Sama seperti manusia, setelah makan hewan akan buang kotoran. Menariknya, kotoran hewan menjadi komponen penting bagi alam dan manusia. Kotoran hewan bukan sekadar sesuatu yang bau dan menjijikan, tetapi punya segudang manfaat yang mungkin tidak kamu sadari.
5 Manfaat Kotoran Hewan bagi Alam dan Manusia, Berjasa Besar

- Kotoran hewan berperan penting sebagai sumber makanan bagi beberapa spesies dan mikroorganisme, memberikan nutrisi esensial yang mendukung keseimbangan ekosistem.
- Kotoran hewan dimanfaatkan sebagai pupuk alami dan bahan biogas, membantu menyuburkan tanah, menjaga ekosistem laut, serta menjadi energi alternatif ramah lingkungan.
- Selain itu, kotoran hewan digunakan untuk komunikasi antarhewan dan analisis kesehatan, menunjukkan kondisi tubuh serta perilaku sosial mereka di alam.
Salah satu manfaat kotoran hewan adalah bisa dijadikan sebagai pupuk alami. Kotoran hewan juga menjadi alat komunikasi. Tak hanya itu, kotoran hewan juga berperan sebagai sumber makanan yang penting untuk menyokong kehidupan. Mau tahu lebih dalam mengenai manfaat kotoran hewan bagi alam dan manusia? Simak pembahasannya, yuk!
1. Kotoran hewan menjadi sumber makanan

Walau terkesan menjijikan, tetapi kotoran bisa menjadi makanan bagi hewan lain. Laman Discover Wildlife dan A-Z Animals menerangkan kalau beberapa hewan yang memakan kotoran adalah anak gajah, anak kuda nil kerdil, kumbang kotoran, lemur ekor cincin, dan kutu kayu. Tubuh mereka sudah beradaptasi untuk memakan kotoran sehingga hewan-hewan tersebut tak akan sakit. Kotoran juga memberikan nutrisi penting bagi mereka. Selain itu, mikroorganisme yang bersemayam di kotoran juga menjadi makanan esensial bagi semua hewan tersebut.
2. Kotoran hewan bisa menjadi pupuk alami

Laman ifaw menjelaskan kalau kotoran hewan berperan sebagai pupuk alami dan mampu melindungi planet. Kotoran hewan tak hanya menjadi pupuk di daratan, tapi juga di lautan. Kotoran hewan laut berukuran besar seperti paus dan hiu masih membawa mikroorganisme dan nutrisi. Saat mereka buang air, semua nutrisi tersebut akan tersebar di air.
Semua nutrisi tersebut sangat penting bagi kebersihan air, pertumbuhan karang, hingga perkembangbiakan ikan. Adapun, kotoran hewan darat yang dikubur atau berserakan akan diserap oleh tanah. Nantinya, nutrisi dan berbagai zat di kotoran membantu menggemburkan tanah dan menyuburkan tanaman. Manusia juga bisa membuat pupuk kompos alami menggunakan kotoran hewan.
3. Kotoran bisa mendeteksi kondisi hewan
Seperti manusia, hewan juga bisa sakit, entah itu hanya pilek atau penyakit perut yang berbahaya. Menariknya, para ahli bisa mendeteksi kondisi kesehatan dan penyakit dari menganalisis kotoran hewan. Dilansir The Conversation, teknik analisis kotoran sangat bervariasi tergantung spesies hewannya. Namun, kesehatan bisa dilihat dari bentuk, tingkat kekentalan, siklus, hingga warna kotoran.
Sebagai contoh, jika proses buang air terganggu (terlalu lama atau terlalu sering) kemungkinan hewan tersebut mengalami masalah pencernaan. Di sisi lain, kotoran yang terlalu keras atau encer menadakan adanya kekurangan atau kelebihan zat gizi di dalam tubuh. Warna kotoran juga bisa menunjukan apa saja makanan yang masuk ke tubuh hewan.
4. Kotoran hewan jadi energi alternatif

Kotoran hewan bisa menjadi energi alternatif yang terbarukan bernama biogas jika diolah dengan baik. Laman Pertamina Gas menjelaskan kalau biogas merupakan energi yang dihasilkan dari limbah organik seperti limbah dapur atau kotoran hewan ternak yang diuraikan menggunakan proses anaerobik digester di ruang kedap udara. Salah satu pemanfaatan utamanya adalah sebagai bahan bakar kompor untuk menggantikan gas LPG. Sayangnya, biogas belum dimanfaatkan secara luas di Indonesia.
5. Kotoran digunakan hewan untuk berkomunikasi

Komunikasi hewan tak terbatas pada suara, sinyal visual, bau, atau gerakan. Namun, hewan juga menggunakan kotorannya untuk berkomunikasi, lho. Laman BBC menjelaskan kalau badak akan mengeluarkan kotoran untuk memberitahu kondisinya kepada individu lain. Kotoran tersebut nantinya akan dicium oleh badak lain dan menjadi penanda badak lain untuk bertindak.
Kucing juga akan buang air kecil untuk menandai wilayah kekuasaannya. Jika kucing lain mencium bau urin, maka ia akan pergi karena tahu kalau daerah tersebut sudah dikuasai. Ikan cichlid juga cukup unik karena ia akan mengeluarkan kotoran saat musim kawin. Nah, kotoran tersebut adalah penanda kalau ia siap kawin dan akan menjadi agresif.
Berbagai manfaat kotoran hewan bagi alam dan manusia mencerminkan kalau barang paling menjijikan sekalipun tak bisa diremehkan. Jika memiliki pemahaman yang baik, maka kita bisa mengetahui kalau semua hal punya manfaat. Nantinya, manusia dan alam yang akan memutuskan bagaimana pemanfaatannya pada kehidupan.


















