Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Perbedaan Bentang Alam Argentina dan Spanyol, Lebih Suka Mana?

3 Perbedaan Bentang Alam Argentina dan Spanyol, Lebih Suka Mana?
ilustrasi bentang alam (commons.wikimedia.org/Dgalan)
Share Article

Argentina dan Spanyol sama-sama dikenal sebagai negara yang kaya akan keindahan alam. Berada di belahan Bumi yang berbeda, kedua negara ini mempunyai kondisi geografis yang terbentuk selama jutaan tahun. Perbedaan letak, iklim, dan aktivitas geologi membuat lanskap Argentina maupun Spanyol berkembang dengan karakter begitu kontras.

Kondisi tersebut juga memengaruhi keanekaragaman hayati, cuaca, hingga kehidupan masyarakat di sekitar. Tak heran jika Argentina dan Spanyol sering menjadi tujuan wisata alam dari berbagai penjuru dunia. Lalu, apa saja perbedaan bentang alam yang menjadi ciri khas kedua negara ini? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini!

1. Andes vs. Pyrenees: pegunungan dengan ketinggian yang berbeda

kolase foto Pegunungan Andes (kiri) dan Pegunungan Pyrenees (kanan)
kolase foto Pegunungan Andes (kiri) dan Pegunungan Pyrenees (kanan) (pexels.com/Martin.que | commons.wikimedia.org/Carolina Latorre Canet)

Argentina dan Spanyol sama-sama memiliki pegunungan, tetapi skala maupun proses pembentukan masing-masing sangat berbeda. Dilansir Britannica, Argentina punya Pegunungan Andes yang merupakan rangkaian pegunungan terpanjang di dunia. Di kawasan ini, berdiri Gunung Aconcagua dengan ketinggian sekitar 6.961 meter, menjadikannya gunung tertinggi di luar Asia.

Sementara itu, Spanyol memiliki Pegunungan Pyrenees yang membentang di perbatasan Prancis. Adapun, puncak tertingginya, Aneto, mencapai sekitar 3.404 meter. Perbedaan ketinggian tersebut dipengaruhi oleh proses geologi yang berbeda. Andes terbentuk akibat tumbukan lempeng tektonik yang masih aktif hingga kini. Itu sebabnya, lanskap pegunungan di Argentina terlihat jauh lebih menjulang dan dramatis dibandingkan pegunungan utama di Spanyol.

2. Patagonia vs. Meseta: dataran luas dengan karakteristik kontras

kolase foto Patagonia, Argentina (kiri) dan Meseta Central, Spanyol (kanan)
kolase foto Patagonia, Argentina (kiri) dan Meseta Central, Spanyol (kanan) (commons.wikimedia.org/Diego Rodriguez | commons.wikimedia.org/Nicolás Pérez)

Meski sama-sama memiliki kawasan dataran yang luas, Patagonia di Argentina dan Meseta di Spanyol memiliki karakter yang sangat berbeda. NASA Earth Observatory menjelaskan bahwa Patagonia dikenal dengan bentang alamnya yang terbuka dan berangin, bahkan embusan anginnya mampu menerbangkan debu hingga terlihat dari citra satelit. Sementara itu, Britannica menyebut Meseta sebagai dataran tinggi yang membentang di bagian tengah Spanyol dan menjadi salah satu ciri khas Semenanjung Iberia.

Berbeda dengan Patagonia yang didominasi padang stepa dan angin kencang, Meseta memiliki lanskap berupa perbukitan, lahan pertanian, serta sejumlah kota besar. Perbedaan ini dipengaruhi oleh letak geografis, iklim, dan sejarah pembentukan Bumi yang berbeda di kedua wilayah tersebut. Hasilnya, Patagonia dan Meseta sama-sama luas, tetapi menawarkan pemandangan serta kondisi alam yang sangat kontras.

3. Perito Moreno vs. Gurun Tabernas: es abadi dan gurun kering

kolase foto Perito Moreno (kiri) dan Gurun Tanernas (kanan)
kolase foto Perito Moreno (kiri) dan Gurun Tanernas (kanan). (commons.wikimedia.org/Fernando | commons.wikimedia.org/Dgalan)

Argentina dan Spanyol memiliki bentang alam yang sangat unik, tetapi kondisi masing-masing bertolak belakang. Di Argentina, terdapat Gletser Perito Moreno yang dipenuhi hamparan es raksasa dan terus bergerak secara alami sepanjang waktu. Sebaliknya, dilansir Times of India, Spanyol memiliki Gurun Tabernas yang dikenal sebagai satu-satunya gurun sejati di Eropa dengan curah hujan yang sangat rendah.

Jika Perito Moreno identik dengan suhu dingin dan lapisan es yang tebal, Tabernas justru didominasi perbukitan batu, tanah kering, serta sinar Matahari yang terik. Perbedaan yang sangat kontras ini menunjukkan bagaimana iklim dan kondisi geografis dapat membentuk bentang alam yang sama sekali berbeda. Dari hamparan es hingga gurun kering, kedua kawasan tersebut menjadi bukti bahwa alam selalu memiliki cara unik dalam membentuk wajah Bumi.

Perbedaan bentang alam di atas menunjukkan bagaimana letak geografis dan proses geologi mampu membentuk lanskap yang unik di setiap negara. Dari pegunungan tinggi, dataran luas, hingga kawasan es dan gurun, Argentina maupun Spanyol sama-sama memiliki kekayaan alam yang menarik untuk dipelajari. Kalau diberi kesempatan berkunjung, bentang alam mana yang paling ingin kamu lihat secara langsung?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More