satunya adalah siamang ini. Status Konservasi siamang sendiri dalam IUCN Red List adalah Terancam Punah (Endangered). Penyebab utamanya jelas karena adanya penebangan hutan dan alih fungsi lahan yang memangkas banyak sekali rumah-rumah bagi primata seperti siamang ini. Tanpa pohon yang memadai di suatu hutan tropis, makanan, kemampuan berkembang biak, mencari pasangan, kemampuan alami siamang sendiri akan perlahan terkikis seiring berjalannya waktu. Perburuan ilegal juga masih sangat masif dilakukan oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

Siamang sering kali menjadi hewan yang diselundupkan untuk target perdagangan satwa liar ilegal. Para oknum juga tak segan untuk membunuh induknya dan mengambil anak-anaknya. Jelas ini merugikan banyak hal, termasuk ekosistem hutan yang nantinya tidak seimbang.

Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh siamang. Mulai dari memiliki suara yang dapat didengar dari jarak yang sangat jauh hingga statusnya yang terancam punah akibat kehilangan tempat tinggal dan perbuatan manusia tidak bertanggung jawab. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More