Di era 1950-an, ada sebuah tempat di California yang sinarnya menyaingi kemewahan Palm Springs gitu, bahkan lebih populer dari Taman Nasional Yosemite. Tempat itu adalah Salton Sea, sebuah "oasis gurun" glamor yang jadi surga bagi para selebriti seperti Frank Sinatra dan The Beach Boys untuk bermain ski air dan berpesta. Tapi kini, citra "Riviera di tengah gurun" itu telah lenyap, digantikan oleh pemandangan yang lebih mirip neraka pasca-apokaliptik. Di mana pantai yang dipenuhi bangkai ikan, kota-kota hantu yang terbengkalai, dan udara yang dipenuhi debu beracun.
Ironisnya, surga yang hilang ini lahir dari sebuah kecelakaan. Salton Sea modern terbentuk pada tahun 1905 akibat jebolnya saluran irigasi Sungai Colorado yang membanjiri cekungan gurun selama dua tahun. Namun, danau buatan ini punya satu cacat fatal sejak lahir. Ia tuh tidak memiliki aliran keluar. Setiap tetes air yang masuk, beserta garam dan polutan dari lahan pertanian, akan terperangkap di sana selamanya. Inilah awal dari sebuah bencana ekologis yang berjalan lambat. Penasaran dengan kisah lengkapnya? Simak artikel ini sampai tuntas, yuk!
