Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Fakta di Balik Desain Trofi Piala Dunia, Bukan Sekadar Emas!

Fakta di Balik Desain Trofi Piala Dunia, Bukan Sekadar Emas!
ilustrasi trofi Piala Dunia (unsplash.com/Fauzan Saari)
Intinya Sih
  • Trofi Piala Dunia dibuat dari emas 18 karat dengan dua cincin batu malachite, dirancang agar kuat, mewah, dan menjadi simbol kejuaraan dunia yang bernilai sejarah tinggi.
  • Desain karya Silvio Gazzaniga menampilkan dua sosok manusia mengangkat Bumi sebagai simbol semangat, kebesaran, dan puncak prestasi para atlet sepak bola dunia.
  • Tim juara tidak membawa pulang trofi asli; mereka menerima replika berlapis emas sementara trofi asli disimpan FIFA demi menjaga nilai sejarah dan kelestariannya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Trofi Piala Dunia merupakan salah satu simbol paling ikonik dalam dunia olahraga dunia. Setiap empat tahun sekali, trofi ini menjadi hadiah yang diperebutkan oleh tim-tim terbaik dari berbagai negara. Di balik tampilannya yang berwarna keemasan, trofi tersebut ternyata menyimpan berbagai fakta menarik yang jarang diketahui publik.

Mulai dari material yang digunakan hingga makna di balik desainnya, setiap detail trofi Piala Dunia dibuat dengan pertimbangan khusus. Menjelang final Piala Dunia FIFA 2026, trofi ini kembali menjadi sorotan karena akan diangkat oleh tim yang keluar sebagai juara dunia. Lalu, apa saja fakta menarik di balik desain Trofi Piala Dunia FIFA? Yuk, cari tahu jawaban lengkapnya di bawah ini!

1. Terbuat dari emas 18 karat, bukan emas murni

ilustrasi trofi Piala Dunia
ilustrasi trofi Piala Dunia (pixabay.com/QuinceCreative)

Salah satu fakta menarik di balik desain Trofi Piala Dunia adalah material yang digunakan untuk membuatnya. Mengutip dari FIFA, trofi ini dibuat dari emas 18 karat, bukan emas murni 24 karat seperti yang dibayangkan kebanyakan orang. Emas 24 karat merupakan emas dengan tingkat kemurnian hampir 100 persen, sedangkan emas 18 karat mengandung sekitar 75 persen emas yang dicampur dengan logam lain agar lebih kuat dan tahan lama.

Trofi Piala Dunia memiliki tinggi sekitar 36,8 sentimeter, berat 6,175 kilogram, serta dihiasi dua cincin batu malachite berwarna hijau di bagian dasarnya. Penggunaan emas 18 karat membuat trofi tetap memiliki tampilan mewah sekaligus lebih kokoh sebagai simbol kejuaraan dunia. Hingga saat ini, desain tersebut masih digunakan sebagai trofi resmi yang diperebutkan oleh negara-negara peserta Piala Dunia. Tak heran jika trofi Piala Dunia tidak hanya bernilai tinggi karena kandungan emasnya, tetapi juga karena desain dan nilai sejarah yang melekat di dalamnya.

2. Dua sosok manusia yang mengangkat bumi punya makna tersendiri

ilustrasi trofi Piala Dunia
ilustrasi trofi Piala Dunia (unsplash.com/My Profit Tutor)

Selain materialnya, desain trofi Piala Dunia juga memiliki makna yang mendalam. FIFA menjelaskan, trofi ini dirancang oleh pematung asal Italia, Silvio Gazzaniga, yang memenangkan sayembara desain pada 1971. Trofi tersebut menampilkan dua sosok manusia yang mengangkat Bumi di atas kepala mereka sebagai simbol keberhasilan meraih gelar juara dunia.

Menurut Gazzaniga, desain ini menggambarkan kegembiraan, semangat, dan kebesaran para atlet saat mencapai puncak prestasi dalam sepak bola. Bentuknya yang menjulang ke atas dengan garis-garis yang dinamis juga dirancang untuk mencerminkan energi dan gerakan, sehingga trofi tampak hidup meski terbuat dari logam. Itulah sebabnya trofi Piala Dunia tidak hanya menjadi lambang kemenangan, tetapi juga merepresentasikan pencapaian tertinggi yang diimpikan oleh setiap pesepak bola di dunia.

3. Trofi asli tidak dibawa pulang oleh sang juara

ilustrasi trofi Piala Dunia
ilustrasi trofi Piala Dunia (unsplash.com/Fauzan Saari)

Fakta menarik lainnya, tim juara Piala Dunia ternyata tidak membawa pulang trofi asli secara permanen. Mengutip dari FIFA, trofi asli hanya digunakan saat seremoni penyerahan dan perayaan gelar juara. Setelah itu, trofi tersebut dikembalikan kepada FIFA untuk disimpan dan dirawat.

Sebagai gantinya, tim pemenang akan menerima FIFA World Cup Winners' Trophy, yaitu replika resmi yang dilapisi emas. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga nilai sejarah sekaligus melindungi trofi asli agar tetap terawat dan dapat digunakan pada edisi Piala Dunia berikutnya. Dengan demikian, trofi yang selama ini menjadi simbol kejayaan sepak bola dunia tetap terjaga sebagai warisan berharga milik FIFA.

Trofi Piala Dunia bukan sekadar hadiah bagi tim juara, tetapi juga menyimpan sejarah, filosofi, dan nilai yang begitu besar. Setiap detail desainnya dibuat dengan makna dan pertimbangan khusus hingga tetap dipertahankan selama puluhan tahun. Setelah mengetahui fakta-fakta ini, bagian mana dari trofi Piala Dunia yang menurutmu paling menarik?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More