Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Menarik Walleye, Bisa Dipancing Pada Malam Hari

4 min read
5 Fakta Menarik Walleye, Bisa Dipancing Pada Malam Hari
walleye (commons.wikimedia.org/USFWS Mountain Prairie)
  • Walleye (Sander vitreus) adalah ikan air tawar asli Amerika berukuran hingga 1 meter dan 11 kilogram, berciri tubuh olive keemasan, gigi tajam, serta sirip dorsal berduri.
  • Ikan ini hidup di perairan dingin Kanada dan Amerika Serikat, terutama sungai berarus; bereproduksi akhir musim dingin atau awal semi dengan betina besar menghasilkan hingga 500.000 telur.
  • Walleye bersifat nokturnal sehingga populer dipancing malam hari, dengan aturan ukuran tangkapan di sejumlah wilayah. Nilai ekonominya tinggi dari pemancingan dan kuliner, termasuk walleye goreng.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keberagaman ikan air tawar menjadi salah satu hal yang sangat luar biasa. Tak hanya ikan kecil seperti bawal, tawes, atau gabus, ternyata ada beberapa spesies ikan air tawar yang ukurannya cukup besar, lho. Salah satunya adalah Sander vitreus atau walleye yang panjang maksimalnya mencapai 1 meter.

Ikan tersebut merupakan spesies asli Amerika dan bisa ditemukan di perairan dingin. Sama seperti ikan air tawar lain, ia juga kerap ditangkap, dijual, dan diolah menjadi makanan oleh masyarakat lokal. Walleye juga aktif pada malam hari sehingga ikan ini sulit dijumpai. Mau tahu kehidupan dan berbagai fakta menarik walleye? Kita ulik di bawah ini, yuk.

  1. 1. Walleye bisa tumbuh hingga sepanjang 1 meter

    walleye
    walleye (commons.wikimedia.org/USFWS Mountain-Prairie)

    Laman Animalia menerangkan bahwa panjang walleye sekitar 54 centimeter hingga 1 meter. Bobotnya juga tak bisa diremehkan, yaitu mencapai 11 kilogram. Ikan ini memiliki badan yang memanjang, mata bulat besar, dan tubuh berwarna olive keemasan. Moncongnya agak meruncing, mulutnya kecil, tapi ia memiliki barisan gigi tajam yang menonjol. Ikan ini memiliki dua sirip dorsal, menariknya sirip bagian depan punya duri yang tajam sehingga harus diwaspadai. Kemudian, ekornya bercabang dan tidak terlalu lebar.

  2. 2. Walleye bisa menghasilkan ratusan ribu telur

    walleye
    walleye (commons.wikimedia.org/USFWS Mountain Prairie)

    Secara umum walleye jantan akan mencapai kematangan seksual pada usia tiga hingga empat tahun. Sementara itu, walleye betina akan mencapai kematangan seksual satu tahun setelahnya. Biasanya ikan ini akan bermigrasi ke perairan dengan arus yang cukup deras pada akhir musim dingin atau awal musim semi untuk bereproduksi. Namun, ada juga populasi yang bereproduksi di perairan terbuka.

    Dilansir JungleDragon, walleye bisa menghasilkan hingga 500,000 butir telur dalam satu masa reproduksi. Namun, hanya ikan berukuran besar yang bisa menghasilkan telur sebanyak itu. Setelah bertelur ikan ini akan meninggalkan telurnya, ia bukan hewan yang menjaga telur dan bayi-bayinya. Setelah 15-30 hari telur tersebut akan menetas dan bayi walleye langsung hidup mandiri.

  3. 3. Walleye hidup di wilayah Kanada hingga Amerika Serikat

    walleye
    walleye (commons.wikimedia.org/USFWS Mountain Prairie)

    Melansir A-Z Animals penyebaran walleye mencakup dua negara, yaitu Amerika Serikat dan Kanada. Penyebarannya cenderung merata karena ikan ini bisa dijumpai hampir di semua wilayah, mulai dari Amerika Serikat bagian selatan hingga Kanada utara. Bahkan, ia juga menghuni perairan yang berlokasi di area pesisir. Jika ditotal, setidaknya ikan ini menghuni sekitar 17 provinsi dan negara bagian.

    Habitat utama walleye adalah sungai, khususnya sungai yang memiliki arus. Namun, belakangan ini walleye mulai bisa ditemukan di danau atau kolam. Walleye sendiri adalah ikan yang hidup di perairan bersuhu dingin. Tercatat, ikan ini bisa hidup secara optimal di perairan dengan suhu sekitar 6 hingga 24° C. Meski begitu, ia juga bisa mentoleransi habitat yang suhunya mencapai 31° C.

  4. 4. Walleye bisa dipancing pada malam hari

    walleye
    walleye (commons.wikimedia.org/Engbretson Eric, U.S. Fish and Wildlife Service)

    Walleye adalah ikan yang populer di kalangan pemancing. Menariknya, ikan ini adalah spesies nokturnal sehingga kerap dipancing pada malam hari. Laman iNaturalist juga menjelaskan bahwa umpan terbaik untuk memancing walleye adalah ikan kecil seperti minnows atau umpan buatan yang bentuknya menyerupai ikan kecil. Pemerintah Amerika Serikat dan Kanada juga memberikan peraturan yang ketat terkait pemancingan walleye. Contohnya, di Negara Bagian Michigan individu yang panjangnya kurang dari 38 centimeter tidak boleh ditangkap dan dibawa pulang.

  5. 5. Walleye memiliki nilai komersial yang cukup tinggi

    walleye
    walleye (commons.wikimedia.org/USFWS Mountain Prairie)

    Laman Animal Diversity Web menjelaskan bahwa walleye adalah ikan bernilai komersial tinggi. Nilai komersial tersebut berasal dari dua sumber, yaitu kegiatan pemancingan dan kuliner. Sebagai contoh, industri pemancingan walleye di wilayah Danau Erie, Kanada bisa meraup untung hingga 600 juta dolar Kanada (sekitar Rp768 miliar) tiap tahunnya.

    Tak hanya dipancing untuk hiburan, walleye juga termasuk ikan yang populer sebagai makanan. Salah satu olahan paling terkenal dari ikan ini adalah walleye goreng. Selain itu, ada juga hidangan lain seperti sandwich walleye hingga fish and chips. Terdapat dua daerah yang terkenal akan olahan walleyenya, yaitu Negara Bagian Minnesota (Amerika Serikat) dan wilayah Great Lakes di Kanada.

    Ikan berukuran besar tak selamanya berbahaya bagi manusia. Justru, walleye membuktikan bahwa ikan berukuran besar bisa menjadi anugerah bagi manusia itu sendiri. Dari berbagai fakta menarik walleye tersebut juga terlihat bahwa walleye adalah spesies yang punya dampak besar bagi manusia, entah itu terkait ekonomi, rekreasi, hingga kuliner.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More