ilustrasi fosil dinosaurus (pixabay.com/pilar Rodíguez)
Meski teknologi semakin canggih, ilmuwan tetap tidak bisa mengetahui setiap detail dengan pasti. Rekonstruksi hewan punah merupakan proses yang menggabungkan banyak jenis bukti.
Tulang memberikan informasi tentang bentuk dan struktur tubuh. Bekas perlekatan otot membantu memperkirakan gerakan. Fosil kulit atau bulu memberikan gambaran tentang permukaan tubuh, sedangkan perbandingan dengan hewan modern membantu mengisi bagian-bagian yang tidak tersisa.
Setelah itu, data tersebut dapat digunakan oleh ilmuwan dan seniman untuk membuat model tiga dimensi atau ilustrasi yang mendekati penampilan hewan tersebut ketika masih hidup.
Jadi, bentuk hewan yang sudah punah bukan sekadar hasil imajinasi. Dari fosil, anatomi, teknologi pemindaian, hingga perbandingan dengan hewan modern, ilmuwan menggabungkan berbagai petunjuk untuk merekonstruksi masa lalu seakurat mungkin.
Referensi
Discover Magazine. Diakses pada Juli 2026. How Scientists Reconstruct What Dinosaurs Looked Like
Forbes. Diakses pada Juli 2026. How Do We Know What Extinct Species Looked Like?
Natural History Museum. Diakses pada Juli 2026. Beyond Jurassic World: What We Really Know about Dinosaurs and How
Rossi, V., McNamara, M. E., Webb, S. M., Ito, S., & Wakamatsu, K. (2019). Tissue-specific geometry and chemistry of modern and fossilized melanosomes reveal internal anatomy of extinct vertebrates. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, 116(36), 17880–17889.
University College Cork. Diakses pada Juli 2026. UCC Scientists Discover New Way to Reconstruct What Extinct Animals Looked Like