5 Hewan dengan Kaki Terpanjang, Panjangnya Mencapai 3 Meter

- Jerapah memiliki kaki terpanjang dengan panjang mencapai 1,8 meter. Kaki depannya lebih panjang dari kaki belakangnya dan membantu untuk menjangkau dedaunan di puncak pohon.
- Burung unta memiliki kaki yang panjang mencapai 53 centimeter, digunakan untuk berlari hingga 64 km/jam, dan juga bisa digunakan untuk menendang predator.
- Kepiting laba-laba jepang memiliki kaki yang panjang mencapai 3,7 meter, hidup di kedalaman laut 150-300 meter, dan bisa hidup hingga usia 100 tahun.
Seperti yang kita tahu, kaki merupakan alat gerak yang dimiliki oleh hampir semua jenis hewan. Mau itu mamalia, reptil, amfibi, hingga serangga semuanya memiliki kaki. Tergantung jenisnya, tiap hewan memiliki kaki yang berbeda. Ada yang kakinya datar, punya cakar kuat, bahkan ada yang kakinya panjang. Tak cuma itu, di dunia juga ada beberapa hewan dengan kaki terpanjang di dunia.
Contohnya, jerapah menduduki peringkat pertama sebagai hewan dengan kaki terpanjang. Kemudian, kaki burung unta yang panjang bisa digunakan untuk berlari dan menendang pengganggu. Tak cuma itu, invertebrata seperti gurita juga memiliki kaki atau tentakel yang sangat panjang. Penasaran dengan mereka semua? Nah, mari kita ulik di artikel berikut.
1. Jerapah (1,8 meter)

Dilansir San Diego Zoo Animals & Plants, hewan yang berasal dari genus Giraffa ini punya kaki yang panjangnya mencapai 1,8 meter. Uniknya, kaki depan hewan ini lebih panjang dari kaki belakangnya. Jerapah punya kaki yang panjang, ramping, namun tetap kuat. Selain itu, kaki panjangnya juga membuat jerapah menjadi hewan tertinggi dunia. Bayangkan saja, tinggi maksimalnya bisa mencapai 5,5 meter.
Dipadukan dengan leher panjang, kaki jerapah membantunya untuk menjangkau dedaunan di puncak pohon. Ia memang besar, namun corak kotak dan tubuh berwarna cokelat membantu hewan ini menyamar di semak-semak dan pepohonan. Jerapah sendiri merupakan satwa endemik Afrika. Bobotnya mencapai 1,9 ton dan ia mampu berlari hingga 50 km/jam.
2. Burung unta (53 centimeter)

Burung unta memang tak bisa terbang, namun ia memiliki kelebihan. Pertama, ia merupakan burung terbesar dengan tinggi mencapai 2,7 meter dan bobot sekitar 100-150 kilogram. Jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya, kaki burung unta juga sangat panjang dengan ukuran yang mencapai 53 centimeter. Laman National Geographic Kids juga menjelaskan kalau burung unta bisa berlari hingga 64 km/jam.
Tak seperti burung lain, burung unta memiliki kaki yang panjang, kuku besar, telapak besar, dan otot kaki yang kuat. Selain untuk berlari, kakinya juga bisa digunakan untuk menendang predator. Jika mengenai manusia, tendangan hewan ini bisa menyebabkan patah tulang hingga luka sayatan yang cukup dalam. Untungnya, hewan asli Afrika ini tidak agresif dan lebih sering kabur saat bertemu dengan manusia
3. Kepiting laba-laba jepang (3,7 meter)

Gak cuma vertebrata yang hidup di daratan, invertebrata seperti Macrocheira kaempferi atau kepiting laba-laba jepang juga punya kaki yang panjang, lho. Dilansir Monterey Bay Aquarium, bentang kaki hewan ini bisa mencapai 3,7 meter. Kemudian, lebar karapasnya sekitar 30 centimeter dan bobot maksimalnya mencapai 20 kilogram. Alhasil, ia menyandang gelar sebagai salah satu kepiting terbesar di dunia.
Kepiting ini merupakan hewan laut dalam yang hidup di kedalaman 150-300 meter. Uniknya, ia kerap ditangkap, dijual, dan dikonsumsi oleh manusia. Hanya saja, karena ukurannya yang besar dan penangkapannya yang sulit, harga kepiting berwarna merah ini sangat fantastis. Usianya juga sangat panjang karena hewan ini bisa hidup hingga usia 100 tahun.
4. Gajah afrika (2 meter)

Gajah afrika merupakan hewan darat terbesar di dunia dengan panjang maksimal mencapai 3,9 meter dan bobot yang ada di angka 10 ton. Tak cuma badannya, ternyata gajah afrika juga punya kaki yang besar, lho. Dilansir Britannica, panjang kaki gajah afrika bisa mencapai 2 meter. Bobotnya juga luar biasa, yaitu mencapai 3 ton. Nah, kaki besar tersebut digunakan untuk menopang tubuh raksasanya.
Gajah afrika memiliki kaki yang bertotot, kuat, dan bisa digunakan berjalan, meremukan hewan-hewan kecil, bahkan bisa digunakan untuk memanjat perbukitan. Gajah afrika sendiri berasal dari genus Loxodonta. Ia sudah hidup di Afrika sejak lama, yaitu sekitar 5-7 juta tahun yang lalu. Terakhir, gajah afrika adalah hewan sosial yang hidup berkelompok dan memiliki hubungan yang dekat dengan sesamanya.
5. Gurita pasifik utara (3,9 meter)

Enteroctopus dofleini atau gurita pasifik utara merupakan gurita berukuran besar yang bisa dijumpai di Amerika Serikat, Jepang, Korea, hingga Rusia. Dilansir Dimensions.com, ia punya "kaki" atau tentakel yang panjangnya berkisar antara 2 hingga 3,9 meter. Gak cuma "kaki" yang panjang, bobot gurita ini juga fantastis karena ia bisa tumbuh hingga seberat 50 kilogram.
Karena berukuran besar, gurita ini punya daging yang berlimpah dan sangat populer sebagai makanan. Gak cuma itu, terkadang ia juga dipelihara oleh pecinta hewan. Gurita pasifik utara sangat cerdas di mana ia bisa menggunakan alat bantu, memecahkan teka-teki, bahkan para ahli beranggapan kalau hewan ini memiliki kepribadian. Terakhir, ia bisa menghasilkan 120 hingga 400 ribu telur.
Kaki panjang merupakan anugerah yang diberikan Tuhan kepada hewan-hewan tersebut. Soal kecerdasan, mungkin mereka kalah dari manusia. Namun, soal ukuran kaki, kekuatan kaki, hingga kecepatan berlari manusia tak ada apa-apanya dibandingkan semua hewan tersebut. Maka dari itu, dapat disimpulkan kalau kaki panjang merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan mereka.


















