Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Spesies Ikan dari Genus Cyprinus, Hidup di Sungai dan Danau
ikan mas amur (commons.wikimedia.org/Natural History Museum of the University of Pisa)
  • Genus Cyprinus mencakup lima spesies ikan air tawar, empat masih hidup dan satu sudah punah, dengan penyebaran dari Eropa hingga Asia.
  • Ikan mas (Cyprinus carpio) menjadi spesies paling luas penyebarannya namun dianggap invasif, sementara ikan carp inle dan C. multitaeniatus terancam karena habitat terbatas.
  • Ikan carp danau yilong (Cyprinus yilongensis) dinyatakan punah akibat perburuan, polusi, dan kerusakan habitat, menandakan pentingnya penelitian untuk melindungi spesies tersisa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pesona ikan air tawar tak pernah gagal membuat kagum. Ikan air tawar bisa hidup di banyak tempat seperti sungai, ukukurannya tak kalah dari ikan laut, dan jenisnya sangat banyak. Salah satu ikan air tawar yang cukup unik adalah ikan dari genus Cyprinus. Genus tersebut mencakup ikan mas dan ikan carp.

Penyebaran genus Cyprinus terbilang luas, mulai dari daerah Eropa hingga perairan Asia. Tercatat, terdapat lima spesies ikan dari genus Cyprinus dengan empat spesies masih hidup dan satu spesies yang sudah punah. Mau kenal lebih dalam dengan kelima spesies tersebut? Simak artikel berikut, yuk.

1. Ikan mas punya penyebaran luas dan jadi spesies invasif

ikan mas (commons.wikimedia.org/Wald1siedel)

Ikan dengan nama ilmiah Cyprinus carpio ini merupakan spesies dengan penyebaran terluas. Dilansir Animal Diversity Web, ikan ini sebenarnya berasal dari Eropa tapi sudah menyebar hingga ke Amerika dan Asia. Namun, hal tersebut membuat ikan mas menjadi spesies yang merugikan. Bahkan, ikan ini dianggap sebagai spesies di beberapa daerah sehingga harus dibasmi.

Ukurannya juga tak bisa diremehkan dengan panjang maksimal 80 centimeter dan bobot yang mencapai 45 kilogram. Ikan mas sangat adaptif karena bisa hidup di sungai, danau, perairan berarus kuat, bahkan kolam buatan manusia. Ia merupakan pemakan segala yang bisa memakan material tanaman dan hewani. Selain itu, pertumbuhan dan reproduksinya sangat cepat.

2. Ikan mas amur hidup di wilayah Asia

ikan mas amur (commons.wikimedia.org/Papamshandika)

Dilansir FishBase, ikan mas amur (Cyprinus rubrofuscus) menghuni perairan Asia, khususnya di Laos, Vietnam, dan China. Ia kerap terlihat di sungai air tawar, tapi terkadang juga bisa berkelana hingga ke perairan air payau. Sama seperti ikan mas, ikan mas amur juga sudah menyebar hingga ke Eropa dan Amerika. Ukurannya cukup besar dengan panjang maksimal mencapai 60 centimeter.

Karena penyebarannya yang luas, ikan mas amur bukan termasuk spesies terancam punah. Populasinya melimpah, ia kerap dipancing, bahkan menjadi ikan budidaya. Para ahli juga berspekulasi bahwa ikan mas amur merupakan cikal bakal dari ikan koi yang sangat populer sebagai hewan peliharaan. Hal tersebut didasarkan oleh kesamaan genetik antara ikan koi dan ikan mas amur.

3. Ikan carp inle merupakan hewan terancam punah

ikan carp inle (inaturalist.org/Khant Ye Yint)

Dilansir iNaturalist, Cyprinus intha atau ikan carp inle masuk ke kategori endangered (terancam). Ia sulit ditemukan, populasinya menurun, dan bisa punah kapan saja. Wilayah penyebaran ikan carp inle juga sempit karena ia hanya bisa ditemukan di Danau Inle, Myanmar. Danau tersebut juga terisolasi karena berlokasi di dataran tinggi. Tak hanya penyebaran yang sempit, ikan carp inle juga sangat terancam karena adanya perkawinan silang dengan ikan mas yang merupakan spesies invasif di Myanmar.

4. Ikan carp danau yilong merupakan spesies yang sudah punah

genus Cyprinus (commons.wikimedia.org/Fishes of Texas team)

Tak seperti spesies lain, ikan carp danau yilong (Cyprinus yilongensis) merupakan spesies yang sudah punah. Berdasarkan data dari IUCN Red List, kepunahannya diresmikan pada 2011. Terdapat tiga faktor utama yang menyumbang kepunahan spesies ini, yaitu perburuan, polusi, dan aktivitas manusia yang merusak habitat. Saat masih hidup, ikan carp danau yilong hanya menghuni satu daerah, yaitu Danau Yilong di China. Ikan carp danau yilong terakhir kali terlihat di alam liar sebelum tahun 1981. Setelah Danau Yilong mengering para ahli sepakai bahwa spesies ini musnah dari muka bumi

5. Cyprinus multitaeniatus punya panjang 42 centimeter

genus Cyprinus (commons.wikimedia.org/Richard Stovall)

Ikan dengan nama ilmiah Cyprinus multitaeniatus ini tidak memiliki nama lokal. Populasinya juga mulai menurun sehingga C. multitaeniatus dimasukkan ke kategori near threatend (mulai terancam). Penyebaran C. multitaeniatus juga terbatas karena ia hanya menghuni dua negara, yaitu China dan Vietnam. Ikan yang hidup di sungai ini bisa tumbuh hingga sepanjang 42 centimeter. Tercatat, bobot maksimalnya hanya sekitar 1.1 kilogram. Di wilayah penyebaran alaminya hewan ini juga kerap dipancing dan dijual oleh masyarakat lokal.

Saat ini hanya tersisa empat spesies ikan dari genus Cyprinus yang beberapa di antaranya sangat mengkhawatirkan. Mereka tak hanya terancam, tapi sangat sedikit informasi yang diketahui terkait kehidupan, kebiasaan, atau reproduksinya. Hal tersebut seharusnya menjadi perhatian bagi para ahli untuk melakukan penelitian agar ikan-ikan tersebut selamat dari ancaman kepunahan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article