Media sosial dihebohkan dengan berita gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa pada akhir Juni 2026. Terlihat bagaimana warga Prancis menyerbu mall untuk membeli pendingin dan kipas angin. Ada pula ketika rambu lalu lintas terlihat meleleh dalam sebuah unggahan warga net. Yap, gelombang panas atau heatwave di Eropa memecahkan rekor suhu tertinggi hingga menembus 41,9 derajat Celcius. Cuaca panas yang dipicu oleh perubahan iklim ini mengakibatkan lonjakan angka kematian. Alhasil, otoritas setempat menetapkan status siaga tinggi.
Tak hanya pada tahun 2026 ini, selama musim panas tahun 2022, Eropa juga dilanda gelombang panas ekstrem. Suhu melonjak dan berbagai negara mencatat rekor suhu tertingginya. Akibatnya, kebakaran hutan berkobar selama berminggu-minggu, dan ribuan orang harus dievakuasi.
Namun, tentu saja dua peristiwa tersebut bukan yang pertama dan terakhir di Eropa saat diterjang gelombang panas yang tak henti-hentinya. Bahkan, gelombang panas bersejarah terjadi belum lama sebelumnya. Pada tahun 2003, benua itu mengalami salah satu gelombang panas terburuk yang pernah dialami Eropa dalam ratusan tahun terakhir. Ditambah lagi, negara-negara tersebut tidak siap menghadapi gelombang panas ekstrem sehingga puluhan ribu orang di seluruh Eropa kehilangan nyawa akibat suhu ekstrem tersebut.
Pada Desember 2014, sebuah studi yang ditulis oleh Nikolaos Christidis, dkk., berjudul "Dramatically Increasing Chance of Extremely Hot Summers Since the 2003 European heatwave," yang diterbitkan di Nature Climate Change menunjukkan bahwa bukan hanya kemungkinan terulangnya gelombang panas tahun 2003 di Eropa, tetapi benua itu 10 kali lebih mungkin mengalami kondisi panas serupa satu dekade kemudian karena perubahan iklim akibat ulah manusia. Nah, karena Eropa terus mengalami musim panas yang semakin hangat setiap tahunnya, kemungkinan besar gelombang panas tahun 2003 menjadi pertanda akan hal-hal serupa di masa mendatang—seperti pada tahun 2022 dan 2026.
Negara-negara Eropa sejak itu telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah peristiwa kematian massal seperti yang terjadi pada musim panas tahun 2003. Tetapi karena rekor suhu terus terpecahkan setiap musim panas, ada baiknya kita melihat kembali salah satu gelombang panas paling dahsyat yang pernah terjadi di Eropa untuk memastikan bahwa bencana seperti itu tidak akan merenggut korban jiwa lagi. Inilah kisah nyata yang tragis tentang gelombang panas Eropa tahun 2003.
