Bangunan bersejarah tidak selalu menyimpan kisah peradaban melalui istana megah, kuil, atau monumen yang berdiri di permukaan tanah. Sejumlah peninggalan justru berada di bawah tanah, tersembunyi di antara lapisan batu, lorong panjang, dan ruang yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada zamannya.
Struktur bawah tanah tersebut memiliki beragam fungsi, mulai dari tempat berlindung, sistem penyimpanan air, hingga pemakaman dan ruang ibadah. Keberadaannya memberikan petunjuk tentang cara masyarakat kuno menghadapi kondisi alam, mengelola sumber daya, dan menjalani kehidupan sehari-hari. Berikut lima bangunan bersejarah yang menyimpan jejak peradaban di bawah tanah.