4 Hewan yang Bisa Tahan Tanpa Air dalam Waktu Lama

- Unta mampu bertahan hidup tanpa air berhari-hari atau berminggu-minggu dengan sistem penyimpanan energi dalam bentuk lemak dan kemampuan mengatur suhu tubuh.
- Tikus kanguru memperoleh cairan dari biji-bijian yang dikonsumsinya melalui proses metabolisme, dengan ginjal yang efisien menyaring cairan.
- Kura-kura gurun mampu bertahan hidup lama tanpa air dengan cara menyimpan cadangan cairan di dalam kandung kemih dan memiliki metabolisme yang lambat.
Air merupakan kebutuhan vital bagi hampir seluruh makhluk hidup, namun ternyata ada beberapa hewan yang memiliki kemampuan luar biasa untuk tetap bertahan walau berada di kondisi lingkungan yang sangat ekstrem dan minim air. Adaptasi fisiologis dan perilaku tertentu ternyata kerap membuat hewan-hewan yang ada bisa hidup di kondisi wilayah yang sangat kering, seperti gurun atau bahkan padang pasir.
Kemampuan bertahan hidup tanpa air dalam waktu yang lama sebetulnya bukan hal yang terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari evolusi panjang yang dialami hewan-hewan tersebut. Berikut ini merupakan beberapa hewan yang dikenal dapat bertahan hidup tanpa air dalam waktu lama dan cara beradaptasinya.
1. Unta

Unta dikenal sebagai simbol dari ketahanan hidup di gurun karena memang memiliki kemampuan yang ekstrem untuk bertahan hidup tanpa air selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu lamanya. Tubuhnya memiliki sistem penyimpanan energi dalam bentuk lemak di bagian punuk, sehingga bisa diubah menjadi air atau pun energi pada saat diperlukan.
Unta memiliki kemampuan dalam mengatur suhu tubuh agar tidak sampai terlalu banyak berkeringat. Urine dan kotorannya terlihat sangat pekat dan juga kering, sehingga kehilangan cairan dari tubuh dapat diminimalisir secara signifikan.
2. Tikus kanguru
Tikus kanguru pada umumnya hidup di daerah gurun dan hampir tidak pernah minum air secara langsung, sebab pasokannya sangat terbatas. Hewan yang satu ini memeroleh cairan yang berasal dari biji-bijian yang dikonsumsinya melalui proses metabolisme di dalam tubuh.
Ginjal pada tikus kanguru ternyata sangat efisien untuk bisa menyaring cairan, sehingga hampir tidak ada air yang terbuang begitu saja. Aktivitas yang dilakukan tikus kanguru pun pada umumnya dominan di malam hari agar dapat membantu untuk mengurangi kehilangan air yang diakibatkan oleh paparan suhu panas.
3. Kura-kura gurun

Kura-kura gurun ternyata mampu bertahan hidup lama tanpa air dengan cara menyimpan cadangan cairan di dalam kandung kemih. Cadangan yang dimiliki kura-kura gurun ternyata kerap digunakan secara perlahan pada saat kondisi lingkungan sangat kering dan sulit untuk menemukan air.
Kura-kura gurun memiliki metabolisme yang cenderung lambat, sehingga kebutuhan air dan energinya pun relatif lebih kecil dari Semestinya. Perilaku tersembunyi yang terdapat di liang tanah juga dapat membantu untuk mengurangi adanya paparan panas dan penguapan cairan tubuh yang mungkin terjadi.
4. Kalajengking gurun

Kalajengking gurun ternyata mampu bertahan hidup tanpa air dalam waktu yang cukup lama karena memang memiliki sistem metabolisme yang sangat rendah dan cenderung efisien. Energi dan cairan yang dibutuhkan pada umumnya diperoleh dari mangsa yang dikonsumsinya, sehingga tidak bergantung pada sumber air secara langsung.
Kalajengking gurun bersifat nokturnal dan pada umumnya memang lebih aktif di malam hari untuk menghindari paparan panas ekstrem dari lingkungan sekitar. Eksoskeletonnya dapat membantu untuk mengurangi penguapan cairan tubuh, sehingga cadangan air pun dapat dipertahankan dengan lebih lama.
Kemampuan hewan-hewan di atas bertahan tanpa air dalam waktu lama menunjukkan betapa luar biasanya adaptasi alam yang ada. Dengan berusaha memahami mekanisme ini, maka dapat semakin menghargai keanekaragaman hayati dan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem yang ada di tempat tinggalnya. Tanpa air, ternyata hewan-hewan di atas tetap bisa bertahan hidup tanpa mengalami masalah serius.


















