Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Kucing Mengikuti Pemilik ke Kamar Mandi? Ini Alasannya
ilustrasi kucing (magnific.com/freepik)
  • Kucing mengikuti pemilik ke kamar mandi karena sifat teritorial dan ingin menjaga wilayahnya, terutama jika kotak pasir berada di ruangan tersebut.
  • Tingkah ini juga dipicu oleh rutinitas harian serta kebutuhan akan perhatian dan kedekatan emosional dengan pemiliknya.
  • Selain itu, rasa penasaran, kenyamanan suhu hangat, hingga ketertarikan pada air mengalir membuat kucing betah menemani pemilik di kamar mandi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernah gak sih dihampiri anjing yang mengibaskan ekornya tanda senang waktu kamu pulang ke rumah? Hal ini mungkin jarang dirasakan oleh pemilik kucing. Pasalnya, dibandingkan dengan anjing, kucing dikenal sebagai hewan yang dikenal cuek dan kurang perhatian kepada pemiliknya.

Namun walaupun kucing itu cuek tapi tak jarang mereka mengikuti pemiliknya ke kamar mandi. Pertanyaannya, kenapa kucing mengikuti pemilik ke kamar mandi? Kalau penasaran kenapa, berikut ini 10 alasan yang menjawab pertanyaan pecinta kucing di dunia.

1. Makhluk teritorial

ilustrasi kucing (unsplash.com/Joyful)

Kucing merupakan hewan teritorial, artinya kucing sering menandai wilayahnya untuk mendapatkan rasa aman. Caranya bermacam-macam, mulai dari menggunakan urin sampai menggaruk-garuk kursi atau sofa. Termasuk di kamar mandi, apalagi jika kotak pasirnya ada didalamnya. 

Kotak pasir adalah benda miliknya yang tak boleh digunakan oleh kucing lain. Saat kucing ikut ke kamar mandi, bisa jadi kucing sedang melindungi teritorialnya. Namun tak menutup kemungkinan kucing ingin menunjukkan apa yang dibutuhkan dari kotak pasir yang ada di kamar mandi kepada pemiliknya.

2. Mengikuti rutinitas

ilustrasi kucing american shorthair (pexels.com/Cats Coming)

Kucing merupakan hewan yang terbiasa dengan rutinitas dan kebiasaan. Bahkan, kucing memiliki jam internal sendiri sehingga kucing tahu kapan pemiliknya bangun, ke kamar mandi, berangkat kerja hingga pulang kembali ke rumah. Hal inilah yang menjadikan kucing sering mengikuti pemiliknya ke kamar mandi. Kucing menganggap rutinitas pemiliknya adalah rutinitas baginya.

3. Mencari perhatian

ilustrasi kucing (unsplash.com/Andreas Jabusch)

Tidak ada alasan yang paling mengharukan selain fakta bahwa kucing ingin mendapatkan perhatian dari pemiliknya. Walaupun kucing dikenal hewan yang cuek, tapi kucing  menemukan rasa nyaman saat sekedar duduk bersama pemiliknya di sofa. Posisi di kamar mandi yang duduk menandakan pemiliknya terbuka untuk memberikan kasih sayang.

Hal inilah yang mendorong kucing untuk mengikuti pemiliknya ke kamar mandi. Kucing ingin bermain atau sekedar mendapatkan elusan di badan setelah berpisah seharian. Kucing ikut ke kamar mandi bisa jadi tanda bahwa kucing menyayangi pemiliknya dan ingin disayang.

4. Cemas kalau berpisah

ilustrasi kucing (unsplash.com/Fatma Sarıgül)

Beberapa kucing mungkin merasakan rasa cemas yang berlebihan saat berpisah. Hal ini bisa dikarenakan adanya perubahan kebiasaan. Misalnya saat pandemi, kucing dan pemilik selalu bersama di ruang dan waktu yang sama. Namun, saat pandemi berakhir, maka berakhir juga kebiasaan tersebut.

Sebagai makhluk yang berorientasi dengan rutinitas dan kebiasaan, perubahan tersebut bisa menimbulkan kecemasan pada perpisahan. Kecemasan tersebut bisa jadi berbahaya jika kucing mulai mengikuti ke seluruh rumah, banyak bersuara, merusak barang hingga buang air di berbagai tempat. Namun, jika sekedar mengikuti pemilik ke kamar mandi masih dalam tahap normal.


5. Rasa penasaran

ilustrasi kucing (pexels.com/Noemí Jiménez)

Kucing juga memiliki rasa penasaran seperti halnya manusia. Ada dua hal yang membuatnya penasaran saat pemiliknya ke kamar mandi. Pertama, penasaran dengan apa yang dilakukan pemilik dan kedua, penasaran dengan barang-barang yang ada di kamar mandi.

Begitu pemilik menutup pintu, rasa ingin tahu kucing muncul. Saat itu pula, kucing akan mulai mengintip di balik pintu, mencakar pintu hingga mengeluarkan suara. Tujuannya cuma satu untuk merayu pemilik agar membuka pintu.

6. Ingin segera makan

ilustrasi kucing (pixabay.com/AndraPhoto)

Alasan lain kenapa kucing mengikuti pemilik ke kamar mandi adalah kucing sedang lapar dan menanti waktu makan. Coba perhatikan apa yang dilakukan kucing sebelum ikut ke kamar mandi. Kalau kucing mencakar–cakar tempat makan, bisa jadi kucing sedang lapar atau ingin camilan.

7. Suka dengan fasilitas di kamar mandi

ilustrasi kucing di kamar mandi (pexels.com/Zülal Kaya)

Kucing yang mengikuti pemilik ke kamar mandi bisa jadi karena barang-barang di kamar mandi. Misalnya suka dengan keset kamar mandi yang bisa menjadi teman gulat baginya. Atau wastafel yang bentuknya cekung sehingga menimbulkan rasa nyaman untuk tempat tidur.

8. Salah satu tempat ternyaman

ilustrasi kucing (pixabay.com/Pexels)

Bagi pemilik yang terbiasa mandi dengan air hangat, hal ini menarik perhatian kucing. Pasalnya, lingkungan yang hangat bisa membuat kucing merasa nyaman karena kucing lebih suka lingkungan hangat. Apalagi di musim hujan, kucing yang mengalami nyeri sendi atau otot mencari tempat hangat untuk meringankan rasa sakit tersebut.

9. Suka dengan air mengalir

Ilustrasi kucing bermain air (pexels.com/Helena Jankovičová Kováčová)

Selain keset dan wastafel ternyata kucing juga menyukai air yang mengalir, baik dari bak mandi atau kran wastafel. Kucing lebih suka dengan air mengalir yang segar dibandingkan dengan air yang menggenang. Oleh karena itu, jangan kaget kalau sering melihat kucing lebih suka minum dari keran air dibandingkan mangkok air yang disediakan pemilik.

Itu adalah 9 jawaban kenapa kucing mengikuti pemilik ke kamar mandi. Walaupun tampak menyebalkan, tapi apa yang dilakukan kucing bisa jadi bentuk kasih sayang. Kalau sudah diikuti begini, kamu memilih membiarkannya masuk atau melarang kucing mengikutimu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article