4 Hewan dengan Gigitan Terkuat di Dunia, Predator Tangguh!

- Buaya air asin memiliki gigitan terkuat di dunia dengan kekuatan mencapai 3.700 PSI
- Kuda nil memiliki gigitan kuat sekitar 1800 PSI dan dapat membuka rahannya hingga 150 derajat
- Gorila memiliki gigitan sekitar 1.300 PSI yang mampu menghancurkan bambu keras, sementara harimau punya kekuatan gigitan mencapai 1.050 PSI
Di dunia hewan, kekuatan gigitan kerap dijadikan sebagai salah satu senjata utama untuk bertahan hidup, berburu, hingga melindungi diri dari berbagai ancaman. Beberapa spesies hewan memiliki rahang luar biasa yang cukup efektif untuk menghancurkan tulang, cangkang keras, hingga bahkan logam tipis.
Kekuatan gigitan pada umumnya diukur dengan satuan PSI (pound per square inch) dan angka ini seolah menunjukkan seberapa besar tekanan yang dapat diberikan oleh rahang hewan tersebut. Berikut ini merupakan beberapa hewan yang terkenal dengan gigitan terkuat di dunia, sehingga bukan hanya mematikan, namun seolah menjadi predator yang efektif dan tangguh.
1. Buaya air asin punya gigitan mencapai mencapai sekitar 3.700 PSI

Buaya air asin dikenal sebagai pemilik gigitan terkuat di dunia dengan kekuatan mencapai sekitar 3.700 PSI. Rahangnya telah dirancang untuk mencengkram mangsa dengan kuat, sehingga mustahil dilepaskan setelah berhasil digigit.
Dengan gigitan tajam dan rahang yang besar, maka tidak heran apabila buaya ini mampu menghancurkan tulang atau cangkang kura-kura hanya dalam sekejap mata. Hewan predator ini juga menggunakan kekuatan gigitannya untuk berburu mamalia, ikan, hingga kerbau yang mendekati perairan habitatnya.
2. Kuda nil dapat membuka rahannya hingga 150 derajat

Kuda nil tampak tenang pada saat berada di air, namun hewan besar ini memiliki gigitan luar biasa kuat, yaitu kekuatannya mencapai sekitar 1800 PSI. Rahangnya dapat terbuka hingga 150 derajat, sehingga menghasilkan adanya tekanan yang mampu menghancurkan benda keras dengan cukup mudah.
Meski menjadi hewan herbivora, namun kuda nil sangat agresif dalam mempertahankan wilayahnya di berbagai ancaman. Gigitan kuda nil sering kali digunakan untuk menyerang predator atau bahkan manusia yang dianggap mengganggunya, sehingga tidak heran apabila hewan ini dijadikan sebagai salah satu yang berbahaya di kawasan Afrika.
3. Gorila memiliki gigitan sekitar 1.300 PSI,

Gorila mungkin dikenal sebagai hewan cerdas dan memiliki sifat sosial yang tinggi, namun ternyata gigitan yang dimiliki hewan ini tidak kalah mematikan. Gorila memiliki gigitan sekitar 1.300 PSI, sehingga mampu menghancurkan bambu keras yang kerap dijadikan sebagai makanannya.
Rahang gorila sangat kuat dikarenakan otot-ototnya berkembang untuk membantu mengunyah tumbuhan dengan serat yang cukup tinggi. Walau jarang menyerang manusia, namun gorila tetap bisa memberikan gigitan mematikan apabila merasa terancam atau perlu memproteksi kelompoknya.
4. Harimau punya kekuatan gigitan mencapai 1.050 PSI

Sebagai salah satu predator puncak, maka wajar apabila harimau memiliki gigitan yang kekuatannya bisa mencapai 1.050 PSI. Gigitan tersebut digunakan untuk menembus tenggorokan mangsa dan menghentikan pernapasan dengan cara yang lebih cepat.
Kombinasi antara gigi tajam, rahang kuat, dan teknik berburu yang cukup efisien, ternyata membuat harimau bisa menaklukkan hewan besar, seperti babi hutan, rusa. hingga kerbau. Dengan kekuatan yang ada, maka tidak heran apabila harimau menjadi salah satu kucing besar yang paling mematikan dan agresif di dunia.
Gigitan terkuat di dunia bukan hanya sekedar soal ukuran hewan, namun juga hasil dari evolusi yang menyesuaikan kebutuhan bertahan hidup. Dari berbagai hewan di atas, maka tidak heran apabila mereka bisa menjaga keselamatan diri dari berbagai bahaya, termasuk perburuan di sekitar habitatnya. Pada akhirnya gigitan bukan hanya dianggap sebagai senjata, namun juga simbol dari strategi pertahanan hidup!