Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Hewan yang Ternyata Menjadikan Lumut sebagai Makanan Favorit

6 Hewan yang Ternyata Menjadikan Lumut sebagai Makanan Favorit
ilustrasi lemming Norwegia (commons.wikimedia.org/Fährtenleser)
  • Lumut bernutrisi rendah dan kaya serat, tetapi menjadi makanan penting bagi herbivora di wilayah dingin saat vegetasi lain menurun pada musim dingin.
  • Pika Amerika, lemming Norwegia, rusa kutub, muskox, angsa teritip, dan domba Dall tercatat mengonsumsi lumut sebagai bagian dari pola makannya.
  • Ketersediaan lumut di bawah salju atau bebatuan membantu hewan-hewan tersebut bertahan, dengan konsumsi yang meningkat ketika sumber pakan lain terbatas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Lumut merupakan tumbuhan tak berbunga yang tidak memiliki jaringan pembuluh, termasuk dalam filum Bryophyta, dan ditemukan di hampir setiap benua di Bumi. Tak banyak hewan liar yang memakan lumut, karena tumbuhan ini memiliki kandungan nutrisi yang sangat sedikit. Lumut dapat tumbuh di berbagai lingkungan, mulai dari hutan tropis hingga dataran bersalju.

Di beberapa wilayah, ada sejumlah hewan yanng menjadikan lumut sebagai bagian dari makanannya. Lumut umumnnya mengandung sekitar 80% serat, namun sebagian hewan tidak mengonsumsinya dalam jumlah besar karena sulit dicerna. Meski demikian, di lingkungan bersuhu dingin, beberapa herbivora beradaptasi untuk memakan lumut, terutama pada musim dingin ketika ketersediaan vegetasi lain menurun.

Nah, dalam artikel ini kita akan membahas enam hewan liar yang dikenal suka memakan lumut.

  1. 1. Pika Amerika (Ochotona princeps)

    ilustrasi pika Amerika
    ilustrasi pika Amerika (commons.wikimedia.org/Bernd Thaller)

    Pika Amerika dapat ditemukan di seluruh wilayah pegunungan bagian barat Amerika Utara. Jangkauannya meluas dari British Columbia di Kanada hingga bagian utara New Mexico di AS. Pika Amerika umumnya menghuni area berbatu (talus) dan lereng batu di ketinggian montana hingga alpine. Mereka paling sering ditemukan di habitat sejuk dan lembap di atas batas pepohonan.

    Menariknya, populasi pika yang hidup di daerah longsor di Oregon pada ketinggian rendah mampu bertahan hidup di suhu yang lebih panas. Dilansir laman Conservation Jobs, ilmuwan dari Universitas Utah menemukan bahwa pika mengonsumsi lebih banyak lumut dibandingkan mamalia liar lainnya. Dengan memakan lumut yang tumbuh di wilayah tersebut, pika dapat mendapatkan makanan sambil berlindung di tempat teduh dan terhidar dari panas ekstrem maupun predator, karena lumut biasanya tumbuh di bawah bebatuan.

  2. 2. Lemming Norwegia (Lemmus lemmus)

    ilustrasi lemming Norwegia
    ilustrasi lemming Norwegia (commons.wikimedia.org/Andreaze)

    Lemming Norwegia dapat ditemukan di wilayah Fennoscandia, yaitu kawasan yang membentang dari Semenanjung Kola di Rusia hingga pesisir barat Norwegia, serta dari pesisir utara Norwegia hingga Laut Baltik. Habitat alaminya berada di daerah tundra dan pegunungan, dan mereka juga menghuni padang rumput dengan vegetasi utama berupa semak kerdil.

    Seperti halnya lemming pada umumnya, spesies ini merupakan hewan herbivora. Dilansir laman Animal Diversity Web, lemming Norwegia memakan lumut, lumut kerak, kulit kayu, serta berbagai jenis tumbuhan kecil lainnya. Saat musim dingin, ketersediaan makanan menjadi sangat terbatas, namun lumut tetap tumbuh subur di bawah lapisan salju tebal, sehingga menjadi sumber makanan penting bagi lemming selama periode tersebut.

  3. 3. Rusa Kutub (Rangifer tarandus)

    ilustrasi rusa kutub
    ilustrasi rusa kutub (unsplash.com/Warren Sammut)

    Rusa kutub, juga dikenal sebagai karibu di Amerika Utara, merupakan rusa besar yang hidup di wilayah subarktik dan Arktik di Eropa Utara serta Asia. Mereka adalah hewan herbivora dengan makanan utama berupa rumput, daun, dan lumut kerak. Rusa kutub sering kali menggunakan tanduk dan kukunya untuk mengikis salju demi mendapatkan makanan yang tersembunyi di bawahnya.

    Namun, ternyata rusa kutub tidak hanya memakan lumut kerak. Menurut laman A-Z Animals, para peneliti menemukan bahwa di beberapa wilayah yang memiliki jumlah lumut kerak rendah, rusa kutub juga memakan berbagai spesies lumut sejati. Kebiasaan ini terutama terjadi selama musim dingin, ketika keanekaragaman vegetasi sangat terbatas. Bahkan di kepulauan Svalbard, makanan rusa kutub pada musim dingin dapat terdiri dari sekitar 55% lumut kerak.

  4. 4. Muskox (Ovibos moschatus)

    ilustrasi seekor muskox
    ilustrasi seekor muskox (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

    Muskox, atau juga yang dikenal sebagai lembu musk, adalah mamalia berbulu tebal yang sebenarnya lebih dekat kekerabatannya dengan domba dan kambing dibandingkan dengan lembu lainnya. Mereka memiliki tubuh kekar dan dilapisi bulu panjang tebal untuk bertahan hidup di lingkungan ekstrem Arktik. Spesies ini dapat ditemukan di Kanada, Norwegia, Alaska, dan Siberia.

    Selama bulan-bulan musim panas, muskox biasanya tinggal di daerah dekat sumber air, kemudian berpindah ke dataran tinggi selama musim dingin. Hewan tangguh ini merupakan herbivora pemakan rumput. Pada musim panas, pola makan mereka mencakup rumput, tanaman berdaun, alang-alang, semak, dan berbagai jenis herba. Sementara itu, pada musim dingin, pola makan mereka berubah menjadi pohon willow, batang, akar, lumut kerak, lumut, serta tanaman lain yang masih dapat ditemukan, seperti dijelaskan laman A-Z Animals.

  5. 5. Angsa Teritip (Branta leucopsis)

    ilustrasi angsa teritip
    ilustrasi angsa teritip (pixabay.com/Nennieinszweidrei)

    Angsa teritip merupakan spesies angsa yang menghuni wilayah di pantai Arktik, mulai dari Greenland bagian timur laut hingga Siberia, dan menghabiskan musim dingin di Eropa Utara yang bersuhu rendah. Secara historis, angsa ini bersarang di tebing dan tepian jurang, terutama ketika musim kawin. Namun, seiring meningkatnya populasi, mereka kini juga membangun sarang di pulau-pulau kecil yang memiliki vegetasi.

    Dalam hal makanan, angsa teritip memakan berbagai jenis tumbuhan, termasuk lumut. Menurut laman All About Birds, pada bulan-bulan musim dingin—terutama ketika burung-burung ini baru kembali ke daerah berkembang biak—mereka lebih banyak memakan lumut. Jumlah lumut yang mereka konsumsi bergantung pada ketersediaan sumber makanan lain di sekitarnya. Di kepulauan Svalbard, Norwegia, misalnya, lumut menjadi bagian penting dari makanan musim dingin angsa teritip.

  6. 6. Domba Dall (Ovis dalli)

    ilustrasi domba dall
    ilustrasi domba dall (commons.wikimedia.org/James St. John)

    Domba Dall adalah spesies domba liar yang tersebar di Kanada bagian barat dan Amerika Serikat. Mereka dapat ditemukan di seluruh pegunungan Alaska bagian timur laut, tengah, dan selatan, serta di wilayah Yukon, barat Kanada, hingga barat daya Sungai Mackenzie. Umumnya domba ini mendiami wilayah pegunungan yang kering dan memilih padang rumput subalpen serta semak rendah sebagai habitat utamanya. Mereka sangat bergantung pada tebing dan singkapan curam yang menjadi tempat berlindung dari predator.

    Domba Dall memanfaatkan rumput dan padang terbuka di sekitarnya untuk mencari makan. Pada musim panas, makanan mereka melimpah dan mencakup berbagai jenis tanaman. Namun, saat musim dingin, pola makan mereka menjadi jauh lebih terbatas.

    Dilansir laman Animal Diversity Web, di musim dingin, pola makan domba Dall dipengaruhi oleh akumulasi salju di pegunungan, dan sebagian besar terdiri atas rumput kering beku, batang teki yang terbuka akibat tertiupan angin, serta lumut dan lumut kerak yang lebih banyak dikonsumsi dibandingkan musim lainnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More