Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mengapa Ikan Paus Sering Ditemukan Terdampar?

Mengapa Ikan Paus Sering Ditemukan Terdampar?
Paus terdampar (commons.wikimedia/Bahnfrnd)
Intinya Sih
  • Paus adalah mamalia laut besar yang berperan penting menjaga ekosistem laut dengan membantu sirkulasi nutrisi dan mendukung produksi oksigen dunia.
  • Terdampar terjadi ketika mamalia laut, hidup atau mati, terjebak di pantai; bisa tunggal atau massal, sering melibatkan paus bergigi dan lumba-lumba.
  • Penyebab paus terdampar meliputi kesalahan navigasi, aktivitas manusia, topografi pantai, predasi, kondisi sakit atau tua, serta proses melahirkan di perairan dangkal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Seringkali kita menemukan berita di mana laut mengembalikan penghuninya yang megah terbaring di pasir pantai dengan kondisi tak berdaya. Seekor paus raksasa, dengan tubuh yang seharusnya menyelam jauh ke laut dalam, kini hanya terdiam lemas, menjadi tontonan publik dengan tatapan yang memilukan.

Kejadian ini bukanlah hal baru, namun jika berita paus terdampar sering muncul ke publik maka perlu dipertanyakan apa yang sebenarnya terjadi pada paus atau kondisi laut di bawah sana. Beberapa paus yang terdampar kadang terlihat menyedihkan, di mana bagian tubuhnya ada yang terluka, sedangkan ada juga yang seluruh tubuhnya tetap mulus tanpa lecet. Adanya artikel ini akan mengupas lebih dalam apa saja yang menyebabkan paus terdampar ke bibir pantai dan bagaimana langkah yang tepat jika kita menemukan paus terdampar.

1. Karakteristik paus

Paus terdampar
Paus terdampar (commons.wikimedia/Everglades)

Paus merupakan spesies mamalia air berukuran besar yang termasuk dalam ordo Cetacea. Istilah paus dapat digunakan untuk merujuk pada semua Cetacea, termasuk lumba-lumba dan pesut, tetapi secara umum diterapkan pada yang panjangnya lebih dari 3 meter. Paus sendiri adalah hewan terberat yang diketahui, baik yang masih hidup maupun fosil, mencapai ukuran maksimum pada Paus Biru, yang mungkin berukuran lebih dari 30 meter dan berat 200 metrik ton.

Paus hidup di setiap samudra di planet ini. Mereka dapat ditemukan di samudra beriklim sedang dan perairan tropis di sekitar khatulistiwa, serta di samudra Arktik dan Antartik yang membeku. Beberapa spesies paus dapat ditemukan di laut, termasuk Laut Utara dan Mediterania. Spesies lainnya bermigrasi dari satu daerah ke daerah lain untuk mencapai tempat mencari makan atau tempat kawin mereka.

Paus berada di puncak rantai makanan laut dan memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan habitat laut. Ketika paus menyelam ke kedalaman laut, mereka membantu mengaduk dan mengedarkan nutrisi. Hal ini mendukung produksi fitoplankton (sumber makanan utama bagi banyak ikan dan krustasea) di permukaan air. Kotoran paus yang kaya nutrisi juga bermanfaat bagi lingkungan, karena membantu pertumbuhan tumbuhan laut dan fitoplankton, berkontribusi pada penyerapan karbon dioksida dan produksi 50% oksigen dunia.

2. Apa itu terdampar?

Paus terdampar
Paus terdampar (commons.wikimedia/Avenue)

Melansir Department of the Environment, Tourism, Science and Innovation, sesuai dengan Undang-Undang Konservasi Alam, terdampar merujuk pada mamalia laut apa pun yang terdampar di pantai, dalam keadaan tak berdaya, sakit, terluka, atau mati. Definisi ini juga mencakup hewan yang berisiko mengalami salah satu kondisi yang disebutkan di atas.

Ini berarti setiap mamalia laut, baik di darat maupun di lepas pantai, hidup atau mati, atau dalam keadaan tak berdaya atau tidak mampu bergerak entah karena sakit, terluka, terjerat, atau kemungkinan akan menjadi demikian sesuai dengan definisi terdampar menurut DETSI dan akan diperlakukan seperti itu.

Untuk kelompok mamalia laut 'terdampar' dibagi menjadi dua berdasarkan jumlahnya, antara lain:

Terdampar Tunggal

Sesuai dengan namanya, terdampar tunggal merujuk pada mamalia laut individu yang terperangkap di pantai. Ini adalah insiden yang paling umum terjadi.

Terdampar Massal

Peristiwa terdampar yang melibatkan lebih dari satu mamalia laut cukup jarang terjadi, tetapi memang bisa terjadi dan sering kali memicu perhatian publik dan upaya penyelamatan yang signifikan. Peristiwa terdampar massal terbatas pada paus bergigi dan terutama lumba-lumba, kecuali paus sperma. Sebagian besar peristiwa terdampar massal terjadi pada paus pembunuh, paus pilot sirip panjang, paus kepala melon, paus pilot sirip pendek, dan paus beluga.

3. Hal-hal yang menyebabkan paus terdampar

Paus terdampar
Paus terdampar (commons.wikimedia/Soluvo)

Menyaksikan paus terdampar di pantai adalah pemandangan yang memilukan. Banyak hal yang menyebabkan mamalia laut satu ini terdampar. Berikut adalah hal-hal yang menyebabkan ikan paus terdampar di tepi pantai, antara lain:

  • Kesalahan navigasi

Sistem navigasi yang digunakan paus dirancang untuk lautan lepas, sehingga indra arah mereka dapat terganggu di perairan dangkal. Gundukan pasir menyerap sonar paus terlalu cepat, yang secara efektif mematikan GPS internal paus — lalu sebelum mereka menyadarinya, mereka sudah berada di daratan.

Masalah ini terbatas pada paus bergigi. Populasi di perairan dangkal seperti lumba-lumba hidung botol, lumba-lumba sirip pesek, dan spesies lumba-lumba yang bungkuk sangat nyaman bernavigasi di perairan pantai yang dangkal.

  • Predasi

Seperti manusia, hewan akan melarikan diri dari ancaman karena panik, terkadang tanpa mempertimbangkan apa yang ada di depan. Dalam tergesa-gesanya untuk menghindari predator, paus dan mamalia laut lainnya dapat terlalu dekat dengan pantai dan terdampar.

  • Topografi

Karakteristik unik berupa perairan dangkal dan rentang pasang surut di daerah pesisir menjadikannya jebakan bagi kehidupan laut yang lebih besar. Pasang surut dapat bergerak sangat cepat — terkadang surut beberapa kilometer hanya dalam hitungan menit, yang membuat hewan-hewan di dekat pantai terdampar dan tidak dapat bergerak.

Peristiwa terdampar massal dapat terjadi beberapa kali di wilayah pesisir yang sama. Misalnya, di Golden Bay, Selandia Baru, adalah contoh utama dengan area tersebut menyaksikan banyak paus terdampar sepanjang tahun. Meskipun demikian, ada banyak lokasi dengan pasang surut yang besar dan perairan dangkal di mana kejadian terdampar tidak terjadi banyak variabel yang berperan.

  • Aktivitas manusia

Tidak semua kejadian terdamparnya hewan laut bersifat alami, banyak yang terkait, secara langsung atau tidak langsung, dengan aktivitas manusia. Suara dari kapal, sonar, dan operasi industri dapat mengganggu pendengaran paus yang sangat peka, sehingga mengganggu kemampuan mereka untuk berkomunikasi, bernavigasi, dan berburu.

Dalam kasus ekstrem, ledakan tiba-tiba dari suara bawah laut yang sangat keras dapat mengganggu kemampuan paus untuk bernavigasi dan berburu, yang mana kasus tersebut telah dikaitkan dengan terdamparnya paus secara massal. Polusi limpasan juga berperan. Bahan kimia, plastik, dan limbah pertanian yang masuk ke laut dapat menumpuk dan masuk ke rantai makanan, menyebabkan penyakit, keracunan, atau disorientasi pada mamalia laut.

  • Melahirkan

Paus yang sedang melahirkan sering kali mencari teluk yang terlindung untuk melahirkan anak-anaknya. Jika mereka terlalu dekat dengan pantai, mereka mungkin terdampar. Secara khusus, paus yang mengalami masalah saat melahirkan lebih cenderung terdampar.

  • Tua atau sakit

Paus tua mungkin kesulitan untuk mengikuti kelompoknya atau melawan gelombang besar atau arus pantai. Karena kekuatan yang melemah, hewan-hewan ini mungkin terdampar. Umumnya mereka ditemukan dalam kondisi kesehatan yang buruk.

Paus dapat menderita sejumlah penyakit. Penyakit tersebut bisa bersifat sementara atau lebih padahal. Dampak penyakit tersebut membuat mereka lemah dan kehilangan orientasi, atau mengalami gangguan ekolokasi sehingga terdampar.

4. Apa yang dilakukan jika melihat paus terdampar?

Paus terdampar
Paus terdampar (commons.wikimedia/Bahnfrnd)

Melansir Save The Whales, dijelaskan beberapa langkah yang tepat ketika menemukan paus terdampar, berikut penjelasannya:

  • Jangan mencoba mengembalikan hewan tersebut ke laut.
  • Jauhkan orang dan anjing dari hewan tersebut. Hanya 1 atau 2 orang yang dibutuhkan sampai bantuan ahli tiba.
  • Jika hewan tersebut berada di tengah ombak, sanggahlah agar tetap tegak dan jaga agar air tidak masuk ke lubang napasnya setiap saat.
  • Jaga agar hewan tetap sejuk dan basah dengan memercikkan air ke kulitnya. Hindari memasukkan air ke lubang pernapasan.
  • Gunakan handuk basah atau kaos dan berikan naungan jika memungkinkan menggunakan terpal atau handuk. Jaga agar lubang semburan air bebas dari halangan dan berhati-hatilah agar tidak menutupi sirip atau ekor.
  • Jangan mengoleskan minyak tabir surya. Jika tersedia, oleskan seng oksida pada sirip dan ekor.

Sebagai penutup, banyak sekali ditemukan penyebab mengapa paus sering terdampar di tepi pantai. Penyebabnya bisa karena kesalahan navigasi, predasi, topograsi, melahirkan, paus yang sakit atau tua, hingga akibat aktivitas manusia. Saat menemukan paus terdampar usahakan untuk tidak menyentuh dan mengerumuninya karena bisa menyebabkan paus menjadi lebih stres. Segera hubungi ahlinya jika menemukan paus terdampar untuk mendapat penanganan yang tepat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi

Related Articles

See More