Layaknya manusia menghibur manusia lainnya dan merasa berempati dan iba terhadap suatu kejadian pedih. Hasil riset menemukan bahwa simpanse menghibur simpanse lain yang menjadi korban penyerangan, selain itu lumba-lumba, gajah dan anjing juga melakukan hal serupa.
Riset pada tahun 2016 yang dipublikasikan dalam jurnal Science menemukan bahwa tikus padang rumput akan menghibur tikus lain yang tengah merasa tertekan atau terkejut. Tikus-tikus lain akan mencoba untuk menghapus rasa tidak nyaman tikus yang terkejut dengan cara menjilati mereka lebih lama.
Menurut para peneliti, perilaku penuh kasih sayang tersebut memicu pelepasan oksitosin atau biasa disebut 'hormon cinta' dari otak tikus yang terkejut yang kemudian meningkatkan rasa baik-baik saja dalam dirinya.