Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Unik Kota Taxila Pakistan, Pusat Ilmu Dunia yang Terlupakan

5 Fakta Unik Kota Taxila Pakistan, Pusat Ilmu Dunia yang Terlupakan
Taxila (commons.wikimedia.org/ClicksByMohammadOmer)
Intinya Sih
  • Taxila pernah menjadi pusat pembelajaran Buddhis terkemuka antara abad ke-5 SM hingga abad ke-2 M, menarik peziarah dan pelajar dari berbagai wilayah Asia.

  • Kota ini menyimpan jejak peradaban besar seperti Persia, Yunani, Maurya, dan Kushan yang tercermin dalam arsitektur serta peninggalan arkeologinya.

  • Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, Taxila mencakup lebih dari 18 lokasi arkeologi yang menggambarkan perkembangan budaya, agama, dan kehidupan masyarakat selama berabad-abad.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Taxila merupakan salah satu kota kuno paling terkenal di wilayah yang kini menjadi Pakistan. Selama berabad abad, kawasan ini berkembang sebagai pusat perkotaan, budaya, dan keagamaan yang memiliki pengaruh besar di Asia Selatan.

Keistimewaan Taxila tidak hanya terletak pada usia situsnya yang sangat tua, tetapi juga pada perannya sebagai pusat pembelajaran dan pertemuan berbagai peradaban. Pengaruh Persia, Yunani, hingga Asia Tengah dapat ditemukan dalam jejak arkeologinya yang masih bertahan hingga sekarang. Berikut lima fakta unik yang membuat Taxila menjadi salah satu tempat bersejarah paling menarik di dunia.

1. Pernah menjadi pusat pembelajaran Buddhis yang terkemuka

Taxila
Taxila (commons.wikimedia.org/Furqanlw)

Menurut UNESCO, Taxila merupakan pusat penting pembelajaran Buddhis antara abad ke 5 SM-abad ke 2 M. Kota kuno ini berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan paling berpengaruh di kawasan Asia Selatan pada masanya. Keberadaannya menarik peziarah yang datang dari berbagai wilayah Asia untuk belajar maupun mendalami ajaran agama Buddha.

Lembah Taxila dipenuhi biara dan stupa Buddhis yang menjadikannya salah satu pusat keagamaan utama. Kawasan ini bahkan berkembang sebagai tujuan ziarah yang didatangi pengunjung dari Asia Tengah dan Tiongkok. Keberadaan kompleks seperti Dharmarajika, Jaulian, dan Mohra Moradu menunjukkan peran besar Taxila dalam perkembangan pendidikan serta penyebaran ajaran Buddhis ke berbagai daerah.

2. Menyimpan jejak banyak peradaban besar

Taxila
Taxila (commons.wikimedia.org/Furqanlw)

Menurut UNESCO, perkembangan Taxila dipengaruhi oleh Persia, Yunani, dan Asia Tengah secara bergantian selama beberapa abad. Pengaruh tersebut tercermin dalam tata kota, arsitektur, serta peninggalan arkeologi yang ditemukan di kawasan tersebut. Jejak berbagai pengaruh budaya itu masih dapat dilihat pada sejumlah situs yang tersebar di lembah Taxila.

Taxila menjadi tempat pertemuan berbagai budaya yang datang silih berganti. Posisinya yang strategis membuat kota ini terhubung dengan jalur sutra dan pergerakan manusia dari berbagai wilayah. World History Encyclopedia menjelaskan bahwa kota ini pernah menjadi titik temu kelompok seperti Achaemenid, Yunani, Maurya, Scythia, Parthia, dan Kushan sehingga menciptakan warisan budaya yang beragam.

3. Memiliki tiga kota kuno dari periode berbeda

Taxila
Taxila (commons.wikimedia.org/Farooqahmed305)

Kawasan Taxila mencakup beberapa kota kuno yang berasal dari periode berbeda, yaitu Saraidala, Bhir, Sirkap, dan Sirsukh. Kota tersebut memperlihatkan tahapan perkembangan perkotaan di anak benua India selama lebih dari lima abad. Keberadaan kota kota ini juga menunjukkan bagaimana Taxila terus berubah mengikuti pengaruh budaya dan politik pada zamannya.

Saraikala merupakan pemukiman paling awal yang menyimpan bukti hunian dari periode Neolitik, Zaman Perunggu, hingga Zaman Besi. Bhir merupakan kota bersejarah paling awal yang kemungkinan berdiri pada abad ke 6 SM, sementara Sirkap dibangun pada pertengahan abad ke 2 SM yang dipengaruhi tradisi Helenistik. Sementara itu, Sirsukh menampilkan pengaruh arsitektur Asia Tengah yang terlihat pada benteng, tembok kota, dan tata pertahanannya.

4. Berkaitan dengan kedatangan Alexander Agung

Taxila
Taxila (unsplash.com/Faisal Arshed)

Menurut UNESCO, Bhir Mound memiliki hubungan dengan peristiwa masuknya Alexander Agung ke Taxila pada tahun 326 SM. Situs ini merupakan kota bersejarah paling awal di Taxila yang diperkirakan telah berdiri sejak abad ke 6 SM. Peristiwa tersebut menjadi salah satu momen penting dalam sejarah kawasan Asia Selatan pada masa kuno.

Keterkaitan dengan ekspedisi Alexander menjadi salah satu alasan historis yang membuat Taxila memiliki nilai penting. Hubungan ini juga menunjukkan bahwa kota tersebut telah menjadi pusat perkotaan yang signifikan ketika ekspansi Yunani mencapai wilayah anak benua India. Keberadaan Bhir Mound membantu para arkeolog memahami perkembangan awal Kota Taxila.

5. Menjadi Situs Warisan Dunia dengan peninggalan yang sangat luas

Taxila
Taxila (commons.wikimedia.org/Marify)

Taxila tidak hanya terdiri atas satu situs arkeologi, melainkan kumpulan banyak lokasi bersejarah dalam satu kawasan. Di dalamnya terdapat kota kuno, gua Mesolitik, stupa, biara, dan berbagai bangunan dari periode yang berbeda. Keberagaman ini menunjukkan bahwa Taxila berkembang melalui banyak tahap sejarah dalam rentang waktu yang sangat panjang.

Dilansir dari UNESCO, situs ini mencakup sedikitnya 18 lokasi arkeologi yang tersebar di lembah Taxila. Lokasi tersebut mencerminkan kegiatan keagamaan hingga kehidupan masyarakat pada masa yang berbeda. Keberagaman peninggalan tersebut membuat Taxila mampu menggambarkan perkembangan kota, agama, dan budaya di kawasan Asia Selatan selama berabad abad.

Taxila menjadi bukti bahwa sebuah kota kuno dapat memainkan banyak peran sekaligus sebagai pusat pembelajaran, tempat pertemuan budaya, dan kawasan keagamaan. Jejak berbagai peradaban yang masih tersimpan di sana memperlihatkan bagaimana kawasan ini berkembang selama berabad abad. Tidak mengherankan jika Taxila hingga kini tetap dianggap sebagai salah satu situs arkeologi paling penting dalam sejarah Asia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More