Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Terjadi di Tahun 2027
ilustrasi tahap gerhana matahari cincin (pexels.com/Juan Carlos Duran)
  • Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2027 akan menjadi yang terlama abad ini, dengan fase totalitas 6 menit 22 detik terlihat jelas di Luxor, Mesir.
  • Jalur totalitas melintasi Spanyol hingga Timur Tengah, dengan Luxor jadi destinasi favorit meski menghadapi tantangan biaya tinggi dan suhu ekstrem musim panas.
  • Fenomena ini menegaskan bahwa keindahan gerhana bukan pada lamanya durasi, melainkan momen langka ketika siang berubah menjadi malam dan memicu tren wisata astronomi global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pada 2 Agustus 2027, 'gerhana abad ini' akan terjadi—julukan tersebut berasal dari durasi fase totalitasnya yang luar biasa panjang. Di Luxor, Mesir, Bulan akan sepenuhnya menutupi Matahari selama 6 menit dan 22 detik—lebih dari tiga kali lipat durasi gerhana pada 2026.

Fenomena astronomi ini akan menjadi fase totalitas terpanjang di daratan sejak 11 Juli 1991, dan yang terpanjang hingga 3 Agustus 2114, mengutip dari situs Space.

Tempat wisata yang cocok

Jalur totalitas akan membentang dari Spanyol—bagian selatan negara tersebut—melintasi Afrika Utara dan masuk ke Timur Tengah. Meskipun Spanyol menawarkan suasana Eropa, banyak pemburu gerhana mengincar destinasi seperti Tunisia dan Mesir karena durasi totalitas yang sangat lama dan peluang langit cerah yang sangat tinggi.

Luxor, khususnya, telah menjadi titik fokus. Dengan situs-situs kuno seperti Kuil Karnak dan Lembah Para Raja di dekatnya, kota ini menawarkan latar belakang yang menakjubkan. Risiko awan lebih rendah daripada risiko badai debu.

Namun, sekali lagi, ada pro dan kontra. Perjalanan ke Afrika Utara atau Timur Tengah mungkin memerlukan perencanaan yang lebih matang, biaya yang lebih tinggi dan perjalanan yang lebih lama.

Antrean panjang untuk mengikuti tur terorganisir ke Luxor membuatnya menjadi sangat mahal, dan saat ini, hampir mustahil. Hambatan lain yakni musim panas ekstrem yang perlu diwaspadai (suhu rata-rata tertinggi di siang hari di sana yang mencapai 41 derajat C) menambah tantangan dalam persiapan.

Gerhana bukan soal durasi

illustrasi gerhana matahari (pexels.com/Drew Rae)

Topik durasi lama gerhana, mendominasi hampir setiap percakapan di kalangan pemburu gerhana yang belum berpengalaman mengenai Gerhana Matahari Total. Angka itu diperlakukan seperti skor—seolah-olah semakin lama berarti semakin baik. Padahal tidak demikian.

Keajaiban sesungguhnya bukanlah seberapa lama fase totalitas berlangsung, melainkan fakta bahwa hal itu terjadi sama sekali. Matahari dan Bulan tampak hampir sama besar di langit kita karena kebetulan.

Ketika keduanya sejajar sempurna, siang berubah menjadi malam untuk sesaat. Mengingat betapa singkatnya semua Gerhana Matahari Total, mengkhawatirkan berapa detik fase totalitas berlangsung sebenarnya tidak terlalu penting.

Faktanya, gerhana yang lebih singkat seringkali lebih dramatis—lebih mendadak, lebih intens dan lebih tak terlupakan. Jika pengamat mencari drama, Gerhana Matahari Total akan menyuguhkannya. Ada alasan mengapa beberapa pemburu gerhana berpengalaman pergi ke tepi jalur totalitas untuk menyaksikan fenomena selama satu detik.

Wisata gerhana yang jadi booming

Manusia telah terkagum-kagum pada gerhana selama ribuan tahun, mulai dari para pengamat langit di Mesopotamia hingga para pemburu gerhana pada abad ke-19.

Namun, gerhana tahun 1970 yang melintasi Pantai Timur Amerika Serikat dan pelayaran pertama untuk berburu gerhana dua tahun kemudian yang mengubah peristiwa langit ini menjadi acara wisata global.

Kini, pariwisata gerhana telah menjadi tren utama dan berkembang pesat menjadi industri bernilai miliaran dolar.

Perjalanan untuk menyaksikan gerhana telah menjadi sebuah fenomena karena menggabungkan sains, keajaiban, dan petualangan dalam satu paket. Menyaksikan Gerhana Matahari Total, bahkan sekali saja, dapat mengubah perspektif kita tentang alam semesta yang kita pijak

Curated For You

Editorial Team

Related Article