Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Hewan Darat yang Punya Cangkang, Menjadi Perisai Pelindung

5 Hewan Darat yang Punya Cangkang, Menjadi Perisai Pelindung
keong (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)
Intinya Sih
  • Cangkang berfungsi sebagai pelindung tubuh hewan dari ancaman luar dan hanya dimiliki oleh beberapa spesies darat tertentu.
  • Lima hewan darat bercangkang meliputi keong, kura-kura, armadillo, kutu kayu, dan kumbang lapis baja texas dengan struktur serta fungsi unik masing-masing.
  • Setiap cangkang memiliki komposisi berbeda seperti kalsium, keratin, atau tulang yang memberi perlindungan sekaligus membantu kamuflase alami.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Cangkang adalah struktur keras di bagian luar tubuh hewan. Kegunaannya beragam, salah satunya untuk melindungi tubuh hewan dari ancaman seperti predator, tusukan, atau gesekan. Tak semua hewan memiliki cangkang. Sebaliknya cangkang merupakan struktur yang cukup langka dan menjadi spesial di dunia satwa, khususnya bagi hewan darat.

Keong menjadi salah satu hewan bercangkang yang populasinya sangat melimpah. Beralih ke reptil, satu-satunya hewan darat yang bercangkang adalah kura-kura. Berbeda dari mamalia darat lain yang berbulu, armadilo justru mengembangkan cangkang keras layaknya armor pada tank. Kali ini, kita mengungkap berbagai hewan darat yang punya cangkang.

1. Keong memiliki cangkang yang tipis

keong
keong (commons.wikimedia.org/Asunta sura)

Keong merupakan salah satu hewan darat bercangkang dengan gerakan yang lambat. Dilansir A-Z Animals, keong sudah memiliki cangkang sejak lahir. Menariknya, cangkang keong sangat tipis dan bisa hancur dengan mudah. Cangkang tersebut merupakan bagian dari tubuh keong. Cangkang keong akan membesar dan berubah warna seiring pertumbuhan tubuh.

Cangkang keong terbentuk dari beberapa zat, yaitu kalsium dan protein, serupa dengan tulang manusia. Cangkang keong memiliki dua fungsi utama, yaitu sebagai perlindungan dan mencegah dehidrasi. Jika dikeluarkan dari cangkangnya, maka keong akan meregang nyawa. Hal tersebut bisa terjadi karena tubuh keong terhubung dengan cangkangnya.

2. Kura-kura darat punya cangkang dari keratin

kura-kura darat
kura-kura darat (commons.wikimedia.org/NorbertNagel)

Laman Earth Rangers menerangkan kalau cangkang atau tempurung kura-kura terbentuk dari lapisan keratin yang kuat. Keratin sendiri merupakan zat yang juga membentuk kuku manusia. Cangkang kura-kura terhubung secara langsung dengan tubuhnya lewat sistem syaraf. Cangkang tersebut akan tumbuh dan berubah seiring perkembangan usia kura-kura darat.

Cangkang kura-kura darat terdiri atas dua bagian, yaitu karapas (cangkang atas) dan plastron (cangkang bawah). Cangkang kura-kura darat memiliki satu fungsi utama, yaitu sebagai perlindungan diri. Cangkangnya yang keras membuat kura-kura darat tidak bisa dimakan atau dihancurkan oleh predator. Selain itu, warna cangkangnya juga bisa dijadikan sebagai alat kamuflase.

3. Armadilo mampu berubah menjadi bola

armadilo
armadilo (commons.wikimedia.org/http://www.birdphotos.com)

Armadillo merupakan satu-satunya mamalia yang memiliki cangkang. Cangkang armadillo sendiri dibentuk dari lempeng tulang yang disatukan lewat tulang belakang. Tulang tersebut juga dilapisi oleh keratin. Cangkang armadillo memiliki fleksibilitas yang sangat tinggi. Hal tersebut membuatnya bisa ditekuk. Saat merasa terancam, armadillo akan menekuk cangkangnya dan berubah menjadi bola. Jika dilihat sekilas, cangkang armadillo terbentuk dari segmen yang menyatu dan bukan satu buah lempeng besar yang kaku. Komposisi tersebut membuat cangkang armadillo berbeda dari hewan lain.

4. Kutu kayu punya cangkang keras berbentuk oval

kutu kayu
kutu kayu (commons.wikimedia.org/Ryan Hodnett)

Hewan kecil seperti kutu kayu (Dermacentor variabilis) juga memiliki cangkang yang keras. Dilansir South Mission Animal Hospital, cangkang kutu kayu berbentuk oval dan sangat sulit dihancurkan. Menariknya, cangkang tersebut memiliki nama tersendiri, yaitu scutum. Kutu kayu sendiri merupakan hewan yang bisa menghisap darah, khususnya darah mamalia. Saat menghisap darah, ia bisa menyebarkan penyakit berbahaya yang disebarkan lewat infeksi virus dan bakteri. Beberapa efeknya adalah perubahan warna kulit, gatal-gatal, perasaan tidak nyaman, dan sakit kepala.

5. Kumbang lapis baja texas memiliki cangkang berwarna putih

kumbang lapis baja texas
kumbang lapis baja texas (commons.wikimedia.org/Pavel Kirillov)

Zopherus nodulosus atau kumbang lapis baja texas memiliki pertahanan absolut berkat cangkang keras berwarna putih yang menyelimuti seluruh tubuhbya. Selain untuk mempertahankan diri dari serangan predator, warna cangkangnya juga menjadi kamuflase alami. Dilansir iNaturalist, kumbang lapis baja texas memiliki panjang sekitar 1,5 hingga 2 centimeter. Penyebaran kumbang lapis baja texas tak terlalu luas karena hanya mencakup wilayah Amerika Utara dan tengah, khususnya di Texas dan Meksiko.

Itulah lima hewan darat yang punya cangkang dengan keunikan dan bentuk berbeda. Bagi mereka, cangkang merupakan bagian tubuh yang sangat krusial. Tanpa cangkang, kehidupan mereka bisa hancur karena tak mampu berlindung. Cangkang juga merupakan bagian tubuh spesial sehingga tak dimiliki oleh semua hewan darat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More