Walau bentuknya aneh, kuda laut juga termasuk jenis ikan. Kuda laut sangat beragam dan salah satu spesies yang paling unik adalah kuda laut Sydney (Hippocampus whitei). Spesies tersebut hidup di area rumput laut, punya tubuh berwarna kuning, dan panjangnya tak lebih dari 13 sentimeter.
5 Fakta Kuda Laut Sydney, Terancam oleh Aktivitas Manusia

- Kuda laut Sydney hidup di area rumput laut sekitar Australia dan memiliki panjang maksimal 13 sentimeter dengan warna tubuh bervariasi dari putih hingga jingga.
- Hewan ini memakan krustasea kecil seperti copepoda, amphipoda, dan udang, serta dikenal sebagai spesies ovovivipar di mana jantan mengandung telur hingga melahirkan ratusan anak.
- Populasi kuda laut Sydney menurun drastis hingga 95–98 persen akibat polusi dan aktivitas manusia, sehingga kini masuk kategori terancam punah dan menjadi fokus konservasi pemerintah.
Sayangnya, eksistensi kuda laut Sydney mulai terancam oleh aktivitas manusia yang terus menggusur populasi dan merusak habitatnya. Untuk itu, pemahaman terkait makanan, kebiasaan, ciri fisik, hingga kebiasaan hewan ini harus diketahui oleh banyak orang. Makanya, simak berbagai fakta unik kuda laut Sydney di bawah ini, yuk!
1. Sering ditemukan menempel di rumput laut

Dilansir GBIF, kuda laut Sydney bisa ditemukan di tiga daerah, yaitu Australia, Oseania, dan Afrika Selatan. Secara spesifik, penyebarannya mencakup Kepulauan Solomon, Afrika Selatan, Negara Bagian Sydney, New South Wales, dan Queensland di Australia. Soal habitat, kuda laut ini kerap terlihat di area rumput laut. Ia sering menempel, mencari makanan, atau berkamuflase di rumput laut. Walau begitu, di beberapa kesempatan kuda laut Sydney juga terlihat di area karang dan bebatuan. Ia juga bukan penyelam andal karena hanya bisa menyelam hingga kedalaman 25 meter.
2. Panjangnya sekitar 13 centimeter

Laman Reef Life Survey menjelaskan kalau panjang maksimal kuda laut Sydney hanya sekitar 13 sentimeter. Bentuk tubuhnya sendiri tak jauh berbeda dari spesies lain dengan moncong panjang, badan memanjang, mata besar, dan kehadiran duri di kepala dan punggung. Soal warna, tiap individu punya warna yang bervariasi. Terkadang, ada individu berwarna putih atau abu-abu gelap. Selain itu, tak sedikit juga individu yang warnanya lebih mencolok seperti kuning, kecokelatan, hingga jingga.
3. Krustasea jadi makanan utamanya

Dilansir JungleDragon, makanan utama hewan ini mencakup krustasea kecil seperti harpacticoid, caprellid, cyclopoid copepoda, amphipoda, udang, mysid, hingga spesies kuda laut lain yang lebih kecil. Ia tidak memiliki senjata atau strategi berburu khusus. Sebaliknya, kuda laut Sydney hanya akan berkamuflase, mengawasi mangsa, dan saat mangsa mendekat barulah ia akan memakannya. Selain jadi pemangsa, hewan ini juga kerap dimangsa oleh hewan lain seperti ikan, mamalia laut, hingga reptil laut.
4. Merupakan spesies ovovivipar

Laman iNaturalist menerangkan bahawa kuda laut Sydney merupakan spesies ovovivipar yang bereproduksi dengan cara bertelur dan melahirkan. Setelah kawin, telur akan tumbuh dan berkembang di tubuh individu betina. Setelah telur sudah berkembang, individu betina akan mentransfernya ke tubuh jantan. Kegiatan tersebut dilakukan lewat organ bernama ovipositor.
Setelah itu, individu jantan akan hamil selama tiga minggu dan ia mampu melahirkan 100-250 ekor anak. Anakan hewan ini memiliki pertumbuhan yang cepat dan bisa hidup mandiri sesaat setelah dilahirkan. Tak hanya itu, kematangan seksualnya juga bisa dicapai dalam waktu singkat.
5. Aktivitas manusia jadi ancaman utamanya

Kuda laut Sydney menyandang gelar sebagai hewan terancam punah. Dilansir IUCN Red List, ia masuk ke kategori endangered atau terancam. Populasinya terus merosot dan hingga kini tak ada yang tahu ada berapa individu yang masih hidup di alam liar. Namun, para ahli memperkirakan bahwa populasi hewan ini sudah menurun sebanyak 95-98 persen dalam rentang 2006 hingga 2015.
Terdapat dua hal yang sangat mengancam eksistensi hewan ini. Pertama, kerusakan habitat seperti limbah dan polusi laut membuat habitatnya rusak. Aktivitas manusia seperti kegiatan nelayan dan pembangunan infrastruktur juga menyumbang pada penurunan populasinya. Untungnya, kuda laut Sydney merupakan hewan dilindungi yang selalu dijaga ketat oleh pemerintah.
Upaya konservasi, observasi, dan penelitian menjadi langkah penting untuk memastikan populasi kuda laut Sydney terus terjaga. Kerja sama dari berbagai pihak juga menjadi kunci agar koordinasi makin baik sehingga upaya konservasi berjalan dengan optimal. Jika semua hal tersebut tidak dilakukan, bukan tak mungkin kuda laut Sydney akan terjun ke jurang kepunahan.

![[QUIZ] Apakah Kucingmu Kesepian? Cari Tahu Lewat Kuis Ini](https://image.idntimes.com/post/20231228/pexels-19492325-0a08b4c2ebe7bfb858f07109adee61c0-fc64a0a9b59fe661bc10ec99b606d8b1.jpg)
















