5 Angsa dari Genus Branta, Penghuni Benua Amerika dan Eropa

Apa yang terlintas di benakmu ketika mendengar kata βangsaβ? Mungkin, yang terbayang adalah unggas air berleher panjang dan berwarna putih. Mereka disebut sebagai swan, berbeda dengan goose yang tubuhnya lebih kecil dan lehernya lebih pendek. Keduanya berasal dari famili Anatidae.
Bagaimana dengan angsa pada foto di atas? Unggas dari genus Branta ini digolongkan sebagai goose. Apa keunikannya dan dapat ditemukan di negara mana saja? Baca sampai tuntas, yuk!
1. Branta bernicla

ilustrasi Branta bernicla (commons.wikimedia.org/lwolfartist) Mari kita awali daftar ini dengan Branta bernicla alias brent goose. Panjangnya kurang lebih 55β66 sentimeter dengan berat 900β2.200 gram. Kamu bisa menjumpainya di Rusia, Rumania, Polandia, Republik Ceko, Hungaria, Jerman, Denmark, Belgia, Islandia, Norwegia, Irlandia, Finlandia, Italia, Prancis, Belgia, Latvia, Inggris Raya, Belanda, China, Jepang, Korea Utara, Korea Selatan, Kanada, Amerika Serikat (AS), dan Meksiko.
Sebagai herbivora, makanannya adalah rumput laut, selada laut (ganggang hijau dari genus Ulva), serta lamun atau eelgrass (tumbuhan laut yang hidup di dasar perairan dangkal). Angsa yang umurnya berkisar antara 11β28 tahun ini bertelur sebanyak 3β5 butir dan menetas 24β26 hari kemudian. Karena masih ada 490.000 ekor, Branta bernicla dikategorikan sebagai spesies berisiko rendah (least concern).
2. Branta ruficollis

ilustrasi Branta ruficollis (commons.wikimedia.org/Christoph Moning) Nama ilmiahnya Branta ruficollis, namun masyarakat umum lebih mengenalnya sebagai red-breasted goose. Seperti yang bisa ditebak, ini karena dadanya (beserta leher dan pipinya) berwarna merah tembaga. Tergolong kecil, panjangnya hanya 53β56 sentimeter.
Negara yang mereka singgahi antara lain Austria, Bulgaria, Romania, Ukraina, Rusia, Kroasia, Montenegro, Yunani, Serbia, Moldova, Makedonia, Armenia, Kazakhstan, Azerbaijan, Turki, Iran, dan Irak. Pada tahun 1997, populasinya sempat mencapai 88.000 ekor, tetapi sejak tahun 2015 dianggap sebagai spesies rentan (vulnerable). Penyebabnya adalah perburuan liar, alih fungsi lahan, serta dimangsa oleh predator (seperti rubah Arktik dan burung camar Taimyr).
3. Branta sandvicensis

ilustrasi Branta sandvicensis (commons.wikimedia.org/JΓΆrg Hempel) Selanjutnya adalah Branta sandvicensis atau Hawaiian goose, yang disebut sebagai angsa terlangka di dunia. Jumlahnya diperkirakan 2.600β3.300 ekor saja, membuatnya menjadi spesies yang hampir terancam punah (near threatened). Populasinya merosot karena kehilangan habitat serta dimangsa oleh musang, anjing, dan kucing liar (yang mengincar telur atau anaknya).
Wilayah jelajahnya juga terbatas, hanya di Kepulauan Hawaii (AS), terutama di Pulau Maui, Hawaii, Kauai, dan Molokai. Mereka dapat tumbuh sepanjang 53β69 sentimeter dengan berat 1,5β3 kilogram. Pemakan dedaunan, rerumputan, buah-buahan, biji-bijian, dan bunga ini dapat hidup selama 20β24 tahun.
4. Branta canadensis

ilustrasi Branta canadensis (commons.wikimedia.org/Paul Danese) Sebenarnya, Branta canadensis alias Canada gooseΒ tidak hanya tinggal di Kanada, tetapi juga puluhan negara lain. Seperti Meksiko, AS, Kuba, Bahama, Kepulauan Marshall, Jamaika, Kiribati, Rusia, Polandia, Austria, Jerman, Denmark, Norwegia, Swedia, Belgia, Finlandia, Islandia, Republik Ceko, Prancis, Inggris Raya, Belanda, Chili, Argentina, dan Selandia Baru. Mereka lebih menyukai perairan tawar dengan rumput pendek (agar bisa mengawasi predator).
Bila dibandingkan dengan anggota genus Branta yang lain, spesies ini adalah yang terbesar. Panjangnya 75β110 sentimeter dengan berat 2,4β6,5 kilogram. Terdapat sekitar 5β6,2 juta ekor Branta canadensis di seluruh dunia dan diperkirakan akan terus bertambah. Namun, mereka kerap dianggap mengganggu karena fesesnya mengotori ruang publik, berisik, agresif terhadap manusia dan hewan lain, merusak tanaman, serta terbiasa meminta-minta makanan.
5. Branta leucopsis

ilustrasi Branta leucopsis (commons.wikimedia.org/Rhododendrites) Mari kita tutup daftar ini dengan Branta leucopsis, yang memiliki nama lain Barnacle goose. Angsa yang panjangnya 55β70 sentimeter dan beratnya 1β2 kilogram ini bisa terbang dengan kecepatan maksimal 95 kilometer per jam. Mereka dilaporkan terlihat di Rusia, Serbia, Bulgaria, Austria, Romania, Polandia, Belgia, Montenegro, Denmark, Finlandia, Hungaria, Islandia, Prancis, Jerman, Irlandia, Norwegia, Belanda, Inggris Raya, Republik Ceko, Swedia, Italia, Spanyol, Swiss, Estonia, Latvia, Belarus, Slowakia, Slovenia, Portugal, Kanada, AS, Mesir, Tunisia, Aljazair, Maroko, dan Turki.
Habitatnya bervariasi, mulai dari kawasan pesisir, danau, rawa-rawa, sungai, padang rumput, hingga tebing dan lereng curam (untuk bertelur). Di sana, mereka terlindungi dari beruang kutub dan rubah Arktik, walau masih rawan dimangsa elang. Saat ini, masih ada 880.000 ekor Branta leucopsis di alam liar, sehingga tidak perlu dikhawatirkan.
Angsa dari genus Branta memang mengagumkan karena bisa berjalan, berenang, dan terbang jarak jauh sekaligus. Semoga mereka tetap lestari selamanya!





















![[QUIZ] Dari Jenis Batu Permata Pilihamu, Ini Nilai yang Kamu Junjung](https://image.idntimes.com/post/20241113/img-6298-e4723b21006ec0f3152dbca678d4666c-3899b947c138fb10b45608f0ae5b7093.jpeg)