Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Alasan Kucing Bisa Melewati Lubang Kecil, Apakah Kucing Benda Cair?

6 Alasan Kucing Bisa Melewati Lubang Kecil, Apakah Kucing Benda Cair?
Kucing (https://www.pexels.com/id-id/@javidhashimov/
Intinya Sih
  • Tubuh kucing sangat lentur berkat tulang punggung elastis, kerangka ringan, dan otot kuat yang memungkinkan mereka melompat tinggi serta masuk ke ruang sempit dengan mudah.
  • Kucing mampu mengatur kekakuan tubuhnya sesuai situasi, membuat mereka bisa bergerak luwes saat menyelinap atau tetap stabil ketika berlari dan melompat.
  • Tulang bahu yang bebas bergerak serta cakar retractable memberi kucing kemampuan bermanuver luas, berjalan senyap, dan mendarat sempurna di berbagai kondisi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pernahkah kamu melihat kucing masuk ke lubang yang sangat kecil, atau mendarat dengan mulus setelah melompat dari tempat tinggi? Saking lenturnya, banyak orang bercanda kalau kucing itu sebenarnya "benda cair".

Kelincahan luar biasa ini adalah hasil dari bentuk tubuh kucing yang memang sudah dirancang sempurna oleh Tuhan. Mulai dari tulang yang elastis sampai otot yang bisa diatur "kekerasannya", semuanya bekerja sama agar kucing bisa bergerak secepat kilat. Berikut enam alasan ilmiah kenapa tubuh kucing sangat lentur:

1. Tulang punggung yang elastis

Struktur Tulang Kucing
Struktur Tulang Kucing (https://www.pexels.com/id-id/@tima-miroshnichenko/)

Pernah memperhatikan kucing saat mereka meregangkan tubuh? Tulang punggung kucing punya ruas-ruas tulang yang jauh lebih banyak dan sambungan yang sangat longgar dibanding manusia. Ini membuat punggung mereka berfungsi seperti pegas atau per yang sangat fleksibel.

Karena tulang punggungnya sangat elastis, kucing bisa melengkungkan tubuh, berputar di udara, hingga masuk ke ruang sempit tanpa merasa sakit. Fleksibilitas ini juga yang memberikan daya dorong ekstra saat mereka berlari kencang atau melompat tinggi.

2. Kerangka yang ringan tapi tetap tangguh

Kucing Belang Menyeimbangkan Diri Di Atas Pagar Kayu
Kucing Belang Menyeimbangkan Diri Di Atas Pagar Kayu (https://www.pexels.com/id-id/@636238602/)

Kucing punya susunan tulang yang ramping dan ringan. Berat tulang yang ringan ini sangat menguntungkan karena mereka tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk menggerakkan tubuh. Meskipun ringan, tulang mereka tetap kuat untuk menahan benturan saat mendarat dari ketinggian.

Struktur yang "ringkas" ini memudahkan kucing untuk ubah posisi tubuh dalam sekejap mata. Inilah alasan kenapa kucing bisa sangat lincah menghindar saat kamu mencoba menangkapnya atau saat mereka sedang berburu di alam liar.

3. Mesin otot yang punya tenaga ledak luar biasa

Kucing Abu Abu Melompat
Kucing Abu Abu Melompat (https://www.pexels.com/id-id/@kerber/)

Otot pada kaki belakang kucing dirancang khusus untuk memberikan tenaga dorongan yang besar. Menurut penelitian dari Harris dan Steudel (2002), bentuk kaki belakang kucing memang diciptakan agar mereka bisa melompat dengan kecepatan tinggi dan energi yang besar.

Tidak cuma buat melompat, otot ini juga punya kemampuan pemulihan yang cepat. Jadi, setelah melakukan gerakan yang melelahkan, otot mereka bisa segera siap lagi untuk aksi berikutnya. Itu sebabnya kucing bisa sangat akurat saat menerkam mainan atau mangsanya.

4. Tubuh yang bisa diatur rileks atau kaku

Kucing Relax
Kucing Relax (https://www.pexels.com/id-id/@liisbet-luup-121486327/)

Salah satu kemampuan paling unik kucing adalah mereka bisa mengatur tingkat "kekakuan" tubuhnya sendiri. Berdasarkan riset dari Tytell dkk. (2018) dan Wilson dkk. (1991), kucing bisa mengoordinasikan otot mereka secara otomatis untuk menyesuaikan situasi.

Saat harus masuk ke celah sempit, kucing akan membuat tubuhnya menjadi sangat lentur atau rileks. Namun, saat mereka sedang berlari atau melompat, otot mereka akan mengeras secara otomatis untuk memberikan keseimbangan. Kemampuan "berubah wujud" dari lembek ke kaku inilah yang membuat gerakan mereka sangat stabil.

5. Bahu yang bebas bergerak ke mana saja

Kucing Melompat
Kucing Melompat (https://www.pexels.com/id-id/@manh-cuong-le-2155495806/)

Berbeda dengan manusia yang punya tulang selangka kaku, kucing punya tulang bahu yang hanya menempel pada otot, bukan pada tulang lainnya. Hal ini membuat bahu kucing bisa bergerak dengan sangat bebas.

Jangkauan gerak yang luas ini memungkinkan kucing untuk menyusupkan tubuhnya ke mana pun kepalanya bisa masuk. Selain itu, kebebasan gerak bahu dan pinggul ini membantu kucing memutar tubuhnya di udara agar selalu bisa mendarat dengan kaki terlebih dahulu.

6. Cakar rahasia yang bisa keluar-masuk

Kuku Kucing
Kuku Kucing (https://www.pexels.com/id-id/@on3sign/)

Kucing punya mekanisme cakar yang bisa ditarik masuk (retractable). Saat sedang berjalan santai, cakar mereka disembunyikan agar tetap tajam dan tidak berisik saat menyentuh lantai. Ini rahasianya kenapa kucing bisa berjalan sangat sunyi tanpa ketahuan oleh mangsanya.

Namun, saat butuh memanjat pohon atau menangkap sesuatu, cakar ini akan otomatis keluar dengan tenaga yang kuat. Adaptasi ini memberikan keseimbangan antara gerakan yang halus dan daya cengkeram yang maksimal.

Nah, itulah alasan kenapa kucing kamu sangat lincah dan lentur. Semua itu berkat kombinasi tulang, otot, dan saraf yang bekerja dengan sangat kompak. Jadi, sekarang kamu tahu kan kalau kucing itu bukan benda cair?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More