Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apakah Kucing Bisa Tersenyum Seperti Manusia? Cek Faktanya
Kucing Scottish Fold (pexels.com/Gustavo)
  • Kucing tidak bisa tersenyum seperti manusia karena struktur mulutnya hanya menciptakan ilusi senyum, bukan ekspresi kebahagiaan yang sebenarnya.
  • Kebahagiaan kucing dapat ditunjukkan lewat perilaku seperti bermain, memanjat, menggaruk, menikmati udara luar, dan memiliki ruang aman untuk beristirahat.
  • Tanda kucing bahagia terlihat dari kedipan lambat, posisi ekor tegak, dengkuran lembut, serta kebiasaan mencari perhatian dengan menyenggol atau duduk dekat pemiliknya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebagai pemilik kucing, kegiatan paling menyenangkan adalah bermain dengan hewan peliharaan. Permainan tampak menyenangkan sampai akhirnya kamu sadar kalau ekspresi kucing terlihat biasa saja. Sudut bibir kucing tidak terangkat, wajahnya datar, padahal sedari tadi ia sangat menikmati permainan. Harusnya menyenangkan, bukan? Tapi, di mana letak bibir yang menyeringai itu?

Sejak saat itu, kamu benar-benar penasaran apakah kucing bisa tersenyum atau tidak. Jika bisa kenapa mereka tak menunjukkan senyum manis pada pemiliknya di tengah permainan yang menyenangkan. Tapi, jika tidak bisa, lalu bagaimana cara kucing menunjukkan bahwa ia merasa bahagia? Nah, untuk menjawab rasa penasaran itu, yuk, simak jawabannya pada artikel berikut ini!

1. Bisakah kucing tersenyum?

Kucing ragdoll (pexel.com/David Yu)

Dilansir PetMD, kucing tidak bisa tersenyum seperti manusia untuk menunjukkan kebahagiannya. Meskipun, kadang bentuk mulut kucing terlihat seperti sedang tersenyum padahal sebenarnya mereka hanya meletakkan wajah dalam posisi netral.

Melansir York Veterinary Hospital, struktur mulut kucing secara alami dapat menciptakan ilusi senyum. Bentuk bibir dan moncong, ditambah bantalan kumis, dapat membuat sudut mulut terlihat sedikit terangkat bahkan ketika kucing tidak melakukan sesuatu yang istimewa.

Terkadang kucing membuka mulutnya karena alasan yang tidak ada hubungannya dengan kebahagiaan, berikut penjelasannya:

  • Respons flehmen

Kucing kamu mengendus sesuatu yang menarik (seringkali bau yang kuat atau isyarat feromon), lalu membuka mulutnya sedikit untuk 'menganalisis' aroma tersebut menggunakan organ khusus di langit-langit mulut. Ini mungkin terlihat seperti seringai, tetapi sebenarnya adalah proses kucing sedang menganalisis aroma.

  • Terengah-engah

Lebih jarang terjadi pada kucing daripada anjing. Jika kucing melakukan bernapas dengan mulut terbuka tanpa pemeriksaan penciuman yang jelas, terutama dengan pernapasan cepat atau stres, itu adalah masalah kesehatan dan bukan situasi yang biasa saja.

2. Apa saja yang membuat kucing bahagia?

Kucing (unsplash.com/Simon)

Sebagai pemilik kucing pasti mengusahakan apa pun agar kucing merasa bahagia. Membelikan mainan mahal, makanan premium, tempat tidur nyaman, dan mengajaknya berbicara layaknya bicara pada anak-anak adalah bagian dari kebahagiaan yang diusahakan pemiliknya. Berikut adalah beberapa cara sederhana untuk membuat kucing merasa bahagia.

  • Bermain

Meluangkan waktu berkualitas untuk bermain dengan kucing kesayangan kamu sangat bagus untuk mempererat ikatan dan menghilangkan kebosanan yang melanda. Gunakan berbagai jenis mainan dan ganti-ganti mainan tersebut secara berkala agar kucing tidak mudah bosan.

  • Kesempatan memanjat

Kucing secara naluriah gemar memanjat, jadi beri kucing kesempatan untuk meregangkan anggota tubuhnya sangat penting demi mendukung kesejahteraannya.

  • Tiang garukan

Menggaruk adalah kegiatan alami kucing. Dengan menggaruk membentuk kucing melepaskan emosi seperti kegembiraan dan stres, ditambah lagi membantu meregangkan ligamen yang seharian sibuk melompati pagar. Tambahkan sedikit catnip di tiang garukan dapat membantu memicu minat jika kucing kamu tidak terlalu tertarik bermain dengan tiang garukan.

  • Luangkan waktu di luar ruangan

Baik mereka bebas melompati pagar sendirian atau kamu mengajar mereka berjalan-jalan dengan tali pengikat, berolahraga menghirup udara segar akan meningkatkan kesejahteraan kucing.

  • Berikan mereka ruang aman

Kucing adalah makhluk mandiri, jadi pastikan untuk memberi mereka waktu sendiri di tempat yang mereka rasa aman dan nyaman.

3. Mengenali tanda-tanda kucing bahagia

ilustrasi memelihara kucing (unsplash.com/ Tran Mau Tri Tam)

Meskipun kucing tidak bisa tertawa atau tersenyum untuk menunjukkan kebahagiaan, tetapi jika diamati lebih dalam mereka tetap mampu menunjukkan kebahagiaan dengan cara yang sangat halus. Berikut adalah tanda-tanda kucing merasakan bahagia:

  • Berkedip lambat

Kedipan mata yang lambat adalah salah satu sinyal paling jelas yang digunakan kucing. Seolah kedipan itu mengartikan 'aku nyaman denganmu'. Diketahui bahwa kucing lebih sering merespons dengan menyipitkan mata atau berkedip setengah ketika manusia mengedipkan mata perlahan kepada mereka.

  • Bahasa tubuh

Kamu bisa memperhatikan bahasa tubuh kucing untuk melihat apakah mereka bahagia atau tidak. Posisi ekor yang tegak seringkali dengan sedikit lengkungan di ujungnya dapat menandakan kepercayaan diri yang ramah, berguling dengan menunjukkan perut adalah tanda kepercayaan yang sangat besar, serta perilaku menguleni yang sering dikaitkan dengan kenyamanan dan rasa aman, di mana kucing seringkali menguleni selimut lembut kepunyaan pemiliknya.

  • Vokalisasi

Dengkuran dan suara lembut sering terjadi saat kucing merasa nyaman, tetapi itu bukan jaminan bahwa kucing hanya bahagia. Kucing juga bisa mendengkur saat cemas atau stres sebagai perilaku menenangkan diri, jadi selalu perhatikan dengkuran bersamaan dengan bahasa tubuh dan konteksnya.

  • Mencari perhatian

Menyenggol kepala, menggosok, memilih untuk duduk di dekat pemiliknya adalah tanda kucing sedang bahagia dan merasa nyaman.

4. Bisakah kucing menunjukkan emosi melalui ekspresi wajah?

Kucing meregangkan tubuhnya (pexels.com/Andhika)

Melansir York Veterinary Hospital, kucing memiliki ekspresi wajah, tetapi ekspresi tersebut biasanya lebih halus dibandingkan manusia. Adanya penelitian yang mempelajari isyarat wajah kucing telah mendokumentasikan berbagai macam konfigurasi wajah yang berbeda dalam interaksi antar kucing. Terdapat studi yang mengamati 53 kucing domestik berbulu pendek dewasa mencatat 276 isyarat wajah yang berbeda secara morfologis, dan mencatat bahwa sekitar 83% di antaranya ekslusif untuk konteks afiliatif atau non-afiliatif.

Dalam hal ini, kucing tetap bisa ekspresif, namun tidak mengandalkan mulut menyeringai atau mengerut saja. Dalam kehidupan sehari-hari, isyarat 'wajah' yang paling sering ditunjukkan adalah mata dengan tatapan lembut dan berkedip perlahan, telinga yang menghadap ke depan atau netral, dan menempel ke samping atau belakang, serta kumis yang rileks atau di dorong ke depan seringkali menunjukkan ketegangan.

Sebagai penutup, kucing sejatinya tidak bisa tersenyum untuk menunjukkan kebahagiaan. Namun, bahasa tubuh adalah cara paling halus bagi kucing untuk memberitahukan bahwa dirinya sedang bahagia dan aman. Ada beberapa cara untuk membuat kucing bahagia seperti mengajaknya bermain, menyediakan tiang garukan, dan memberinya rasa aman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article