Kucing di atas rak (pexels.com/Dagmara)
Kumis kucing juga bisa mengalami kelelahan, lho. Anggap saja kelelahan kumis ini sebagai kelebihan informasi yang membuat kucing stres. Sebagaimana diketahui, kumis kucing sangat sensitif sehingga dapat mendeteksi perubahan halus dalam gerakan dan tekanan. Kumis berfungsi untuk membantu kucing menemukan makanan, berhubungan secara spasial dengan lingkungan, dan menghindari potensi bahaya.
Karena kumis sangat sensitif, setiap kali kucing bersentuhan dengan suatu objek atau mendeteksi gerakan sekecil apapun, pesan akan dikirimkan dari organ sensorik di pangkal kumis menuju otak.
Perlu diketahui, kelelahan kumis bukan disebabkan oleh penyakit dan bukan merupakan suatu gangguan kesehatan. Diperkirakan bahwa kontak dengan benda-benda di sekitar dapat menyebabkan kelelahan kumis, terutama mangkuk makanan dan air. Misalnya, ketika kumis kucing menyentuh sisi mangkuk atau tempat minum, hal ini dapat membebani reseptor sensitif mereka dan secara teoritis menyebabkan stres.
Sebagai penutup, itu dia 5 alasan kenapa kucing seringkali menggerakkan kumisnya. Kucing melakukan gerakan kumis karena kumis sangatlah sensitif, kumis yang digerakkan ini dapat menunjukkan suasana hati kucing, atau kucing tengah berada di mode berburu, membantunya melihat dalam gelap, serta bisa jadi tanda kelelahan kumis.