3 Alasan Trofi Piala Dunia Tidak Boleh Dibawa Pulang Juara

- Trofi asli Piala Dunia tetap menjadi milik FIFA dan hanya digunakan saat seremoni, sementara tim juara menerima replika resmi berlapis emas sebagai kenang-kenangan.
- Terbuat dari emas 18 karat dengan berat lebih dari enam kilogram, trofi ini memiliki nilai material dan sejarah tinggi sehingga dijaga ketat agar tidak rusak atau hilang.
- Setelah dua kali kasus pencurian trofi Jules Rimet, FIFA kini menerapkan pengamanan super ketat terhadap trofi Piala Dunia agar tetap aman dan terjaga untuk generasi berikutnya.
Setiap kali final Piala Dunia berakhir, momen para pemain mengangkat trofi emas selalu menjadi puncak perayaan yang dinantikan jutaan penggemar sepak bola. Banyak orang mengira trofi tersebut kemudian dibawa pulang dan disimpan oleh negara yang menjadi juara. Padahal, anggapan itu tidak sepenuhnya benar.
Trofi yang diangkat di podium kemenangan sebenarnya memiliki aturan kepemilikan dan penyimpanan yang sangat ketat dari FIFA. Aturan tersebut dibuat untuk melindungi salah satu simbol paling berharga dalam sejarah sepak bola dunia sekaligus memastikan trofi tetap terjaga untuk turnamen berikutnya. Lantas, apa saja alasan trofi Piala Dunia tidak boleh dibawa pulang oleh tim juara? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
1. Trofi asli tetap menjadi milik FIFA

Trofi yang diangkat oleh tim juara setelah final Piala Dunia merupakan trofi asli yang menjadi simbol tertinggi sepak bola dunia. Namun, dilansir FIFA, trofi tersebut tidak menjadi milik negara yang berhasil menjadi juara. Trofi asli hanya digunakan saat seremoni penyerahan dan perayaan usai pertandingan final.
Setelah seluruh rangkaian acara selesai, trofi akan dikembalikan kepada FIFA untuk disimpan dan dirawat. Sebagai gantinya, tim juara menerima FIFA World Cup Winner's Trophy, yaitu replika resmi yang dilapisi emas. Aturan ini diterapkan agar trofi asli tetap terjaga dan dapat digunakan kembali pada edisi Piala Dunia berikutnya. Dengan demikian, setiap juara tetap memiliki kenang-kenangan resmi tanpa harus membawa pulang trofi asli.
2. Terbuat dari emas dan bernilai sangat tinggi

Trofi Piala Dunia bukan sekadar piala biasa, melainkan dibuat dari bahan yang sangat berharga. FIFA menjelaskan bahwa trofi ini terbuat dari emas 18 karat, memiliki tinggi 36,8 sentimeter, dan berat sekitar 6,175 kilogram. Bagian bawahnya juga dihiasi dua lapisan batu malachite berwarna hijau yang menjadi ciri khas trofi tersebut.
Selain bernilai tinggi dari sisi material, trofi ini juga memiliki nilai sejarah karena telah menjadi simbol juara dunia sejak 1974. Itulah sebabnya FIFA memberikan perlindungan khusus agar kondisi trofi tetap terjaga dari kerusakan maupun kehilangan. Semakin berharga sebuah benda, semakin ketat pula aturan yang diterapkan untuk menjaganya.
3. Pernah dicuri dua kali, pengamanannya kini sangat ketat

Sebelum trofi Piala Dunia yang digunakan saat ini diperkenalkan pada 1974, turnamen ini menggunakan Jules Rimet Trophy. FIFA mencatat, trofi tersebut pernah dicuri dua kali sepanjang sejarahnya. Pencurian pertama terjadi pada 1966 di Inggris, tetapi trofi berhasil ditemukan kembali oleh seekor anjing bernama Pickles hanya beberapa hari kemudian.
Namun, setelah Brasil memperoleh hak untuk menyimpan trofi tersebut secara permanen pada 1970, Jules Rimet Trophy kembali dicuri pada 1983 di Rio de Janeiro. Berbeda dengan kasus pertama, trofi itu tidak pernah ditemukan lagi dan diyakini telah dilebur oleh para pencurinya. Pengalaman inilah yang membuat FIFA menerapkan pengamanan jauh lebih ketat terhadap trofi Piala Dunia yang digunakan hingga sekarang, sehingga hanya pihak tertentu yang boleh menangani dan membawanya.
Trofi Piala Dunia bukan hanya simbol kemenangan, melainkan juga bagian dari sejarah sepak bola dunia yang harus dijaga. Karena itulah FIFA menerapkan berbagai aturan ketat agar trofi tetap aman dan dapat diwariskan ke generasi berikutnya. Kalau kamu menjadi juara Piala Dunia, hal pertama apa yang akan kamu lakukan saat mendapat kesempatan mengangkat trofi paling bergengsi di dunia ini?









![[QUIZ] Kami Tahu Hewan Apa yang Paling Kamu Takuti](https://image.idntimes.com/post/20190228/demilked-com-c139839be2dbdd19ffc2c923dd9b1848.jpg)




![[QUIZ] Seberapa Mengenal Kamu dengan Bahasa Indonesia? Buktikan Lewat Kuis Ini!](https://image.idntimes.com/post/20250603/pexels-zen-chung-5538323-deff070f3502b7a1fdf062e1f44e5ba8-6d83b20b68abe64ded6ae3941a23bbb4.jpg)







