Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Whitby, Kota Pelabuhan dengan Biara di Atas Tebing
kota Whitby di Inggris (commons.wikimedia.org/Geir Hval)
  • Whitby di North Yorkshire memadukan pelabuhan pesisir dengan Whitby Abbey, reruntuhan biara di atas tebing yang berawal sekitar 657 dan menjadi lokasi Sinode Whitby tahun 664.
  • Kunjungan Bram Stoker pada 1890 menjadikan pelabuhan, biara, Gereja St Mary, dan kawasan sekitarnya inspirasi latar Dracula; kota ini juga memiliki jalur bersejarah 199 Steps.
  • Sejarah maritim Whitby terkait magang James Cook serta pembangunan Endeavour dan Resolution, sementara pesisirnya menyimpan fosil Jura dan Whitby jet untuk perhiasan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Whitby merupakan kota pesisir yang terletak di North Yorkshire, Inggris, dan dikenal karena perpaduan pemandangan laut serta bangunan bersejarahnya. Kota ini memiliki pelabuhan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat setempat, dengan deretan bangunan tua yang menambah daya tarik kawasan pesisirnya. Salah satu landmark paling ikonik di kota ini adalah Whitby Abbey, reruntuhan biara yang berdiri di atas tebing menghadap Laut Utara.

Di balik keindahan lanskapnya, Whitby menyimpan sejarah panjang yang berkaitan dengan perkembangan agama, pelayaran, dan sastra. Kota ini juga memiliki hubungan dengan novel horor Dracula karya Bram Stoker serta dikenal karena tangga bersejarah dan kekayaan fosil di sepanjang pesisirnya. Yuk, kita telusuri lima fakta menarik Whitby, kota pelabuhan dengan biara di atas tebing ini!

1. Memiliki biara bersejarah di atas tebing

reruntuhan biara Whitby (commons.wikimedia.org/Juliet220)

Whitby Abbey merupakan salah satu landmark paling terkenal di Whitby karena reruntuhannya berdiri di atas tebing dengan pemandangan langsung ke Laut Utara. Dilansir Historic England, sejarah kompleks keagamaan ini bermula sekitar tahun 657, ketika Abbess Hild mendirikan sebuah biara dengan dukungan Raja Oswiu dari Northumbria. Pada masa Anglo-Saxon, biara tersebut berkembang menjadi salah satu pusat keagamaan penting di wilayah Inggris.

Pada tahun 664, Whitby menjadi lokasi sebuah pertemuan yang dikenal sebagai Sinode Whitby, yang membahas perbedaan tradisi dalam menentukan tanggal Paskah. Komunitas keagamaan di kawasan itu kemudian mengalami perubahan setelah serangan bangsa Denmark, sebelum biara Benediktin didirikan kembali sekitar tahun 1078. Bangunan biara abad pertengahan tersebut akhirnya dibubarkan pada 1539, dan reruntuhannya kini menjadi bagian penting dari warisan sejarah Whitby.

2. Menginspirasi latar novel dracula

kota Whitby di Inggris (commons.wikimedia.org/Davekpcv)

Whitby memiliki hubungan erat dengan novel horor Dracula karya Bram Stoker yang diterbitkan pada 1897. Dilansir English Heritage, Stoker mengunjungi kota ini pada 1890 dan terkesan oleh pelabuhan, reruntuhan biara, serta gereja dan pemakaman tua yang berada di atas tebing. Suasana tersebut memberinya inspirasi untuk menciptakan latar yang mendukung nuansa misterius dalam kisah vampir legendarisnya.

Salah satu lokasi yang muncul dalam novel adalah kawasan di sekitar Whitby Abbey dan Gereja St Mary, yang dapat dicapai melalui tangga terkenal di kota tersebut. Stoker juga menemukan nama "Dracula" ketika membaca sebuah buku sejarah di perpustaan Whitby, lalu mencatatnya sebagai bahan untuk mengembangkan tokoh utamanya. Hubungan sastra ini membuat Whitby dikenal sebagai destinasi dengan nuansa gotik yang menarik bagi penggemar cerita horor dan sastra klasik.

3. Memiliki tangga terkenal dengan 199 anak tangga

199 steps di Whitby (commons.wikimedia.org/Paul Stephenson)

Salah satu daya tarik Whitby adalah rangkaian tangga batu yang dikenal sebagai 199 Steps. Dilansir VisitWhitby, tangga ini menghubungkan kawasan kota tua dengan Gereja St Mary dan area Whitby Abbey yang berada di East Cliff. Dari jalur tersebut, pengunjung dapat menikmati pemandangan atap bangunan, pelabuhan, dan garis pantai dari ketinggian.

Tangga ini telah menjadi bagian dari lanskap Whitby selama berabad-abad dan tercatat dalam dokumen sejak abad ke-14. Dahulu, jalur tersebut menggunakan tangga kayu sebelum akhirnya diganti dengan tangga batu pada 1774. Bangku-bangku batu di sepanjang jalur kini menjadi tempat beristirahat bagi pengunjung yang ingin menikmati perjalanan menuju kawasan bersejarah di atas tebing.

4. Punya sejarah maritim yang berkaitan dengan kapten james cook

kota Whitby di Inggris (commons.wikimedia.org/Benjamin Smith)

Pelabuhan Whitby memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi dan kehidupan masyarakat setempat, terutama melalui kegiatan pelayaran, perdagangan, dan perikanan. Kota ini juga dikenal karena hubungannya dengan Kapten James Cook, penjelajah Inggris yang mempelajari keterampilan pelayaran di Whitby pada abad ke-18. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Cook sebelum ia dikenal melalui ekspedisi penjelajahannya ke berbagai wilayah dunia.

Dilansir Captain Cook Museum Whitby, pada 1746, Cook mulai menjalani masa magang di bawah John Walker, seorang pemilik kapal yang beroperasi dari Whitby. Ia mempelajari dunia pelayaran melalui kapal-kapal pengangkut batu bara yang melayani jalur perdagangan, termasuk perjalanan menuju London. Kapal Endeavour dan Resolution yang kemudian digunakan dalam ekspedisi Cook juga dibangun di Whitby, memperlihatkan hubungan kota ini dengan sejarah penjelajahan maritim Inggris.

5. Terkenal dengan fosil dan batu whitby jet

kota Whitby di Inggris (commons.wikimedia.org/irlsey)

Garis pantai di sekitar Whitby menarik perhatian para pecinta geologi karena menyimpan fosil yang berasal dari zaman Jura. Koleksi fosil Whitby mencakup amonit, reptil laut purba, ikan, dan berbagai bentuk kehidupan lain yang membantu ilmuwan memahami sejarah lingkungan pada masa lampau. Tebing-tebing batuan di sepanjang pesisir Yorkshire menjadi salah satu kawasan penting untuk mempelajari lapisan geologi dan fosil dari periode tersebut.

Selain fosil, Whitby juga terkenal dengan Whitby jet, material hitam yang terbentuk dari kayu purba yang mengalami proses geologis selama jutaan tahun. Bahan ini mudah dipoles sehingga telah digunakan sebagai batu hias dan bahan perhiasan sejak zaman dahulu. Popularitasnya meningkat pada abad ke-19, khususnya pada era Victoria, ketika perhiasan Whitby jet banyak digunakan sebagai aksesori berkabung.

Whitby merupakan kota pesisir yang menawarkan lebih dari sekadar pemandangan laut yang indah. Biara di atas tebing, kaitannya dengan novel Dracula, tangga bersejarah, tradisi pelayaran, serta kekayaan geologinya memperlihatkan beragam kisah yang tersimpan di kota ini. Perpaduan sejarah, sastra, dan alam tersebut membuat Whitby menjadi salah satu destinasi menarik untuk mengenal sisi lain Inggris.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article