Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Torre dell'Orologio, Menara Jam Santo Markus di Venesia

5 Fakta Torre dell'Orologio, Menara Jam Santo Markus di Venesia
Torre dell'Orologio, atau Menara Jam Santo Markus, yang terletak di Piazza San Marco di Venesia, Italia. (commons.wikimedia.org/Zairon)
Intinya Sih
  • Torre dell’Orologio di Venesia menampilkan jam astronomi kompleks yang menunjukkan waktu, posisi Matahari, Bulan, serta lima planet utama dengan sistem roda gigi presisi tinggi.
  • Dua patung perunggu raksasa bernama 'The Moors' di puncak menara memukul lonceng secara bergantian sebagai simbol perjalanan waktu antara masa lalu dan masa depan.
  • Menara ini mengalami berbagai renovasi sejak abad ke-14 hingga kini, termasuk pembaruan besar pada 1850-an dan 1996 yang sempat menuai kritik karena penggunaan bahan modern.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Venesia bukan cuma "Kota Terapung", tapi juga seperti museum raksasa yang penuh dengan bangunan indah dari era Renaisans. Di balik kanal-kanalnya yang tenang, berdiri bangunan bersejarah seperti Basilika San Marco hingga jembatan Rialto yang ikonis. Namun, ada satu lagi yang sangat istimewa, yaitu Torre dell'Orologio atau Menara Jam Santo Markus, yang terletak di Lapangan Santo Markus, Venesia, Italia.

Kira-kira, kenapa ya, jam ini dianggap sebagai salah satu penemuan paling hebat dan rumit pada masanya? Yuk, kita intip sejarah dan keunikan di balik mesin jam kuno yang masih berdetak hingga saat ini!

1. Tidak hanya menunjukkan jam dan menit

Jam astronomi di fasad Menara Jam Santo Markus di Lapangan Santo Markus, Venesia, Italia.
Jam astronomi di fasad Menara Jam Santo Markus di Lapangan Santo Markus, Venesia, Italia. (commons.wikimedia.org/Peter J StB Green)

Berbeda dengan jam dinding biasa, layar jam ini menggunakan sistem lingkaran yang saling bertumpuk, mirip dengan menara jam di Padua tahun 1434 tetapi berbeda dengan jam di Praha. Lingkaran luar menggunakan angka Romawi untuk menunjukkan waktu selama 24 jam penuh dalam sistem waktu Italia kuno. Melalui tampilan ini, warga dapat melihat waktu sekaligus posisi Matahari dan Bulan dengan sangat praktis.

Bagian dalamnya bekerja lebih rumit karena menampilkan posisi lima planet utama mulai dari Merkurius hingga Saturnus. Selain pergerakan planet, alat ini juga menunjukkan fase bulan dan letak Matahari pada rasi bintang zodiak tertentu. Terdapat pula empat jendela kecil di sudutnya yang kemungkinan berisi perangkat canggih untuk memantau pergerakan benda langit secara lebih detail.

2. Ada dua patung perunggu raksasa di puncak menara

Dua patung perunggu yang dikenal sebagai "The Moor" sedang memukul lonceng di puncak Menara Jam Santo Markus di Lapangan Santo Markus, Venesia.
Dua patung perunggu yang dikenal sebagai "The Moor" sedang memukul lonceng di puncak Menara Jam Santo Markus di Lapangan Santo Markus, Venesia. (commons.wikimedia.org/Marie-Lan Nguyen)

Di puncak menara terdapat dua patung pria setinggi 2,5 meter yang dikenal dengan sebutan "The Moors". Nama ini diberikan karena warna logam perunggunya telah menghitam secara alami akibat cuaca selama ratusan tahun. Kedua patung ini sebenarnya menjadi simbol perjalanan hidup manusia, di mana sosok si tua yang berjanggut melambangkan masa lalu, sedangkan si muda tanpa janggut melambangkan masa depan.

Keunikan utama mereka terletak pada cara memukul lonceng besar yang ada di tengah. Patung "Tua" akan memukul lonceng dua menit lebih awal sebagai tanda waktu yang akan segera habis, sementara patung "Muda" memukul tepat waktu untuk menyambut jam yang baru. Meski terlihat sederhana, gerakan tangan mereka diatur oleh sistem roda gigi dan penyeimbang yang rumit di dalam menara, yang dipelihara secara rutin untuk menjaga keakuratannya.

3. Terdapat ceruk dengan patung bunda maria dan bayi yesus

Patung Bunda Maria dan Bayi Yesus di Menara Jam Santo Markus, Venesia.
Patung Bunda Maria dan Bayi Yesus di Menara Jam Santo Markus, Venesia. (commons.wikimedia.org/Dimitris Kamaras)

Prosesi Tiga Raja merupakan pertunjukan mekanis yang sangat indah di atas jam utama menara, tepat di samping patung Bunda Maria dan Bayi Yesus. Berbeda dengan bagian lainnya, parade ini sangat langka karena hanya muncul dua kali dalam setahun, yaitu pada hari Epifani dan Kenaikan Yesus. Di sana juga terdapat panel khusus yang menampilkan waktu dalam format angka digital yang modern pada zamannya.

Saat acara dimulai, seorang malaikat peniup terompet akan muncul dari pintu biru untuk memimpin barisan Tiga Raja. Ketiga patung raja tersebut akan berjalan melingkar dan secara otomatis membungkuk saat lewat di depan patung Bunda Maria sebagai tanda hormat. Setelah memberikan penghormatan, seluruh barisan patung akan masuk kembali ke dalam pintu dengan gerakan yang sangat rapi dan anggun.

4. Dihiasi dengan patung singa santo markus

Patung Singa Bersayap Venesia, yang merupakan simbol Santo Markus Penginjil dan kota Venesia, yang terletak di Menara Jam Santo Markus.
Patung Singa Bersayap Venesia, yang merupakan simbol Santo Markus Penginjil dan kota Venesia, yang terletak di Menara Jam Santo Markus. (commons.wikimedia.org/Zairon)

Seperti banyak bangunan bersejarah di Venesia, menara ini dihiasi dengan patung Singa Santo Markus yang sedang memegang buku terbuka. Ini adalah simbol kekuasaan dan perlindungan dari Republik Venesia. Selain aspek spiritual, patung ini juga menjadi lambang kekuatan, kemuliaan, dan kejayaan Republik Venesia di masa lalu.

Patung singa emas ini tampil sangat anggun dengan latar belakang biru tua bertabur bintang yang menggambarkan keindahan alam semesta. Singa tersebut digambarkan memegang sebuah buku terbuka, yang secara tradisional menandakan bahwa kota tersebut sedang berada dalam masa damai. Letaknya yang strategis di atas jam besar menghubungkan antara kehebatan teknologi manusia dengan nilai-nilai luhur negara dan agama.

5. Telah melalui berbagai renovasi besar

Torre dell'Orologio, atau Menara Jam Santo Markus, yang terletak di Piazza San Marco di Venesia, Italia.
Torre dell'Orologio, atau Menara Jam Santo Markus, yang terletak di Piazza San Marco di Venesia, Italia. (commons.wikimedia.org/Jean-Pol GRANDMONT)

Jam pertama di menara ini dibuat oleh Gian Paolo dan Gian Carlo Ranieri pada akhir abad ke-14 sebagai bagian dari tren jam astronomi di Eropa. Seiring berjalannya waktu, mesin jam ini terus diperbarui oleh berbagai ahli, termasuk perubahan besar pada tahun 1850-an oleh Luigi De Lucia yang menambahkan tampilan angka digital. Inovasi tersebut memungkinkan warga melihat waktu dengan jelas di malam hari berkat bantuan lampu gas, meskipun beberapa komponen asli peninggalan masa lalu harus diganti.

Perbaikan terbaru yang dilakukan pada tahun 1996 sempat menuai kritik tajam karena dianggap terlalu banyak menggunakan bahan modern yang merusak nilai sejarahnya. Para ahli menyayangkan perubahan desain mesin yang dinilai menyimpang dari bentuk aslinya, sehingga memicu perdebatan mengenai cara pelestarian yang benar. Walaupun sempat diliputi kontroversi, jam legendaris ini tetap berdiri tegak hingga sekarang dan masih setia menunjukkan pergerakan bintang serta zodiak bagi siapa saja yang melihatnya.

Torre dell'Orologio di Venesia adalah bukti nyata kehebatan teknologi masa lalu yang tetap berfungsi dengan baik hingga hari ini. Melalui perpaduan mesin yang rumit dan seni bangunan yang indah, menara ini menjadi saksi sejarah bagaimana warga Venesia zaman dulu memadukan waktu dengan pergerakan alam semesta.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Related Articles

See More